sign up SIGN UP search
Ilustrasi fibromyalgia atau pegal leher

Bundapedia

Fibromyalgia

  |   Haibunda

Fibromyalgia menyebabkan nyeri pada otot dan persendian di seluruh tubuh. Fibromyalgia juga bisa membuat tubuh merasa lelah dan menyebabkan masalah ingatan. Para ahli tidak tahu apa yang menyebabkan fibromyalgia dan tidak ada obatnya, tetapi dokter membantu menemukan perawatan untuk mengatasi gejala.

Apa itu fibromyalgia?

Fibromyalgia adalah kondisi kesehatan jangka panjang atau kronis yang menyebabkan rasa sakit dan nyeri di seluruh tubuh. Ini menyebabkan nyeri muskuloskeletal dan kelelahan.

Penderita fibromyalgia biasanya mengalami gejala yang datang dan pergi dalam periode yang disebut flare-up. Terkadang, terasa melelahkan dan menantang untuk menjalani hidup dengan fibromyalgia. Puncak dan lembah antara merasa baik dan tiba-tiba muncul gejala bisa terasa luar biasa. Fibromyalgia itu nyata, begitu pula perasaan penderitanya.


Para ahli tidak tahu apa yang menyebabkan fibromyalgia, tetapi penelitian menemukan bahwa kondisi kesehatan tertentu, stres, dan perubahan lain dalam hidup mungkin memicunya. Seseorang lebih mungkin mengembangkan fibromyalgia jika salah satu dari orang tua kandungnya mengidapnya.

Setiap rasa sakit baru di tubuh seringkali merupakan tanda pertama fibromyalgia, terutama di otot. Percayai insting dan dengarkan tubuh Bunda. Kunjungi dokter jika Bunda mengalami nyeri baru, kelelahan, dan gejala lainnya meskipun rasanya seperti datang dan pergi.

Siapa yang bisa terkena fibromyalgia?

Siapa pun dapat terkena fibromyalgia. Ini memengaruhi orang-orang dari segala usia, termasuk anak-anak. Sekitar 4 juta orang di AS hidup dengan fibromyalgia.

Wanita dan orang yang berusia lebih dari 40 tahun lebih mungkin didiagnosis dengan fibromyalgia.

Gejala-gejala fibromyalgia

Seperti dilansir dari Cleveland Clinic, ada dua gejala fibromyalgia yang paling umum yaitu nyeri dan kelelahan. Untuk lebih lengkapnya, Bunda juga mungkin mengalami:

  • Sakit atau nyeri otot 
  • Kelelahan
  • Nyeri wajah dan rahang (gangguan sendi temporomandibular)
  • Sakit kepala dan migrain 
  • Masalah pencernaan, termasuk diare dan sembelit 
  • Masalah kontrol kandung kemih 

Selain itu, fibromyalgia dapat menyebabkan gejala mental dan emosional, termasuk:

  • Masalah memori (terkadang disebut "fibro fog" atau "brain fog")
  • Kecemasan 
  • Depresi 
  • Insomnia dan gangguan tidur lainnya

Penyebab fibromyalgia

Para ahli tidak tahu apa yang menyebabkan fibromyalgia. Gen tertentu yang diwarisi dari orang tua kandung mungkin membuat Bunda lebih mungkin mengembangkan fibromyalgia. Studi telah menemukan hubungan antara orang tua kandung yang memiliki fibromyalgia dan anak-anak mereka, ini mungkin berarti diturunkan melalui keluarga.

Penderita fibromyalgia biasanya lebih sensitif terhadap rasa sakit daripada kebanyakan orang lainnya. Para ahli belum menemukan kaitan langsungnya, tetapi menurut mereka mutasi genetik pada gen yang bertanggung jawab untuk membentuk neurotransmiter di otak yang memancarkan dan menerima sinyal rasa sakit ke tubuh dapat menyebabkan fibromyalgia.

Faktor risiko fibromyalgia

Meskipun para ahli tidak dapat mengatakan dengan pasti apa yang menyebabkan fibromyalgia, beberapa kondisi kesehatan dan masalah lain merupakan faktor risiko untuk mengembangkannya. Faktor risiko fibromyalgia meliputi:

1. Usia

Orang yang berusia lebih dari 40 tahun lebih mungkin mengembangkan fibromyalgia. Namun bisa menyerang siapa saja, termasuk anak-anak.

2. Jenis kelamin

Perempuan dua kali lebih mungkin mengalami fibromyalgia.

3. Penyakit kronis

Orang dengan kondisi seperti osteoarthritis , depresi, gangguan kecemasan, sakit punggung kronis dan sindrom iritasi usus lebih mungkin untuk mengembangkan fibromyalgia.

4. Infeksi

Beberapa orang mengalami fibromyalgia setelah mengalami infeksi, terutama jika mereka mengalami gejala yang parah.

