Bagi seorang Bunda, periode perinatal adalah masa yang sangat penting dan krusial dalam kehidupannya serta kehidupan bayinya. Periode ini mencakup masa kehamilan dan persalinan, yang meliputi perawatan dan pengawasan yang ketat untuk menjaga kesehatan dan keselamatan Bunda dan Si Kecil.
Penting bagi setiap calon ibu untuk memahami pengertian perinatal secara lengkap agar dapat mempersiapkan diri dengan baik dan mengambil keputusan yang tepat mengenai kesehatan dan perawatan dirinya dan bayinya selama periode ini.
Apa itu perinatal?
Perinatal adalah periode sebelum dan setelah kelahiran bayi. Ini termasuk trimester ketiga kehamilan, persalinan, dan beberapa minggu setelah kelahiran bayi. Periode perinatal sangat penting bagi kesehatan Bunda dan Si Kecil karena selama periode ini risiko terjadinya komplikasi sangat tinggi.
Sebagai Bunda, penting untuk memperhatikan perawatan medis yang tepat dan cermat selama periode perinatal. Perawatan prenatal yang baik sangat penting untuk memastikan kesehatan dan keselamatan Bunda dan Si Kecil selama kehamilan.
Ini termasuk pemeriksaan kesehatan rutin, tes skrining untuk masalah kesehatan tertentu, dan rekomendasi pola makan dan gaya hidup yang sehat.
Selain itu, persalinan juga merupakan momen penting selama periode perinatal. Proses persalinan bisa berlangsung lama atau singkat, tergantung pada kondisi Bunda dan Si Kecil. Ada dua jenis persalinan, yaitu persalinan normal dan persalinan caesar.
Persalinan normal terjadi ketika bayi lahir melalui jalan lahir secara alami, sedangkan persalinan caesar terjadi ketika bayi lahir melalui sayatan pada perut Bunda.
Komplikasi perinatal dapat terjadi pada Bunda dan Si Kecil, seperti preeklampsia, persalinan prematur, kelahiran prematur, dan masalah kesehatan bayi baru lahir seperti hipoksia atau infeksi.
Oleh karena itu, penting untuk memperhatikan gejala-gejala yang timbul selama periode perinatal dan segera berkonsultasi dengan dokter jika ada masalah.
Perawatan pasca persalinan juga penting untuk memastikan kesehatan dan pemulihan Bunda dan Si Kecil setelah persalinan. Ini termasuk perawatan bayi baru lahir, pemeriksaan kesehatan rutin untuk Bunda, dan dukungan psikologis bagi Bunda pasca persalinan.
Dalam menjaga kesehatan reproduksi dan perencanaan keluarga, penggunaan metode kontrasepsi yang aman dan efektif sangat penting untuk mencegah kehamilan yang tidak diinginkan dan melindungi kesehatan Bunda.
Pada akhirnya, dukungan keluarga dan sosial sangat penting dalam membantu Bunda dan Si Kecil selama periode perinatal.
Dukungan emosional dan fisik serta keterlibatan ayah dalam perawatan bayi baru lahir dapat memberikan dampak positif bagi kesehatan dan perkembangan bayi.
Faktor dan risiko perinatal
Periode perinatal adalah masa yang sangat penting bagi kesehatan Bunda dan Si Kecil. Selama periode ini, risiko terjadinya komplikasi sangat tinggi, baik pada Bunda maupun pada Si Kecil. Beberapa faktor dapat meningkatkan risiko terjadinya komplikasi perinatal, seperti:
Usia ibu yang terlalu muda atau terlalu tua. Ibu yang terlalu muda atau terlalu tua memiliki risiko yang lebih tinggi untuk mengalami komplikasi selama kehamilan dan persalinan.
Riwayat kehamilan yang tidak sehat
Jika sebelumnya Bunda pernah mengalami keguguran, kelahiran prematur, atau masalah kesehatan lain selama kehamilan, resiko komplikasi pada kehamilan berikutnya dapat meningkat.
Penyakit kronis
Jika Bunda menderita penyakit kronis seperti diabetes, hipertensi, atau gangguan kesehatan lainnya, risiko komplikasi selama kehamilan dan persalinan dapat meningkat.
Kehamilan kembar
Kehamilan kembar dapat meningkatkan risiko komplikasi seperti preeklampsia, kelahiran prematur, dan masalah kesehatan bayi baru lahir.
Pola makan dan gaya hidup yang tidak sehat
Pola makan yang buruk dan gaya hidup yang tidak sehat dapat meningkatkan risiko komplikasi pada kehamilan, seperti obesitas, diabetes gestasional, dan preeklampsia.
Kebiasaan merokok atau mengonsumsi alkohol
Kebiasaan merokok dan mengkonsumsi alkohol dapat meningkatkan risiko kelahiran prematur, berat badan lahir rendah, dan masalah kesehatan lainnya pada bayi.
Beberapa komplikasi yang dapat terjadi selama periode perinatal antara lain:
- Preeklampsia, kondisi serius yang terjadi pada Bunda yang ditandai dengan tekanan darah tinggi dan kadar protein yang tinggi dalam urine.
- Persalinan prematur, kondisi ini terjadi ketika bayi lahir sebelum usia kehamilan 37 minggu.
- Hipoksia, sebuah kondisi ketika bayi tidak mendapatkan cukup oksigen selama kehamilan atau persalinan.
- Infeksi, terjadi pada Bunda atau Si Kecil baru lahir dan dapat menyebabkan masalah kesehatan yang serius.
Penting bagi Bunda untuk memperhatikan perawatan medis yang tepat dan cermat selama periode perinatal. Hal ini termasuk perawatan prenatal yang baik, persalinan yang tepat, dan perawatan pasca persalinan yang adekuat.
