sign up SIGN UP search


cerita-bunda

2 Anggota Keluarga Kami Meninggal Akibat COVID-19, Tapi Mereka Masih Nyangkal Virus Itu Ada

Sahabat HaiBunda Rabu, 11 Aug 2021 18:22 WIB
Mereka Minta Tolong, Tapi Ditolong Melawan..Aneh!
Ilustrasi perempuan marah caption

Tiga hari kemudian, saya ditelepon salah satu anaknya Nenek, bilang kalau keadaan Beliau memburuk. Saat itu saya hanya bilang langsung bawa ke rumah sakit. Saya enggak bisa antar.

Habis itu memang mereka ke RS, tapi begitu disuruh rawat isolasi, keluarga kembali menolak. Nenek dengan keadaan sepuh, sesak berat, dan penyakit jantung, dibawa pulang lagi.

Semalaman saya tidak tidur. Telepon terus bunyi dari anak-anak Nenek. Mereka pinjam oksigen dan tanya-tanya kondisi Nenek. Blaaasss sampe pagi!


Dan, herannya saya, mereka nanya ke saya, tapi setiap kali saya jawab, mereka tentang. Saat itu, saya sangat ingin lihat Nenek, tapi saya enggan harus adu argumen dengan anak-anaknya.

Paginya setelah saya antar anak sekolah, suami bilang “Bunda, beneran enggak mau kalau liat Nenek? Yuk, ke sana sama Ayah. Bunda enggak perlu ngomong apa-apa, kalau ditanya, diemin aja.” Saya enggak tega sama suami, akhirnya saya ke sana.

Sampai di rumah Nenek, ternyata keadaan Beliau sudah sangat buruk. Saturasi sudah di angka 70 dengan oksigen. Seperti instruksi suami, saya hanya diam.

Salah satu anaknya minta agar Nenek di bawa ke RS tapi tanpa prosedur COVID-19. Helllooow….mana bisa!? Klinis gejala mengarah ke COVID-19 semua dan Beliau kontak erat dengan yang positif.

Saya menyerah. Saya ingin pulang tapi ditahan. Diarahkan panggil petugas Puskesmas, tapi pas petugas datang malah diusir. Suruh ke rumah sakit, tapi enggak mau. Saya pakai hazmat dari jam 9 pagi sampai jam 4 sore. Saya ingetin keluarga yg di situ untuk pakai masker malah pada nentang. Sampai akhirnya Nenek meninggal.

Apa itu jaga jarak? Apa itu masker dan cuci tangan? Prosedur pemakaman nenek di hadiri orang sekampung!


Lima hari kemudian, Tante yang terdeteksi COVID-19 paling awal juga meninggal. Ibu mertua dan beberapa saudara yang hadir saat Nenek meninggal juga bergejala. Isolasi? Enggak!



Mereka masih Tahlilan tiap malam. Bahkan ada yang ngomong.”Nih saya hidung enggak bau, batuk pilek udah lama. Tapi enggak kenapa-napa, apaan Covid ganas?”.

Dia masih enggak sadar kalo COVID-19 ambil dua anggota keluarga dalam seminggu. Sombong ya... 



(Bunda L, tidak memberikan lokasi)

Mau berbagi cerita, Bunda? Share yuk ke kami dengan mengirimkan Cerita Bunda ke [email protected] yang ceritanya terpilih untuk ditayangkan, akan mendapat hadiah menarik dari kami.

(ziz/ziz)
HALAMAN :
ARTIKEL SELANJUTNYA
Share yuk, Bun!

Ayo sharing bersama HaiBunda Squad dan ikuti Live Chat langsung bersama pakar, Bun! Gabung sekarang di Aplikasi HaiBunda!
Rekomendasi
Bunda sedang hamil, program hamil, atau memiliki anak? Cerita ke Bubun di Aplikasi HaiBunda, yuk!