HaiBunda

KEHAMILAN

Pengaruh Usia Bunda pada Kesehatan Plasenta Selama Kehamilan

Dwi Indah Nurcahyani   |   HaiBunda

Rabu, 04 Nov 2020 08:00 WIB
Pengaruh usia kehamilan dengan plasenta previa/Foto: Getty Images/iStockphoto/simpson33
Jakarta -

Beberapa masalah plasenta kerap terjadi selama kehamilan. Faktor usia banyak dianggap menjadi salah satu yang memengaruhinya. Benar enggak ya, Bunda?

Plasenta diketahui memang memainkan peran penting selama kehamilan. Sebab, plasenta merupakan organ yang berkembang di rahim selama kehamilan. Struktur ini menyediakan oksigen dan nutrisi untuk bayi Bunda yang sedang tumbuh dan membuang produk limbah dari darah bayi.

Plasenta menempel pada dinding rahim Bunda, dan tali pusar bayi muncul dari situ. Organ tersebut biasanya menempel di bagian atas, samping, depan, atau belakang rahim, seperti dikutip dari laman Mayo Clinic.


Dalam kasus yang jarang terjadi, plasenta mungkin menempel di area bawah rahim. Ketika itu terjadi, itulah yang disebut plasenta dataran rendah atau plasenta previa.

Berbagai faktor memang dapat memengaruhi kesehatan plasenta selama kehamilan. Sebagian di bawah kendali Bunda dan sebagian lagi tidak. Salah satunya yakni usia ibu saat hamil.

Memang, beberapa masalah plasenta lebih sering terjadi pada wanita yang hamil dalam usia lebih tua, terutama setelah usia 40 tahun. Itulah mengapa sangat penting menjaga kesehatan agar kehamilan berjalan dengan lancar.

Sherry ross, MD, obgyn di Providence Saint Johnís Health Center in Santa Monica, California setuju bahwa ada banyak yang dapat dipelajari dari plasenta. Sebab, menurutnya plasenta merupakan jantung dari kehamilan.

"Plasenta yang sehat menyediakan semua nutrisi dan oksigen yang dibutuhkan untuk pertumbuhan bayi selama kehamilan," kata Dr Ross, seperti dikutip dari laman Parents.

Menjaga kesehatan plasenta selama kehamilan sangat penting ya, Bunda. Karenanya, rutin berkonsultasi dengan dokter selama kehamilan untuk memeriksa masalah apa pun dengan plasenta Bunda sangatlah dianjurkan, seperti dikutip dari laman Pregnancybirthbaby.

Selain itu, beritahu juga dokter jika Bunda memiliki masalah dengan plasenta pada kehamilan sebelumnya, atau jika pernah menjalani operasi pada rahim.

Terpenting, jangan merokok, minum alkohol, atau mengonsumsi obat-obatan terlarang selama kehamilan. Karena ini dapat meningkatkan kemungkinan plasenta jadi bermasalah.

Semoga membantu ya, Bunda!

Bunda, simak juga cerita Winda Viska melwati beratnya kehamilan ketiga dalam video di bawah ini: 



(rap/rap)

TOPIK TERKAIT

ARTIKEL TERKAIT

TERPOPULER

Bangganya, Vino G. Bastian Sang Putri Raih Medali di Singapore International Math Olympiad Challenge

Parenting Annisa Karnesyia

Ciri Kepribadian Orang Santai dan Menyenangkan untuk Diajak Berteman Menurut Piskologi

Mom's Life Annisa Karnesyia

Hukum Suami Menafkahi Keluarga dari Uang Judi Slot, Begini Pandangan Islam

Mom's Life Arina Yulistara

3 Cara Membuat Ayam Crispy agar Tidak Lembek dan Renyah Tahan Lama

Mom's Life Amira Salsabila

Kini Berusia 13 Th, Ini Potret Pangeran George Calon Raja Inggris di Masa Depan

Parenting Annisa Karnesyia

REKOMENDASI
PRODUK

TERBARU DARI HAIBUNDA

Aturan Minum Asam Folat untuk Program Hamil, Kapan dan Berapa Dosisnya?

Bangganya, Vino G. Bastian Sang Putri Raih Medali di Singapore International Math Olympiad Challenge

Hukum Suami Menafkahi Keluarga dari Uang Judi Slot, Begini Pandangan Islam

Ciri Kepribadian Orang Santai dan Menyenangkan untuk Diajak Berteman Menurut Piskologi

3 Cara Membuat Ayam Crispy agar Tidak Lembek dan Renyah Tahan Lama

FOTO

VIDEO

DETIK NETWORK