HaiBunda

KEHAMILAN

Penyebab Janin dalam Kandungan Buang Air Besar, Simak Juga Risiko Bahayanya

Annisa Karnesyia   |   HaiBunda

Minggu, 10 Oct 2021 08:30 WIB
Penyebab janin BAB dalam kandungan/ Foto: iStock
Jakarta -

Bayi baru lahir buang air besar adalah wajar. Tapi gimana kalau bayi dalam kandungan sudah buang air besar ya, Bunda?

Faktanya, janin dalam kandungan memang bisa buang air besar lho. Dilansir Parents, sekitar 12 hingga 20 persen bayi akan buang air besar sebelum lahir.

Menurut sebuah ulasan di National Center for Biotechnology Information (NCBI) tahun 2020, ketika kelahiran melewati tanggal jatuh tempo, jumlah kejadian ini akan meningkat menjadi sekitar 40 persen. Namun, buang air besar di dalam rahim jarang terjadi pada bayi prematur.


Kotoran pertama bayi baru lahir dikenal dengan nama mekonium. Mekonium sudah diproduksi di usus bayi sebelum lahir atau sekitar usia 12 minggu kehamilan. Tekstur mekonium kental dan lengket dengan warna kehitaman atau hijau tua.

Foto: haibunda.com/Mia Kurnia Sari

"Mekonium terdiri dari sel-sel di usus, lanugo (bulu halus pada bayi lahir), lendir, cairan ketuban, empedu, dan air," ujar Bradley Howard Kessler, MD, Direktur Gastroenterologi Pediatrik di Good Samaritan Hospital Medical Center, New York.

Sebagian besar bayi akan mengeluarkan mekonium ini di hari pertama kehidupannya. Namun, mekonium yang bercampur air ketuban terkadang bisa keluar saat bayi masih di dalam kandungan. Kondisi ini dikaitkan dengan kondisi janin yang mengalami stres di dalam kandungan.

Secara umum, janin akan menyimpan kotorannya di plasenta. Jadi, selama kehamilan tidak ada kotoran janin yang menetap di luar plasenta atau sekitar tubuh bayi.

Kotoran janin yang dikeluarkan tubuh biasanya juga dalam bentuk urine. Tapi, ada juga janin yang terkadang buang air besar sebelum dilahirkan.

Janin yang buang air besar bisa menimbulkan kekhawatiran bila dia sampai menghirup kotoran dan cairan ketuban, Bunda. Beberapa gangguan kesehatan bisa muncul, seperti masalah pernapasan.

Sebenarnya, sebagian besar mekonium terdiri dari air dan tidak menyebabkan infeksi rahim atau mengembangkan efek buruk pada janin. Namun, 4 hingga 10 persennya dapat menjadi sindrom aspirasi mekonium (SAM).

Lalu seberapa bahaya sindrom aspirasi mekonium (SAM) ini pada bayi belum lahir? Baca halaman berikutnya ya, Bunda.

Simak juga 5 fashion item bumil agar selalu nyaman beraktivitas, dalam video berikut:

(ank/rap)
BAHAYA SINDROM ASPIRASI MEKONIUM PADA BAYI BARU LAHIR

BAHAYA SINDROM ASPIRASI MEKONIUM PADA BAYI BARU LAHIR

Halaman Selanjutnya

Simak video di bawah ini, Bun:

5 Tips Pantau Perkembangan Janin, Perhatikan Gerakannya, Bun...

TOPIK TERKAIT

ARTIKEL TERKAIT

TERPOPULER

7 Cara Mengenali Atasan dengan EQ Tinggi dari Sikapnya di Tempat Kerja

Mom's Life Arina Yulistara

5 Potret Menggemaskan Arya Anak Anggika Bolsterli yang Baru Ultah Pertama

Parenting Annisa Karnesyia

3 Cara Membuat Tempe Goreng Tepung Renyah dan Tahan Lama Meski Sudah Dingin

Mom's Life Amira Salsabila

200 Pertanyaan Lomba Cerdas Cermat seputar Kemerdekaan 17 Agustus 2026, Soal Tingkat SD-SMP

Parenting Annisa Karnesyia

5 Kebiasaan Ini Bisa Melatih Kecerdasan EQ di Tempat Kerja

Mom's Life Amira Salsabila

REKOMENDASI
PRODUK

TERBARU DARI HAIBUNDA

Ciri Kepribadian EQ Tinggi yang Membedakannya dari Kebanyakan Orang Menurut Psikologi

Mengenal Apa Itu Gummy Bear Mom, Pola Asuh yang Tidak Batasi Makanan Anak Secara Ketat

5 Potret Menggemaskan Arya Anak Anggika Bolsterli yang Baru Ultah Pertama

7 Cara Mengenali Atasan dengan EQ Tinggi dari Sikapnya di Tempat Kerja

5 Kebiasaan Ini Bisa Melatih Kecerdasan EQ di Tempat Kerja

FOTO

VIDEO

DETIK NETWORK