sign up SIGN UP search


kehamilan

6 Manfaat Mengikuti Kelas Ibu Hamil, Bunda Perlu Tahu

Annisa Afani Senin, 02 Nov 2020 17:03 WIB
Future parents. Happy expecting couple hugging and smiling while standing near the window at home, free space caption
Jakarta -

Beberapa ibu mungkin menganggap kelas ibu hamil hanya membuang-buang waktu. Padahal kelas ibu hamil penting lho Bunda karena memberikan banyak manfaat.

Melansir laman Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Republik Indonesia, kelas ibu hamil adalah kelompok belajar ibu-ibu hamil dengan usia kehamilan antara 20-32 minggu. Di kelas ini, ibu hamil akan belajar bersama tentang kesehatan ibu hamil hingga perawatan bayi baru lahir, penyakit menular, dan akte kelahiran.

Mereka akan diskusi dan tukar pengalaman tentang kesehatan ibu dan bayi secara menyeluruh dan sistematis. Kelas ibu hamil biasanya difasilitasi oleh bidan atau tenaga kesehatan.


Dikutip dari NHS, di kelas ibu hamil, mereka bisa bertemu dengan beberapa orang yang akan merawat Bunda selama persalinan dan setelah melahirkan. Ibu hamil juga bisa mendiskusikan rencana dan kekhawatiran dengan profesional atau ibu lainnya.

Kelas ibu hamil juga merupakan cara yang baik untuk berteman dengan ibu lainnya yang sedang mengandung. Pertemanan ini bisa membantu ibu melewati beberapa bulan pertama dengan bayi mereka.

Kapan harus mengikuti kelas ibu hamil?

Sebelum mengikuti kelas ibu hamil, Bunda sebaiknya memikirkan apa yang ingin didapat, sehingga dapat menemukan jenis kelas yang paling cocok. Bertanyalah sejak awal kehamilan agar bisa mendapatkan kelas sesuai yang dibutuhkan kepada komunitas bidan, dokter umum, atau teman yang pernah mengikuti kelas ini.

Bunda mungkin bisa ikut kelas pengantar tentang perawatan bayi di awal kehamilan, tapi sebagian besar kelas ibu hamil dimulai sekitar 8-10 minggu sebelum bayi lahir atau ketika ibu hamil mengandung di usia sekitar 30-32 minggu.

Jika Bunda diperkirakan memiliki anak kembar, sebaiknya mulai kelas saat hamil 24 minggu. Itu karena bayi kembar lebih mungkin lahir lebih awal.

Frekuensi pertemuan kelas ibu hamil tergantung kesepakatan antara peserta dengan fasilitator. Ada yang seminggu sekali atau lebih lama lagi, dengan durasi pertemuan rata-rata sekitar 2 jam di pagi atau sore hari.

Sementara itu, jenis topik yang biasanya dibahas atau dipelajari dalam kelas ibu hamil berbagai macam, di antaranya:

  • Kesehatan selama kehamilan, termasuk pola makan sehat
  • Olahraga untuk membuat ibu hamil tetap bugar dan aktif selama kehamilan
  • Apa yang terjadi selama persalinan dan kelahiran
  • Mengatasi persalinan dan informasi tentang berbagai jenis pereda nyeri
  • Bagaimana membantu diri sendiri selama persalinan dan kelahiran
  • Teknik relaksasi
  • Informasi tentang berbagai jenis kelahiran dan intervensi medis
  • Cara merawat bayi, termasuk menyusui
  • Kesehatan setelah melahirkan

Manfaat kelas ibu hamil

Ada beberapa manfaat yang dapat ibu hamil peroleh dengan mengikuti kelas ibu hamil, Bunda. Merangkum dari laman Kemenkes dan Very Well Family, berikut ini manfaatnya:

1. Dapat konsultasi lebih awal

Biasanya ibu hamil sering kali tidak melakukan pemeriksaan prenatal pertama sampai trimester pertama hampir berakhir, Bunda. Hal ini dapat membuat ibu hamil tidak tahu apa-apa tentang banyak topik yang sangat penting yang perlu dibahas lebih awal dalam kehamilan.

