sign up SIGN UP search
Ilustrasi bayi prematur

Bundapedia

Prematur

  |   Haibunda

Apa itu prematur?

Menurut Kids Health, bayi yang lahir lebih dari tiga minggu lebih awal dari perkiraan tanggal kelahiran disebut 'prematur'. Bayi prematur tidak memiliki cukup waktu untuk tumbuh dan berkembang sebanyak yang seharusnya mereka miliki sebelum lahir.

Mengapa bayi lahir lebih awal?

Dari sebagian besar kasus bayi lahir prematur, dokter tidak tahu mengapa bayi lahir lebih awal. Sementara pada beberapa kasus yang dokter bisa ketahui penyebabnya adalah karena seorang ibu memiliki masalah kesehatan selama kehamilan, seperti:

  • Diabetes (gula darah tinggi)
  • Hipertensi (tekanan darah tinggi)
  • Masalah jantung atau ginjal
  • Infeksi pada selaput ketuban atau saluran vagina atau saluran kemih

Bayi juga dapat lahir lebih awal jika:


  • Ada pendarahan, seringkali karena letak plasenta yang rendah (plasenta previa) atau plasenta yang terpisah dari rahim (solusio plasenta)
  • Rahim ibu tidak berbentuk seperti biasanya
  • Bagian dari kehamilan kembar (kembar, kembar tiga, atau lebih)
  • Ibu hamil kekurangan berat badan sebelum hamil atau berat badan tidak bertambah selama kehamilan
  • ibu hamil merokok, menggunakan narkoba, atau minum alkohol saat hamil

Apakah bayi prematur membutuhkan perawatan khusus?

Ya, bayi prematur biasanya memiliki banyak kebutuhan khusus. Bayi yang lebih muda dan lebih kecil cenderung memiliki lebih banyak masalah kesehatan daripada bayi yang lahir lebih dekat dengan tanggal estimasi kelahirannya. Sehingga mereka sering membutuhkan perawatan di unit perawatan intensif neonatal (NICU) .

Mengapa bayi prematur harus tetap hangat?

Bayi prematur tidak memiliki cukup lemak tubuh untuk menjaga suhu tubuh mereka. Inkubator atau penghangat bercahaya membuat mereka tetap hangat di NICU:

Penghangat bayi: Tempat tidur kecil dengan pemanas di atasnya membantu bayi tetap hangat saat dipantau. Karena sifatnya yang terbuka, tenaga kesehatan memiliki akses yang mudah ke bayi untuk memberikan perawatan.

Inkubator: Tempat tidur kecil ini tertutup plastik bening dan keras. Suhu di dalam inkubator dikontrol untuk menjaga suhu tubuh bayi di tempat yang seharusnya. Dokter, perawat, dan lainnya dapat merawat bayi melalui lubang di sisi inkubator.

Newborn child baby having a treatment for jaundice under ultraviolet light in incubator. A neonatal intensive care unit (NICU), intensive care nursery (ICN) for premature newborn infantsIlustrasi bayi prematur/ Foto: iStock

Apa kebutuhan gizi bayi prematur?

ASI adalah nutrisi terbaik untuk semua bayi, terutama bayi prematur. Ini memiliki protein yang membantu melawan infeksi. Kebanyakan bayi prematur tidak dapat menyusu langsung dari payudara atau botol pada awalnya.

Ibu memompa ASI mereka, kemudian ASI diberikan kepada bayi melalui tabung yang masuk melalui hidung atau mulut dan masuk ke perut. Jika cara tersebut bukan pilihan terbaik, dokter mungkin menyarankan memberikan susu donor bayi dari bank susu, yang sudah dipastikan aman.

Bayi prematur diberi makan secara perlahan karena mereka bisa terkena necrotizing enterocolitis (NEC), atau masalah usus serius yang mempengaruhi bayi prematur.

Beberapa bayi yang sangat kecil atau sangat sakit mendapatkan nutrisinya melalui pemberian makanan melalui infus (IV) yang disebut nutrisi parenteral total (TPN). TPN memiliki campuran nutrisi khusus seperti protein, karbohidrat, lemak, vitamin, dan mineral yang dapat mendukung penuh tumbuh kembang bayi hingga ia dapat menyusu.

Dokter dan ahli nutrisi memperhatikan makanan bayi prematur dengan sangat hati-hati dan akan melakukan penyesuaian bila diperlukan untuk memastikan bayi mendapatkan nutrisi yang dibutuhkan untuk tumbuhnya.

Masalah kesehatan apa yang bisa terjadi pada bayi prematur?

