sign up SIGN UP search


kehamilan

10 Pekerjaan yang Tak Boleh Dilakukan Ibu Hamil Muda, Termasuk Bersihkan Kotoran Hewan

Tim HaiBunda   |   Haibunda Selasa, 10 May 2022 13:30 WIB
Ilustrasi Bunda Hamil caption
Jakarta -

Fase trimester awal kehamilan merupakan masa-masa yang amat rentan dengan keguguran. Para Bunda yang sedang memasuki fase tersebut dianjurkan untuk berhati-hati dalam beraktivitas. Sebab, ada beberapa pekerjaan yang tidak boleh dilakukan ibu hamil muda.

Sayangnya, berbagai pekerjaan tersebut masih kerap dilakukan oleh sebagian ibu karena ketidaktahuannya tentang maksud dari anjuran yang dimaksud. Atau, dalam kehidupan urban, aktivitas ini tetap dilakukan karena memang bagian dari kehidupan ibu hamil itu sendiri.

Anjuran-anjuran ini sebenarnya bersifat baik, Bun karena ada bahan/akibat/bakteri-virus berbahaya yang terkandung di dalam para aktivitas ini. Sepuluh pekerjaan berikut misalnya yang memang dianjurkan tidak dilakukan oleh ibu hamil karena dikhawatirkan akan terjadi keguguran.


banner janin aktif di sebelah kiriFoto: haibunda.com/novita rizki

1. Mengangkat beban berat

Salah satu tips sehat ibu hamil muda yang penting dilakukan adalah tidak mengangkat beban yang berat. Kerap kali ibu hamil muda melakukan berbagai pekerjaan yang dikira ringan, seperti mengangkat tabung gas, menggotong ember berisi cucian basah, atau mengganti galon air pada dispenser.

Padahal, aktivitas tersebut berisiko menyebabkan kontraksi yang pada akhirnya akan memicu kelahiran prematur ataupun keguguran janin. Selain itu, aktivitas yang mungkin dirasa ringan tersebut juga dapat memicu sakit punggung. Bagi para Bunda muda, pekerjaan tersebut sebaiknya diserahkan kepada orang lain ya.

2. Mengecat dinding kamar anak

Pantangan untuk ibu hamil muda yang berikutnya adalah melakukan aktivitas yang melibatkan cat dalam jumlah banyak. Baik itu mengecat dinding kamar anak, melukis, ataupun mengecat perabot dan benda-benda lainnya.

Ini karena cat dalam jumlah banyak mengandung bahan-bahan kimia berbahaya yang dapat ikut terhirup kala melakukannya. Bahan-bahan kimia inilah yang dapat berakibat buruk pada janin. Akan lebih baik bila kegiatan mengecat dilakukan setelah melahirkan atau meminta bantuan orang lain.

3. Mengepel lantai

Meski terkesan sepele, mengepel lantai dapat amat berbahaya bagi para ibu muda. Posisi yang dilakukan ibu hamil pada saat mengepel dapat memberikan tekanan tambahan pada janin sehingga akan menambah risiko keguguran.

Selain itu, kegiatan mengepel yang berulang-ulang juga dapat menimbulkan sakit pinggang saat hamil muda, serta peradangan pada syaraf siatik. Tak hanya itu, genangan air sabun pada keramik juga berisiko menyebabkan ibu hamil tergelincir dan jatuh.

4. Naik turun tangga dalam jumlah banyak

Aktivitas yang mengharuskan naik turun tangga sebaiknya dihindari oleh para ibu muda. Sebab, dengan bertambahnya berat badan selama masa kehamilan, keseimbangan ketika berdiri atau berjalan akan lebih mudah terganggu, terutama ketika naik turun tangga.

Hal ini akan makin parah bila ibu hamil memiliki riwayat anemia, yang bisa mengakibatkan pusing saat naik atau turun tangga. Untuk itu, sebaiknya gunakan elevator atau eskalator saat akan berpindah lantai. Apabila kamar tidur ibu hamil berada di lantai atas, ada baiknya juga untuk pindah dan tidur di lantai bawah untuk sementara waktu.

5. Memakai sepatu high heels

Layaknya naik turun tangga, memakai high heels atau sepatu hak tinggi juga sebaiknya dihindari selama hamil muda. Keseimbangan yang mudah terganggu akan menyebabkan risiko terjatuh saat memakai high heels menjadi lebih tinggi. Untuk ibu hamil muda yang masih mau tampil fashionable, bisa diakali dengan memakai sepatu flat kala beraktivitas.