"Kelas kehamilan dini adalah titik awal yang bagus," kata pendidik persalinan, Robin Elise Weiss.

2. Mempelajari kehamilan lebih dini

Dengan mengikuti kelas ibu hamil, maka dapat mempelajari bagaimana bayi berkembang dan membuat kehamilan jadi menyenangkan dengan lebih dini, Bunda.

Untuk hal-hal yang mendasar mungkin informasinya dapat ibu hamil temukan dan pahami dari berbagai sumber. Namun dengan mendengarkan informasi secara langsung di kelas ibu hamil akan sangat membantu.

Cara ini juga bagus untuk melibatkan pasangan sejak dini. Ini juga menjadi waktu yang tepat untuk mengajukan pertanyaan kepada dokter atau bidan, seperti apakah boleh berhubungan seks saat hamil.

3. Paham cara menjaga keamanan saat hamil

Kelas ibu hamil yang diikuti sejak awal kehamilan sangat bagus untuk mengetahui hal mendasar agar aman selama kehamilan, Bunda. "Ibu hamil juga akan mengetahui hal lainnya, seperti vitamin prenatal untuk memperkuat kandungan," kata Weiss.

4. Bersosialisasi

Menemukan orang lain dan bersosialisasi sejak dini adalah cara yang bagus untuk berbagi pengalaman. "Sangat menyenangkan memiliki beberapa wanita lain untuk dihubungi ketika pasangan Anda sangat lelah mendengar tentang setiap detail kehamilan," tutur Weiss.

5. Mengetahui standar nutrisi kehamilan

Kelas ibu hamil menjadi tempat yang bagus dan tepat untuk belajar tentang nutrisi dan olahraga khusus selama kehamilan, Bunda. Selain itu, ini juga menjadi cara untuk memastikan bahwa ibu hamil mendapatkan informasi yang akurat untuk menepis beberapa informasi aneh yang mungkin ditemukan dari berbagai sumber.

6. Mendapat Informasi lengkap

Materi yang diberikan selama mengisi kelas ibu hamil akan dibahas secara menyeluruh dan terencana sesuai pedoman, yakni mengenai kehamilan, hingga pembuatan akte kelahiran bayi. Selain itu, penyampaian materi pun akan diberikan dengan lebih komprehensif dari ahlinya.

Selain itu, kelas ibu hamil dilakukan secara interaktif, Bunda. Dengan begitu, ibu hamil dan petugas kesehatan bisa saling berkomunikasi saat pembahasan materi dilaksanakan.

Nah, Bunda bisa menemukan beberapa kelas ibu hamil di beberapa lokasi. Kadang rumah sakit atau klinik kelahiran setempat juga menawarkan kelas ibu hamil.

Sebelum pandemi COVID-19, banyak kelas ibu hamil dilakukan secara tatap muka, namun kini banyak kelas kehamilan virtual yang tetap terhubung dengan dokter, bidan. Meski berbeda dengan pertemuan tatap muka, kelas online ibu hamil masih bisa efektif dan bermanfaat.

"Meskipun pengalaman prenatal Anda mungkin tidak seperti yang Anda rencanakan, ada banyak cara untuk terhubung dan mendapatkan informasi dengan aman," kata obgyn di Providence Saint John's Health Center di california, Mia Di Julio, dikutip dari Parents.

Mia pun mendorong setiap keluarga untuk secara kreatif memanfaat sumber daya yang tersedia dan memelihara komunikasi aktif dengan dokter atau bidan untuk mendukung kehamilan dan proses persalinan. Kelas ibu hamil setidaknya akan membantu mereka merasa sedikit lebih siap untuk menyambut si kecil ke dunia. Selain itu, juga dapat menekan angka kematian ibu (AKI) dan angka kematian bayi (AKB).

Semoga informasi ini membantu ya, Bunda.

Bunda, simak juga yuk penjelasan untuk menghindari preeklampsia bagi ibu hamil dalam video berikut:

[Gambas:Video Haibunda]



(AFN/jue)
Share yuk, Bun!

Rekomendasi