sign up SIGN UP search


cerita-bunda

Allahu Akbar! 2 Tahun Berusaha, Aku Akhirnya Hamil Berkat Doa Anak Yatim

Sahabat HaiBunda   |   Haibunda Senin, 11 Apr 2022 17:11 WIB
Shot of a happy young couple looking at their pregnancy test results in the bathroom at home Ilustrasi tips cepat hamil/Foto: iStock
Jakarta -

Aku ibu rumah tangga yang sekarang sudah memiliki dua anak. Alhamdulillah, jarak antara kedua anakku hanya 19 bulan. Banyak orang yang heran kenapa jarak anakku begitu dekat, namun tak banyak yang tahu bagaimana perjuanganku untuk hamil mendapatkan anak pertama.

Aku dan suami harus menunggu kurang lebih hampir dua tahun sampai aku bisa hamil. Hingga akhirnya berkah hamil itu datang ketika diri berpasrah kepada Allah SWT dan memperbanyak sedekah terutama memberi makan anak yatim di bulan Ramadhan.

Aku dan suami menikah di akhir 2017 setelah kami LDR (Long Distance Relationship) pacaran enam tahun. Setelah menikah, kami berpikir bahwa memiliki anak itu gampang karena banyak orang di luar sana yang dengan gampangnya memiliki anak. Jadi rencana memiliki anak pun kami jalani seperti air mengalir saja.


Banner Pagar Minimalis TrenFoto: HaiBunda/ Annisa Shofia

Namun, setelah berbulan-bulan kami menikah,aku tak kunjung hamil. Kecemasan pun melanda kami. Apa lagi omongan orang-orang yang membuat kami bertambah cemas. Kami pun mulai bertanya-tanya kenapa aku belum hamil juga dan pada akhirnya kami memutuskan memeriksakan diri ke dokter.

Dokter mengatakan bahwa hasil pemeriksaan baik-baik saja dan kami pun diberikan obat agar aku bisa hamil. Aku mengonsumsi obat itu sampai habis namun hasilnya belum ada. Kami pun kembali ke dokter dan kembali diberikan obat-obatan yang terus aku konsumsi sampai enam bulan tapi hasilnya aku masih negatif hamil.

Kemudian kami memutuskan untuk berhenti untuk mengonsumsi obat-obatan dokter karena selain karena aku tidak hamil, obat tersebut membuat siklus menstruasiku terganggu sehingga aku tidak bisa menentukan kapan masa subur. Setelah berhenti mengonsumsi obat dokter, aku dan suami memilih untuk mengonsumsi obat herbal untuk program hamil. Kami mengonsumsi buah zuriat dan kurma muda. Namun, hasilnya pun belum ada. Aku dan suami semakin stres jadinya.

Hampir setiap hari aku menangis karena merasa bersalah dengan suami karena aku masih belum dikasih rezeki hamil. Untungnya suami sangat mengerti dan sangat mendukung. Suami menguatkan aku dengan berkata mungkin kami belum dikasih rezeki anak karena mungkin belum di waktu yang tepat,dan dengan diberi waktu yang lama untuk hamil.

Kami jadi lebih menghargai dan mencintai anak kami dengan sepenuh hati nantinya ketika ia hadir. Dan, suami mengatakan tujuan awal kami menikah itu untuk kami bisa bersama-sama dalam ibadah dan anak itu hanya bonus. Jadi jangan stres karena belum ada anak. Apalagi stresnya karena omongan orang. Suami juga memintaku untuk berhenti mengonsumsi semua obat-obatan untuk hamil dan mengajakku bulan madu ke Malaysia untuk menghilangkan stres.

Female hands holding negative pregnancy test and showing it into camera, closeupIlustrasi cepat hamil/ Foto: iStock

Sepulang dari bulan madu,aku masih belum hamil dan kebetulan masuk bulan Ramadhan. Aku dan suami berniat untuk memberikan makan anak yatim di bulan suci ini. Dengan semangat, aku memasakan nasi kotak untuk mereka berbuka.

Sangat senang melihat kebahagiaan mereka menerima hadiah kecil seperti ini. Aku meminta kepada mereka agar membantu mendoakan agar aku diberi kesempatan untuk hamil.

Hingga sampailah setelah Lebaran, aku merasa haidku terlambat. Tapi aku tidak langsung percaya diri aku hamil. Karena ketika aku minum obat-obatan dari dokter, haidku juga sempat terganggu siklusnya. Aku pun menunggu sampai aku terlambat haid selama seminggu sampai aku berani untuk test pack.

Alhamdulillah,hasil test pack garis dua!!

Di situ aku bingung, antara sedih atau pun senang karena akhirnya yang ditunggu-tunggu datang juga. Aku langsung menelepon suami yang saat itu di kantor dan kebetulan bertepatan dengan hari ulang tahunnya.

Suamiku langsung terkejut dan menangis sampai sujud syukur mendengar kabar ini. Kami flashback mungkin rezeki kami ini karena campur tangan dari doa anak-anak yatim.

Sungguh tiada yang tidak mungkin jika Allah sedang berkehendak. Rezeki hamil itu bisa datang dari mana saja asalkan kita mau berusaha dan bersedekah. Apalagi kepada mereka yang membutuhkan dan di bulan suci Ramadhan.

(Cerita Bunda Rahmani, tidak memberikan lokasi)

Mau berbagi cerita kebaikan di bulan Ramadan, Bun? Yuk cerita ke kami lewat [email protected] Cerita terbaik akan mendapat THR menarik dari HaiBunda.

Simak juga video berikut mengenai kabar gembira dari pasangan selebriti, Nikita Willy dan suami, yang baru saja diberkahi anak pertama. 

(ziz/ziz)
Share yuk, Bun!
Ayo sharing bersama HaiBunda Squad dan ikuti Live Chat langsung bersama pakar, Bun! Gabung sekarang di Aplikasi HaiBunda!
Rekomendasi
Bunda sedang hamil, program hamil, atau memiliki anak? Cerita ke Bubun di Aplikasi HaiBunda, yuk!