sign up SIGN UP search


kehamilan

Dear Calon Orang Tua Baru, Yuk Kenali Tanda-tanda Hamil di Sini

Rahmi Sarifa Rabu, 10 Feb 2021 16:15 WIB
Peningkatan denyut jantung
ilustrasi test pack caption

Peningkatan denyut jantung

Sekitar minggu 8 hingga 10, jantung Bunda mungkin mulai memompa lebih cepat dan lebih keras. Palpitasi dan aritmia adalah umum dalam kehamilan. Hal tersebut biasanya terjadi karena hormon.

Perubahan awal pada payudara: kesemutan, sakit, tumbuh

Perubahan payudara dapat terjadi antara minggu 4 dan 6. Bunda cenderung mengembangkan payudara yang lembut dan bengkak karena perubahan hormon. Hal tersebut kemungkinan akan hilang setelah beberapa minggu ketika tubuh Bunda telah menyesuaikan diri dengan hormon. Perubahan puting dan payudara juga dapat terjadi sekitar minggu ke-11. Hormon terus menyebabkan payudara Bunda tumbuh. Areola area di sekitar puting susu dapat berubah menjadi warna yang lebih gelap dan tumbuh lebih besar.

Perubahan suasana hati

Kadar estrogen dan progesteron Bunda akan tinggi selama kehamilan. Peningkatan ini dapat mempengaruhi suasana hati Bunda dan membuat Bunda lebih emosional atau reaktif dari biasanya. Perubahan suasana hati adalah umum selama kehamilan dan dapat menyebabkan perasaan depresi, lekas marah, kecemasan, dan euforia.


Sering buang air kecil dan inkontinensia

Selama kehamilan, tubuh Bunda meningkatkan jumlah darah yang dipompanya. Ini menyebabkan ginjal memproses lebih banyak cairan dari biasanya, yang menyebabkan lebih banyak cairan di kandung kemih Bunda. Hormon juga memainkan peran besar dalam kesehatan kandung kemih. Bunda mungkin menemukan diri Bunda berlari ke kamar mandi lebih sering atau tidak sengaja bocor.

Morning sickness

Mual dan morning sickness biasanya berkembang sekitar minggu 4 hingga 6. Meskipun disebut morning sickness, itu bisa terjadi kapan saja pada siang atau malam hari. Tidak jelas persis apa yang menyebabkan mual dan penyakit pagi, tetapi hormon dapat memainkan peran.

Sensitivitas bau

Sensitivitas bau adalah salah satu gejala kehamilan dini. Meski demikian masih sedikit bukti ilmiah tentang sensitivitas bau selama trimester pertama. Namun hal ini bisa saja penting, karena sensitivitas bau dapat memicu mual dan muntah. Selain itu, sensitivitas bau juga dapat menyebabkan ketidaksukaan yang kuat untuk makanan tertentu.

(som/som)
HALAMAN :
ARTIKEL SELANJUTNYA
Share yuk, Bun!

Rekomendasi