sign up SIGN UP search

trending

5 Fakta Kerumunan Holywings, Ditutup Hingga 3 x 24 Jam Bun

Annisa Afani Selasa, 07 Sep 2021 10:58 WIB
PERNAH JADI TEMPAT VAKSINASI COVID-19
Sejumlah masyarakat tengah mengikuti proses vaksinasi di Bar Holywings, Gunawarman, Jakarta Selatan, Jumat (23/7/2021). Sejak 1 Juli, tempat ini menyiapkan tempatnya untuk dijadikan tempat vaksinasi bagi masyarakat. caption

4. Dulu bukan kedai hits anak muda

Holywings berdiri pada 2014 silam, Bunda. Bisnis ini menaungi beer house, lounge, dan kelab malam.

Enggak banyak orang yang tahu, sebetulnya Holywings ini dahulunya bermula dari sebuah kedai yang menjual nasi goreng bernama Kedai Opa di Kelapa Gading, Jakarta Utara, dan bukan kedai hits tempat nongkrong anak muda seperti saat ini.

Hal itu pernah diungkapkan oleh Co-Founder Holywings Ivan Tanjaya. Dia merintis bisnis tersebut bersama Eka Setia Wijaya.


"Enggak langsung Holywings, gue nyoba F&B itu namanya Kedai Opa. Itu gue berdua sama Eka (salah satu owner). Berdua sama Eka, di Kelapa Gading (jalan) tiga bulan (konsepnya) nasi goreng," kata Ivan Tanjaya, dikutip dari channel YouTuber HolyWings pada Senin (6/9/2021).

Sayangnya, Kedai Opa itu tak berjalan mulus. Tiga bulan pertama, bisnis tersebut bangkrut hingga pria lulusan kampus China dan rekannya mencoba untuk ganti konsep.

"Ya sudahlah, kami ganti konsep total. Ganti ke konsep yang gue pelajarin di China."

"Makan, minum, sama live music," sambungnya.

Seperti bisnis pertama, Ivan ungkap bahwa saat itu Holywings juga sepi. Live music pun harus ia yang menyanyi langsung.

"Jujur dua minggu awal kosong. Enggak kosong gitu, jadi yang orang datang makan pulang, orang datang, pulang."

"Live music jalan. Jadi enggak ada orang, gue yang nyanyi," sambungnya.

Untungnya, konsep kali ini berhasil. Setelah dua minggu pertama yang sepi, Holywings langsung banjir pengunjung.

Saat ini Holywings pun sudah buka sebanyak 18 cabang di Jakarta. Ivang ungkap, jika pandemi tak terjadi, target cabang yang di bangun pada 2020 bisa mencapai 30.

5. Pernah dijadikan tempat vaksinasi COVID-19

Kembali pada skandal kerumunan, netizen terlihat miris dengan apa yang terjadi pada Holywings, Bunda. Ini karena sebelumnya, kafe dan bar tersebut sempat mendukung program vaksinasi COVID-19, namun sekarang malah mengundang kerumunan yang berpotensi menyebarkan penularan virus.

"Holywings dari yang tadinya pernah dijadikan tempat untuk vaksinasi sampai akhirnya kegep melanggar prokes ngebiarin masyarakat hebring ngeriung gajetot demi instastory alias kenapa t*l*l banget si orang-orang," tulis akun twitter @miqb****.

Senada, dengan @iqba****, netizen dengan nama akun @aqua**** dan @chic*** juga menyatakan hal yang serupa. Mereka menyorori soal vaksin dan tanggung jawab atas tindakan pemiliki usaha tersebut.

"Ini holywings kemarenan bukannya baru gembar-gembor nyuruh vaksin ya, bahkan jd tempat lokasi vaksinnya. Oooo pak buk, positif thinking aja, after party itu habis vaksin," tulisnya diikuti dengan emoticon tersenyum.

"Pengusaha (apalagi yang enggak kurang-kurang kaya rayanya seperti pemilik-pemilik @holywingsgroup) wajib memiliki rasa tanggung jawab dalam menurunkan resiko penyebaran covid. Tidak seperti ini (lokasi: Holywings kemang, akhir pekan ini). Tidak semua selalu tentang 'uang'. Tindak tegas @DivHumas_Polri," tulis akun @chic****.

(AFN/fia)
HALAMAN :
ARTIKEL SELANJUTNYA
Share yuk, Bun!

Bunda sedang hamil, program hamil, atau memiliki anak? Cerita ke Bubun di Aplikasi HaiBunda, yuk!
Rekomendasi
Ayo sharing bersama HaiBunda Squad dan ikuti Live Chat langsung bersama pakar, Bun! Gabung sekarang di Aplikasi HaiBunda!