Selain itu, penting juga untuk menjaga pola makan dan gaya hidup yang sehat, serta menghindari kebiasaan merokok dan mengkonsumsi alkohol. Dukungan keluarga dan sosial juga sangat penting untuk membantu Bunda dan Si Kecil.
Tips menjaga kesehatan mental selama periode perinatal
Periode perinatal adalah waktu yang sangat penting dalam hidup seorang ibu. Namun, selama periode ini, banyak perubahan fisik dan emosional yang dapat mempengaruhi kesehatan mental Bunda.
Oleh karena itu, menjaga kesehatan mental selama periode perinatal sangatlah penting.
Dilansir Healthline dan sumber lainnya, berikut adalah beberapa tips yang dapat membantu Bunda menjaga kesehatan mental mereka selama periode perinatal.
Temukan dukungan
Cari dukungan dari orang terdekat seperti suami, keluarga, atau teman-teman yang dapat mendukung dan membantu dalam menghadapi perubahan emosional selama periode perinatal.
Dukungan sosial ini dapat membantu mengurangi stres dan kecemasan.
Berbicara dengan profesional kesehatan
Konsultasikan perubahan emosional yang dirasakan dengan profesional kesehatan seperti dokter kandungan atau psikolog. Mereka dapat memberikan saran dan strategi yang efektif untuk membantu Bunda mengatasi perubahan emosional yang terjadi.
Berolahraga secara teratur
Berolahraga secara teratur dapat membantu mengurangi stres dan kecemasan selama periode perinatal. Olahraga juga dapat membantu meningkatkan suasana hati dan menjaga kesehatan fisik.
Beristirahat yang cukup
Bunda harus beristirahat yang cukup agar tubuh dan pikiran dapat kembali bugar dan sehat. Tidur yang cukup juga dapat membantu meningkatkan mood dan menjaga kesehatan mental.
Menjaga pola makan sehat
Polakan makan sehat sangatlah penting untuk menjaga kesehatan fisik dan mental. Asupan makanan yang seimbang dan bergizi dapat membantu menjaga kesehatan dan mood selama periode perinatal.
Menjaga hubungan yang sehat dengan pasangan
Kondisi hubungan yang sehat dengan pasangan dapat membantu meningkatkan kepercayaan diri dan mengurangi kecemasan selama periode perinatal. Berbicara dengan pasangan tentang perasaan dan kebutuhan selama periode ini dapat membantu memperkuat hubungan dan menciptakan suasana yang positif.
Periode perinatal adalah rentang waktu yang krusial bagi Bunda. Maka itu, Bunda perlu menyiapkannya agar bisa melewati periode ini dengan sukses. Semoga bermanfaat ya, Bunda.
(som/som)
Simak video di bawah ini, Bun:
Bumil, Ini 7 Pilihan Menu Sahur Praktis dan Sehat untuk Ibu & Janin
TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
TERPOPULER
Cinta Laura Akui Sudah Bahas Pernikahan dengan Arya Vasco, Jadi Hubungan Paling Lama
Manfaat Teknik 60 Detik, Rahasia Kulit Lebih Bersih dan Glowing
5 Fakta Menarik Shin Hye Sun, Pemeran Sarah Kim di Drakor 'The Art of Sarah'
Daftar Negara dengan Durasi Puasa Ramadhan 2026 Tercepat, Indonesia Termasuk?
Cerita Dongeng Anak: 'Putri Salju dan 7 Kurcaci' dan Pesan Moralnya
REKOMENDASI PRODUK
Review Beras Porang Fukumi & Tropicana Slim, Praktis Tinggal Seduh
Firli NabilaREKOMENDASI PRODUK
12 Obat Diare untuk Ibu Hamil yang Aman dan Efektif
Dwi Indah NurcahyaniREKOMENDASI PRODUK
10 Keju untuk MPASI Bayi yang Enak & Aman untuk Tambahan Lemak, Pilih yang Paling Bagus Bun!
Nadhifa FitrinaREKOMENDASI PRODUK
16 Pelumas yang Aman & Bagus untuk Berhubungan Intim
Dwi Indah NurcahyaniREKOMENDASI PRODUK
10 Rekomendasi Merek Lulur untuk Ibu Hamil yang Aman & Bagus
Dwi Indah NurcahyaniTERBARU DARI HAIBUNDA
5 Fakta Menarik Shin Hye Sun, Pemeran Sarah Kim di Drakor 'The Art of Sarah'
Manfaat Teknik 60 Detik, Rahasia Kulit Lebih Bersih dan Glowing
Cinta Laura Akui Sudah Bahas Pernikahan dengan Arya Vasco, Jadi Hubungan Paling Lama
Daftar Negara dengan Durasi Puasa Ramadhan 2026 Tercepat, Indonesia Termasuk?
Cerita Dongeng Anak: 'Putri Salju dan 7 Kurcaci' dan Pesan Moralnya
FOTO
VIDEO
DETIK NETWORK
-
Insertlive
Video: Maafkan Eks Suami, Ibu Ustaz Riza Muhammad Sembuh dari Sakit
-
Beautynesia
5 Ciri Kepribadian Orang yang Tidak Bisa Tidur saat Sendirian di Rumah
-
Female Daily
Jangan Asal Checkout! Ini Cara Pilih Baggu Bag yang Bener-Bener Cocok Buat Kamu
-
CXO
GOT7 Rilis Album Baru, Persiapan Harus Lewat Video Call Karena Hal Ini
-
Wolipop
Mengenal 2 Putri Pangeran Andrew yang Jadi Sorotan Usai Ayahnya Ditangkap
-
Mommies Daily
10 Tips Puasa Bebas Masalah Mulut, Napas Segar Seharian!