HaiBunda

KEHAMILAN

Stillbirth Seperti Bayi Irish Bella, Dilahirkan Normal atau Caesar?

Annisa Karnesyia   |   HaiBunda

Selasa, 08 Oct 2019 12:42 WIB
Foto: Irish Bella Berhijab (Aishtv)
Jakarta - Melahirkan adalah pertaruhan hidup dan mati bagi seorang wanita. Apalagi jika harus melahirkan tiba-tiba karena bayi meninggal dalam kandungan seperti dialami Irish Bella. Kondisi ini dikenal dengan stillbirth ayai bayi lahir mati.

Perawat khusus kehamilan berisiko, Elizabeth Czukas, RN, MSN, mengatakan, stillbirth tidak seperti keguguran pada umumnya, butuh penanganan khusus saat melahirkan bayi dalam kandungan. Pilihannya, bisa melahirkan normal atau operasi caesar.

"Dalam banyak kasus, dokter akan merekomendasikan persalinan normal karena relatif lebih aman," kata Czukas, dikutip dari Very Well Family.


Tentu saja ada pengecualian di mana operasi caesar adalah pilihan terbaik, Bun. Misalnya, posisi bayi sungsang.

"Meski tidak ada risiko pada bayi dalam kandungan karena sudah meninggal, justru risiko lebih tinggi dialami ibu," ujar Czukas.

Jika tidak ada alasan medis untuk bayi dilahirkan dengan segera, sangat mungkin untuk mengunggu waktu persalinan secara alami. Namun, semuanya kembali lagi ke pilihan Bunda dan menyesuaikan kondisi kehamilan.

Jika memiliki kondisi seperti preeklampsia atau terkena infeksi, secara medis bisa dilakukan operasi caesar. Tindakan pun harus cepat dilakukan.

Irish Bella/ Foto: dok. Instagram Irish Bella

Operasi caesar dikatakan berbahaya karena melalui proses pembedahan. Ditakutkan akan membawa banyak risiko di kehamilan selanjutnya dan proses pemulihan lebih lama.

Sejauh ini, dokter memang merekomendasikan untuk melahirkan secara normal bila terjadi stillbirth atau bayi lahir mati pada ibu hamil. Bisa juga diinduksi dengan menggunakan obat, namun memakan waktu hingga 48 jam atau lebih lama.

Saat memutuskan untuk melahirkan normal, Bunda biasanya akan melakukan tes darah setelah 48 jam dan dua kali seminggu melakukan pemeriksaan kesehatan. Jika belum melahirkan setelah 2 - 3 minggu, dikhawatirkan mengganggu kesehatan ibu. Selain itu, kondisi bayi yang sudah meninggal akan memburuk di rahim.

Hubungan operasi caesar dan stillbirth

Melansir BBC, wanita yang menjalani operasi caesar pada kehamilan normal, 14 persen berisiko mengalami stillbirth di kehamilan berikutnya. Tapi risikonya kecil, Bun.

Menurut profesor Louise Kenny dari University College Cork, risikonya sangat rendah. Dari 3.000 tindakan operasi caesar bisa menyebabkan satu kelahiran mati atau stillbirth di kehamilan berikutnya.

"Meski kejadian ini jarang, dokter tetap menyarankan wanita menghindari operasi caesar jika tidak ada indikasi medis untuk melakukannya," pungkas Kenny.

Simak juga cara tepat menghitung usia hamil di video berikut ya, Bun.

(ank/rdn)

TOPIK TERKAIT

ARTIKEL TERKAIT

TERPOPULER

Pakai TWS Earbuds Bisa Picu Kanker, Mitos atau Fakta?

Mom's Life Natasha Ardiah

Tak Selalu Berhasil, Jennifer Aniston Jadi Potret Nyata Perjuangan Promil IVF

Kehamilan Annisa Aulia Rahim

Kisah Bunda Ingin Lakukan Steril usai Alami Hiperemesis Gravidarum saat Hamil

Kehamilan Indah Ramadhani

Ciri Orang yang Benar-benar Percaya Diri, Sering Ucapkan 11 Kalimat Ini Menurut Psikolog

Mom's Life Azhar Hanifah

7 Urutan Nama Generasi dan Tahunnya Beserta Perbedaan Karakteristiknya

Parenting Nadhifa Fitrina

REKOMENDASI
PRODUK

TERBARU DARI HAIBUNDA

Berkaca dari Kisah Boiyen, Mengapa Awal Pernikahan Rawan Konflik?

Tak Selalu Berhasil, Jennifer Aniston Jadi Potret Nyata Perjuangan Promil IVF

Pakai TWS Earbuds Bisa Picu Kanker, Mitos atau Fakta?

7 Urutan Nama Generasi dan Tahunnya Beserta Perbedaan Karakteristiknya

Kisah Bunda Ingin Lakukan Steril usai Alami Hiperemesis Gravidarum saat Hamil

FOTO

VIDEO

DETIK NETWORK