Karena organ mereka belum sepenuhnya siap untuk bekerja sendiri, maka bayi prematur berisiko mengalami berbagai masalah kesehatan. Secara umum, semakin dini bayi lahir, semakin besar kemungkinan mereka mengalami masalah kesehatan.

Masalah-masalah kesehatan ini umumnya meliputi:

  • Anemia, ketika bayi tidak memiliki cukup sel darah merah
  • Apnea, ketika bayi berhenti bernapas untuk waktu yang singkat; detak jantung mungkin lebih rendah; dan kulit bisa menjadi pucat atau biru
  • Displasia bronkopulmoner dan sindrom gangguan pernapasan, masalah dengan pernapasan
  • Hiperbilirubinemia, ketika bayi memiliki kadar bilirubin yang tinggi, yang dihasilkan oleh pemecahan normal sel darah merah. Hal ini menyebabkan penyakit kuning, menguningnya kulit dan bagian putih mata.
  • Enterokolitis nekrotikans, penyakit usus yang serius
  • Patent ductus arteriosus, masalah dengan jantung
  • Retinopati prematuritas, masalah dengan retina mata
  • Infeksi sepsis yang bisa didapat bayi sebelum, selama, atau setelah lahir

Apa lagi yang harus diketahui mengenai bayi prematur?

Bayi prematur sering membutuhkan perawatan khusus setelah meninggalkan NICU, terkadang di klinik bayi baru lahir berisiko tinggi atau program intervensi dini. Tergantung pada kesehatan mereka, mereka mungkin memerlukan perawatan dari spesialis, seperti dokter yang menangani masalah dengan otak dan sistem saraf (ahli saraf), mata (dokter mata), dan paru-paru (ahli paru).

Bayi prematur harus pergi ke semua kunjungan dokter (termasuk pemeriksaan anak sehat), mendapatkan vaksin yang dibutuhkan semua bayi agar tetap sehat, dan menjalani pemeriksaan pendengaran dan mata secara rutin. Saat si kecil tumbuh, dokter akan memeriksa bayi prematur Bunda terkait dengan beberapa hal berikut ini:

  • Pertumbuhan
  • Perkembangan, termasuk berbicara dan bahasa, belajar, dan keterampilan motorik
  • Tonus otot, kekuatan, dan refleks

Bagaimana cara mencegah kelahiran prematur?

Mendapatkan perawatan prenatal yang cepat dan tepat secara signifikan dapat mengurangi kemungkinan kelahiran prematur. Seperti dilansir dari Healthline, berikut beberapa tindakan pencegahan penting lainnya yang bisa dilakukan agar bayi tidak lahir prematur:

  • Makan makanan yang sehat sebelum dan selama kehamilan Bunda. Pastikan untuk makan banyak biji-bijian, protein tanpa lemak, sayuran, dan buah-buahan. Mengkonsumsi suplemen asam folat dan kalsium juga sangat dianjurkan.
  • Minum banyak air setiap hari. Jumlah yang disarankan adalah delapan gelas per hari, tetapi Bunda akan ingin minum lebih banyak jika Bunda juga rutin berolahraga.
  • Minum aspirin setiap hari dimulai pada trimester pertama. Jika Bunda memiliki tekanan darah tinggi atau riwayat kelahiran prematur, dokter mungkin menyarankan Bunda untuk mengonsumsi 60 hingga 80 miligram aspirin setiap hari.
  • Berhenti merokok, menggunakan obat-obatan terlarang, atau menggunakan obat resep tertentu secara berlebihan. Tidak hanya berpotensi melahirkan bayi prematur, tapi kegiatan ini jika dilakukan selama kehamilan dapat menyebabkan risiko cacat lahir tertentu yang lebih tinggi serta keguguran.

Merawat bayi prematur bisa lebih melelahkan daripada merawat bayi yang lahir cukup bulan.

Jaga diri Bunda dengan makan dengan baik, istirahat ketika Bunda bisa, dan berolahraga. Habiskan waktu khusus bersama dengan anak-anak Bunda yang lain ketika Bunda bisa, dan dapatkan bantuan dari orang lain. Carilah dukungan dari teman, keluarga, dan kelompok pendukung.

Bicaralah dengan dokter Bunda jika Bunda khawatir tentang kelahiran prematur. Dokter Bunda mungkin dapat menyarankan tindakan pencegahan tambahan yang dapat membantu menurunkan risiko Bunda melahirkan prematur.

[Gambas:Video Haibunda]



Share yuk, Bun!
Tahukah Bunda
BERSAMA DOKTER & AHLI
Bunda sedang hamil, program hamil, atau memiliki anak? Cerita ke Bubun di Aplikasi HaiBunda, yuk!