Pregnant woman drinking milk on a sofaIlustrasi ibu hamil muda/ Foto: Getty Images/baona

6. Interaksi langsung dengan produk kimia

Segala kegiatan yang melibatkan penggunaan zat-zat kimia berbahaya juga merupakan pekerjaan yang tidak boleh dilakukan ibu hamil muda. Contohnya seperti penggunaan cairan pembersih toilet, penggunaan spray pengharum ruangan, anti-serangga, hingga cairan disinfektan.

Bahan kimia pada produk-produk tersebut dapat menguap dan terhirup secara tidak sengaja. Hal ini pada akhirnya akan menjadi racun dan berakibat fatal pada persalinan, seperti bayi yang terlahir dengan kondisi cacat tertentu.

7. Tidur telentang

Percaya atau tidak, tidur dengan posisi telentang merupakan hal yang tidak dianjurkan bagi para ibu hamil. Bahaya tidur telentang untuk hamil muda diantaranya adalah dapat menekan pembuluh darah utama. Hal ini kelak akan mengganggu pasokan darah yang mengalir ke janin.

Selain itu, posisi tidur telentang bagi ibu hamil dapat mengakibatkan beberapa gangguan kesehatan lainnya, seperti mudah pusing, ambeien, serta nyeri otot. Adapun jika ibu hamil terbangun dalam posisi telentang, hal tersebut masih dapat dimaklumi. Bagaimanapun, kebiasaan mengubah posisi saat tidur merupakan hal alami yang sulit dihindari.

8. Berolahraga berat

Bagi ibu yang sedang hamil di trimester pertama, kegiatan berolahraga sebetulnya dianjurkan selama tidak berisiko tinggi untuk terjatuh. Beberapa jenis olahraga yang dilarang untuk ibu hamil muda, di antaranya adalah bersepeda, berkuda, ski, selancar air, dan olahraga lain dengan intensitas tinggi.

Ada pun jenis-jenis olahraga yang direkomendasikan di antaranya adalah yoga, jalan santai, dan berenang. Berbagai jenis olahraga ini dapat membantu meredakan stress, melatih peregangan otot, serta melancarkan pernapasan yang kelak akan membantu proses persalinan.

9. Membersihkan kandang hewan

Kondisi kehamilan membuat seorang ibu rawan terkena penyakit toksoplasmosis. Seperti yang Bunda tahu toksoplasmosis merupakan penyakit yang disebabkan oleh parasit Toksoplasma gondii. Parasit ini menular kepada manusia melalui perantara kotoran hewan peliharaan, seperti kucing atau anjing.

Toksoplasmosis merupakan penyakit yang berbahaya jika menyerang ibu hamil. Pasalnya, penyakit ini menyerang fungsi otak dan syaraf pada janin.

Ibu hamil yang terkena toksoplasmosis berisiko melahirkan bayi dengan cacat bawaan pada otak atau jaringan mata. Selain itu, penyakit tersebut juga bisa menjadi penyebab keguguran.

10. Berdiri terlalu lama

Ibu hamil muda yang berdiri dalam waktu yang relatif lama bisa berakibat buruk pada calon Si Kecil. Sebab aktivitas ini bisa menyebabkan nyeri pada pergelangan kaki dan punggung akibat banyaknya tekanan yang diterima saat berdiri. Untuk mengakalinya, ibu hamil bisa menyelingi kegiatan yang butuh berdiri dalam waktu lama dengan sambil duduk sebentar.

Itulah tadi 10 macam pekerjaan yang tidak boleh dilakukan ibu hamil muda. Aktivitas-aktivitas di atas disarankan untuk dihindari atau tidak usah dilakukan sama sekali demi kesehatan Si Kecil dalam kandungan (PK)

Simak juga video berikut mengenai manfaat ikan untuk ibu hamil.

[Gambas:Video Haibunda]



(ziz/ziz)
kehamilan
Kehamilan Trimester 1 Ketahui perkembangan kehamilan Trimester 1 setiap minggu. Cek Yuk arrow-right
Share yuk, Bun!
Menanti kelahiran Si Kecil dengan arti nama bayi yang pas untuknya nanti hanya di Aplikasi HaiBunda!
Rekomendasi
Ikuti perkembangan kehamilan Bunda setiap minggunya di Aplikasi HaiBunda yuk, Bun!