KEHAMILAN
Tes Rahim Ini Bantu Cegah Keguguran di Awal Kehamilan, Begini Cara Kerjanya
Annisa Karnesyia | HaiBunda
Sabtu, 23 Aug 2025 10:00 WIBKeguguran adalah hilangnya kehamilan sebelum janin berkembang sempurna. Setiap perempuan dapat berisiko mengalami keguguran, Bunda.
Perlu diketahui, sekitar satu dari enam kehamilan mengalami keguguran dan sebagian besar terjadi sebelum usia kehamilan 12 minggu. Setiap keguguran dapat meningkatkan risiko terjadinya keguguran di kehamilan berikutnya.
Keguguran di awal kehamilan sebenarnya dapat dicegah dengan meminimalisir faktor risiko. Baru-baru ini, studi bahkan menemukan tes rahim yang diklaim bisa mencegah keguguran di trimester pertama.
Hingga saat ini, sebagian besar penelitian hanya berfokus pada kualitas embrio yang dikaitkan sebagai penyebab keguguran. Bidang kedokteran reproduksi masih mendalami kemungkinan penyebab lainnya dari lapisan rahim.
Kini, studi terbesar di bidang kedokteran telah menemukan bahwa proses abnormal pada lapisan rahim dapat menjelaskan kenapa perempuan dapat mengalami keguguran. Temuan ini dapat membuka jalan bagi pengobatan baru untuk mencegah keguguran.
Studi tentang tes rahim untuk cegah keguguran
Dilansir The Guardian, studi terbaru ini menganalisis sekitar 1.500 biopsi dari lebih 1.300 perempuan. Peneliti menemukan bahwa proses biologis yang disebut reaksi desidua (mempersiapkan rahim untuk kehamilan), sering kali tidak berfungsi dengan baik pada perempuan dengan riwayat keguguran.
Nah, ketika reaksi desidua tidak sepenuhnya aktif, terciptalah lingkungan yang tidak stabil. Meski masih memungkinkan embrio untuk menempel di dinding rahim, kondisi ini dapat meningkatkan risiko perdarahan dan keguguran dini.
Respons abnormal pada lapisan rahim berulang di sepanjang siklus menstruasi pada beberapa perempuan juga ditemukan, Bunda. Hal ini menunjukkan penyebab risiko keguguran yang konsisten, terukur, dan berpotensi dapat dicegah.
Berdasarkan penelitian, tim lalu mengembangkan tes diagnostik untuk mengukur sinyal molekuler dari reaksi desidua yang sehat atau disfungsional. Tes ini telah diujicoba di Coventry, Inggris, dan telah mendukung perawatan lebih dari 1.000 pasien.
Kisah Bunda berhasil hamil usai menjalani tes rahim
Salah satu perempuan yang ditawari tes baru ini adalah Holly Milikouris. Ia mendapatkan kehamilan setelah mengalami lima kali keguguran. "Kami merasa kehilangan arah dan mulai menerima kenyataan bahwa saya mungkin tidak akan pernah berhasil hamil," ujarnya.
"Perawatan yang biasanya dapat membantu perempuan yang pernah mengalami keguguran tidak berhasil bagi kami dan setiap kali kami mencoba lagi, kami merasa seperti mempertaruhkan nyawa bayi kami."
Tes rahim ini mengungkapkan bahwa lapisan rahim Milikouris tidak siap untuk kehamilan. Setelah perawatan, ia dan suaminya, Chris, dikaruniai dua anak yang sehat, Bunda.
"Kesempatan untuk mengikuti uji coba ini mengubah hidupnya. Untuk pertama kalinya, hasil biopsi saya normal, dan kami berhasil hamil bukan hanya satu, tetapi dua kali," ungkap Milikouris.
Direktur penelitian di Tommy's, Dr. Jyotsna Vohra, mengatakan bahwa perempuan yang mengalami trauma dan kehancuran akibat keguguran berulang terlalu sering ditinggalkan tanpa jawaban. Tes ini diharapkan bisa membantu banyak perempuan untuk hamil setelah keguguran.
"Tes ini dapat membuka jalan tidak hanya untuk menjelaskan beberapa kasus, tetapi yang lebih penting lagi, untuk perawatan yang dapat mencegah keguguran di masa mendatang," ujar Vohra.
Demikian tes rahim yang dapat bantu mencegah keguguran di awal kehamilan. Semoga informasi ini bermanfaat ya.
Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!
(ank/rap)Simak video di bawah ini, Bun:
Kenali 7 Ciri Keguguran Saat Hamil Muda dan Cara Mencegahnya
TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
5 Cara Cegah Kehamilan Berisiko, Sering Konsultasi dengan Dokter ya Bun
Ketahui Tingkat Kesuburan dan Peluang Hamil di Setiap Usia Wanita
Kisah 3 Bunda Keguguran Berkali-kali, Punya Rahim Ganda & 6 Kali Kehilangan Janin
Bunda Ingin Hamil Lagi Setelah Keguguran? Ini Saran Dokter
TERPOPULER
Terpopuler: Potret Anggun Bersama Kirana Putrinya yang Sudah Gadis
Lindsay Lohan Kenang Perjalanan Hidup Jadi Aktris Cilik, Ungkap Suka Dukanya
Lucu dan Kompaknya Dua Anak Nadine Chandrawinata, Bikin Gemas
Cara Mengenali Seseorang Punya Kepercayaan Diri Tinggi dari Kebiasaan Sehari-hari
Tes Darah Berpotensi Jadi Cara Baru untuk Mendeteksi Alzheimer
REKOMENDASI PRODUK
7 Rekomendasi Curling Iron Terbaik, Cocok untuk Styling Rambut Sehari-hari
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
5 Rekomendasi Panci Kukus Dandang Bakso yang Bagus
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
5 Rekomendasi Botol Minum Tali Panjang untuk Anak TK, Awet & Mudah Dibersihkan
Nadhifa FitrinaREKOMENDASI PRODUK
7 Rekomendasi Sendok Panci dan Centong Stainless Steel yang Bagus
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
5 Contoh Name Tag MPLS untuk PAUD, SD, SMP, dan SMA yang Kreatif
Nadhifa FitrinaTERBARU DARI HAIBUNDA
5 Kebiasaan Orang dengan IQ Tinggi, Terkadang Sering Dipandang Aneh
Terpopuler: Potret Anggun Bersama Kirana Putrinya yang Sudah Gadis
Lindsay Lohan Kenang Perjalanan Hidup Jadi Aktris Cilik, Ungkap Suka Dukanya
Lucu dan Kompaknya Dua Anak Nadine Chandrawinata, Bikin Gemas
Tes Darah Berpotensi Jadi Cara Baru untuk Mendeteksi Alzheimer
FOTO
VIDEO
DETIK NETWORK
-
Insertlive
Dituding Sering Datangi Gunung Kawi demi Awet Muda dan Kaya Raya, Luna Maya Merespons
-
Beautynesia
INFINITE Akan Menyapa Penggemar Lewat Tur Fan Meeting Asia
-
Female Daily
Simpel tapi Manis, Ini 6 Potret Maternity Shoot Shenina Cinnamon dan Angga Yunanda!
-
CXO
GOT7 Rilis Album Baru, Persiapan Harus Lewat Video Call Karena Hal Ini
-
Wolipop
Potret Aktor China yang Kini Jualan Sayur di Kampung karena Tergerus AI
-
Mommies Daily
7 Posisi Seks yang Ternyata Nggak Semudah di Film, Sering Gagal Dilakukan Pasangan