sign up SIGN UP search


cerita-bunda

ART Coba Bunuh Diri di Rumah Tetangga, Telat 5 Menit Lagi Mungkin Dia....

Sahabat HaiBunda Senin, 19 Apr 2021 16:52 WIB
TELAT 5 MENIT LAGI, DIA BAKAL...
Lingkungan, Standar, dan Depresi caption

Si empunya rumah alias majikan Zaenab panik melihat mulut Asih sudah berbusa di rumahnya. Dia menunggu saya pulang ke rumah dan kemudian gantian saya yang panik.

Saya pinjam mobil tetangga yang kebetulan hari itu sedang kerja dari rumah. Supirnya pun saya comot Satpam komplek.

Saya, Zaenab, dan Satpam nge-gotong si Asih ke mobil. Tapi saking paniknya, Si Satpam malah salah belok ke rumah sakit hewan… Haduh!


Kami putar lagi ke klinik 24 jam terdekat. Tapi di sini malah ditolak dengan alasan dokter, "Ini sepertinya sudah tidak tertolong…!"

Astaghfirullah…!

Saya belum putus asa. Saya minta Si Satpam melaju ke rumah sakit besar di jalur utama Kota Bogor. Di situ langsung ditolong dan dokter pun bilang, "5 menit lagi ngga ditangani, mungkin dia sudah ngga tertolong."

Asih akhirnya dirawat selama tiga hari dengan biaya saya tanggung. Selama 1,5 hari pertama, dokter melaporkan kalau dia masih murung. Akhirnya, para suster memberi terapi keras dengan cara menuliskan besar-besar di kamar mandi, "ASIH MAU BUNUH DIRI KARENA PUTUS CINTA."

Neglected lonely child against the white wall.  Little girl crying in the corner. Violence concept.Ilustrasi depresi/ Foto: iStock

Di situlah dia mulai ada semangat untuk pulang. Entahlah, mungkin karena malu, ya. Sebelum pulang, dia diberi wejangan oleh Pak Dokter. Intinya harus bersyukur karena punya majikan yang masih mau menolong.

Tapi sampai di mobil, dia masih cemberut. Bahkan bilang, ”Ngapain diselamatin, mending saya mati aja.

Saya masih sabar. Saya nasehati dan masih mau tampung di rumah. Pertimbangan utama saya karena kasihan dan sepertinya dia anak muda yang khilaf. Selain itu, susah cari pengasuh anak yang baik dan cekatan kayak dia.

Dia masih kerja sama saya hingga sekitar 2 - 3 tahun kemudian. Saya mulai ngga sepaham lagi sama dia mulai 1999, dia sering pulang malam dengan alasan karaoke. Bahkan pulang hingga jam 01.00 dini hari.

Kebetulan saat itu, pekerjaan suami saya membuatnya pulang sekitar jam 12.00 - 01.00. Nah, di saat suami buka gerbang untuk memasukkan mobil, dia lari masuk ke dalam seolah-olah tidak bisa kami lihat.

Ya sudah lhaaa... Saya takut dia kenapa-kenapa dan takut hamil, jadi saya pulangkan dia kembali ke Banten..

Aduh, Asih..Asih..!

(Cerita Bunda Ita, Bogor)

Mau berbagi cerita, Bunda? Share yuk ke kami dengan mengirimkan Cerita Bunda ke [email protected] yang ceritanya terpilih untuk ditayangkan, akan mendapat hadiah menarik dari kami.

(ziz/ziz)
HALAMAN :
ARTIKEL SELANJUTNYA
Share yuk, Bun!

Ayo sharing bersama HaiBunda Squad dan ikuti Live Chat langsung bersama pakar, Bun! Gabung sekarang di Aplikasi HaiBunda!
Rekomendasi
Bunda sedang hamil, program hamil, atau memiliki anak? Cerita ke Bubun di Aplikasi HaiBunda, yuk!