sign up SIGN UP search


trending

Dear Bunda, BPOM Pastikan Vaksin Sinovac Tak Mengandung Bahan Non-halal

Yuni Ayu Amida Sabtu, 09 Jan 2021 17:33 WIB
Jadwal penyuntikan vaksin
The doctor prepares the syringe with the cure for vaccination. caption

Jadwal vaksinasi COVID-19 2021 direncanakan akan dimulai pada pertengahan bulan Januari 2021 dan dibagi menjadi beberapa periode, Bunda. Tenaga kesehatan jadi prioritas penerima vaksin.

Menurut Kementerian Kesehatan RI, jadwal vaksin COVID-19 akan berlangsung empat periode. Penyuntikan ini akan diberikan pada mereka yang berusia di atas 18 tahun.

Periode satu dan dua akan berlangsung pada Januari hingga April 2021. Periode tiga dan empat akan berlangsung April 2021 hingga Maret 2022.


Sementara itu, jadwal vaksinasi COVID-19 2021 pertama akan dilakukan tanggal 13 Januari 2021. Presiden Joko Widodo dan sederet menteri dikabarkan akan menerima suntikan vaksin COVID-19 lebih dahulu.

Sementara itu penyuntikan vaksin perdana akan diprioritaskan pada tiga kelompok. Juru Bicara Satgas Penanganan COVID-19 Prof Wiku Adisasmito menyebut kelompok 1 pejabat publik pusat dan daerah, kelompok 2 pengurus asosiasi profesi tenaga kesehatan dan pimpinan kunci institusi kesehatan di daerah dan kelompok 3 tokoh agama di daerah.

"Hal ini mencerminkan komitmen pemerintah untuk menyediakan vaksin yang aman dan berkualitas bagi seluruh rakyat Indonesia, sekaligus mengajak masyarakat di Indonesia agar tidak ragu," kata Wiku di Istana Kepresidenan Jakarta, Kamis (7/1/2021) dikutip dari situs web covid-9.go.id.

Selanjutnya vaksinasi akan dilaksanakan secara bertahap dan merata, Bunda. Adapun untuk masyarakat yang masuk rentang lanjut usia dan menjadi prioritas juga ada bentuk komitmen pemerintah. Bentuk komitmen tersebut adalah menjamin hak kesehatan kepada seluruh golongan masyarakat secara menyeluruh.

Hal ini juga demi mencapai kekebalan komunitas atau kelompok dengan tetap memperhatikan kesesuaian jenis vaksin dan target sasaran. "Untuk meminimalisasi efek samping yang tidak diinginkan," ujar Wiku.

(yun/som)
HALAMAN :
ARTIKEL SELANJUTNYA
Share yuk, Bun!

Rekomendasi