kehamilan

Alasan Ibu Hamil Harus Kurangi Makan Gorengan

Muhayati Faridatun Senin, 05 Aug 2019 12:57 WIB
Alasan Ibu Hamil Harus Kurangi Makan Gorengan
Jakarta - Gorengan, salah satu makanan paling menggoda selera dan sulit dihindari. Padahal, terlalu sering makan gorengan enggak baik buat kesehatan. Apalagi kalau Bunda lagi hamil.

Waktu hamil dulu, Bubun juga paling enggak tahan kalau lihat gorengan yang dijual di pinggir jalan. Tiap hari kayaknya wajib banget makan gorengan. Enggak terpikir kalau itu membahayakan kesehatan.

Melansir dari laman Time, studi yang diterbitkan di Diabetologia menemukan, perempuan yang lebih sering makan gorengan sebelum hamil, ternyata memiliki risiko lebih besar terkena diabetes gestasional. Studi ini melibatkan 15 ribu perempuan di Nurses' Health Study II.


Para peneliti juga menemukan, setelah menyesuaikan dengan indeks massa tubuh, perempuan yang makan gorengan tujuh kali atau lebih dalam seminggu memiliki risiko 88 persen lebih besar terserang diabetes gestasional, jika dibandingkan dengan mereka yang makan gorengan kurang dari sekali seminggu.

Hasil penelitian ini juga terkait perbandingan gorengan yang dibeli di luar rumah dengan gorengan yang dimasak sendiri. Seperti Bunda ketahui, gorengan yang biasa dibeli di pinggir jalan biasanya menggunakan minyak untuk menggoreng berulang kali.

"Menggoreng (dengan minyak yang sama) berulang-ulang dapat menghasilkan lebih banyak bahan kimia yang merusak," ungkap Cuilin Zhang, MD, seorang peneliti di Eunice Kennedy Shriver National Institute of Child Health and Human Development.

Alasan Ibu Hamil Harus Kurangi Makan GorenganIlustrasi pantangan makanan ibu hamil/ Foto: iStock
Zhang menambahkan, cara memasak dengan digoreng, terlebih berulang kali menggunakan minyak yang sama, juga bisa menciptakan senyawa inflamasi, yang dapat menyebabkan kerusakan sel dan diabetes. Ditegaskan, mengonsumsi gorengan akan lebih berbahaya saat persiapan atau semasa kehamilan.

Sementara itu, mengutip Baby Center, umumnya makanan yang digoreng menggunakan minyak yang terhidrogenasi sebagian dan memproduksi lemak trans, yang dikenal juga sebagai lemak tidak sehat.

Bahaya kesehatan yang ditimbulkan dari lemak trans sudah diketahui sejak awal 1990-an. Lemak trans menjadi perhatian karena tidak hanya meningkatkan kolesterol LDL, tapi juga menurunkan kadar kolesterol HDL yang justru melindungi jantung.

Bahkan, penelitian juga mengaitkan lemak trans dengan tingkat endometriosis dan infertilitas yang lebih tinggi. Jadi, saat Bunda sedang program hamil atau semasa kehamilan, baiknya hindari makan gorengan ya.


Bunda, simak juga yuk penjelasan dokter tentang dampak kurang tidur terhadap siklus menstruasi, dalam video berikut:

[Gambas:Video Haibunda]

(muf/rdn)
Share yuk, Bun!

Rekomendasi