5. Stres

Jumlah stres yang Bunda alami tidak dapat diukur dengan tes, tetapi terlalu banyak stres dapat memengaruhi kesehatan Bunda.

6. Trauma

Orang yang pernah mengalami trauma fisik atau emosional atau cedera serius terkadang mengalami fibromyalgia.

Apa yang memicu kambuhnya fibromyalgia?

Peristiwa atau perubahan tertentu dalam hidup dapat memicu munculnya fibromyalgia. Setiap orang berbeda, dan apa yang memicu gejala bagi sebagian orang mungkin bukan untuk Bunda. Secara umum, apa pun yang meningkatkan stres dapat memicu kekambuhan, termasuk:

  • Stres emosional yang disebabkan oleh pekerjaan, situasi keuangan, atau kehidupan sosial 
  • Perubahan dalam rutinitas harian 
  • Perubahan pola makan atau tidak mendapatkan nutrisi yang cukup
  • Perubahan hormon 
  • Tidak cukup tidur atau berganti pakaian saat tidur
  • Perubahan cuaca atau suhu
  • Sakit
  • Memulai pengobatan atau perawatan baru, atau mengubah sesuatu dalam rutinitas perawatan fibromyalgia yang biasa.

Diagnosis

Dokter akan mendiagnosis fibromyalgia dengan pemeriksaan fisik dan diskusi tentang riwayat kesehatan Bunda. Mereka akan bertanya tentang gejala dan kapan pertama kali melihatnya.

Tidak ada tes yang dapat mendiagnosis fibromyalgia. Biasanya, mendiagnosisnya adalah bagian dari diagnosis banding, proses eliminasi medis. Dokter akan membuat diagnosis dengan membandingkan beberapa kondisi dengan gejala terkait. Proses ini mengarah pada diagnosis akhir Bunda.

Dokter mungkin menggunakan tes darah untuk menyingkirkan penyebab umum kelelahan lainnya seperti anemia atau masalah kelenjar tiroid .

Pengobatan fibromyalgia

Tidak ada pengobatan tunggal yang bekerja untuk setiap orang dengan fibromyalgia. Dokter akan bekerja dengan Bunda untuk menemukan kombinasi perawatan yang meredakan gejala. Beri tahu dokter gejala apa yang dialami dan kapan gejala tersebut berubah (termasuk saat membaik atau memburuk).

Perawatan yang mungkin diperlukan meliputi:

  • Obat apotek atau obat resep untuk menghilangkan rasa sakit
  • Latihan seperti peregangan atau latihan kekuatan
  • Terapi tidur
  • Terapi perilaku kognitif 
  • Terapi manajemen stres
  • Antidepresan 

Pencegahan 

Karena para ahli tidak mengetahui penyebab fibromyalgia, maka Bunda tidak dapat mencegahnya. Menjaga kesehatan secara keseluruhan dapat membantu mengurangi keparahan gejala fibromyalgia:

  • Kelola stres sebaik mungkin
  • Ikuti diet dan rencana olahraga yang sehat untuk Bunda
  • Tidur yang cukup dan praktikkan kebersihan tidur yang baik 

Apa komplikasi dari fibromyalgia?

Orang dengan fibromyalgia lebih mungkin dirawat di rumah sakit karena rasa sakit, kelelahan, atau gejala kesehatan mental. Bunda juga lebih mungkin mengalami masalah ingatan dan kesulitan berkonsentrasi.

Bicaralah dengan dokter segera setelah melihat adanya perubahan pada gejala, terutama jika merasa hal itu memengaruhi ingatan atau kesehatan mental Bunda.

Fibromyalgia menyebabkan rasa sakit di seluruh tubuh. Itu juga bisa membuat Bunda merasa lelah dan pikiran diselimuti kabut. Tidak ada obat untuk fibromyalgia, tetapi dokter akan membantu menemukan kombinasi perawatan yang meringankan gejala Bunda.

Meskipun para ahli tidak tahu apa yang menyebabkan fibromyalgia, namun penyakit ini nyata, begitu juga gejala Bunda. Mereka mungkin datang dan pergi atau sulit untuk dijelaskan, tetapi perasaan Bunda valid dan penting. Hidup dengan kondisi kronis seperti fibromyalgia bisa menjadi suatu tantangan, tetapi Bunda tidak harus melakukannya sendiri. Bicaralah dengan dokter atau ahli kesehatan mental tentang mengelola stres dan mempertahankan citra diri yang positif.

 

[Gambas:Video Haibunda]



 

Share yuk, Bun!
Tahukah Bunda
BERSAMA DOKTER & AHLI
Bunda sedang hamil, program hamil, atau memiliki anak? Cerita ke Bubun di Aplikasi HaiBunda, yuk!