HaiBunda

MENYUSUI

Bukan Tanda Hamil, Ternyata Ini Penyebab Ibu Menyusui Tidak Menstruasi

Ratih Wulan Pinandu   |   HaiBunda

Rabu, 27 Nov 2019 08:23 WIB
Ibu menyusui tidak menstruasi/Foto: iStock
Jakarta -

Ibu menyusui seringkali dihinggapi kekhawatiran, karena tidak mendapatkan menstruasi selama berbulan-bulan. Ketakutan hamil kembali pun pasti menghantui, karena haid tak kunjung tiba ya, Bun.

Ternyata, hal tersebut bukan tanda-tanda Bunda sedang hamil kembali. Melansir dari Health Direct, ibu yang baru melahirkan dan menyusui anaknya mungkin tidak akan mengalami menstruasi selama berbulan-bulan. Ini bisa disebabkan karena hormon yang memproduksi susu dan prolaktin, menghentikan periode ovulasi, yang membuat haid tak datang.

Hal yang sama diungkap spesialis laktasi dan koordinator bank susu di BC Women's Hospital di Vancouver, Frances Jones. Menurutnya, ibu yang menyusui eksklusif tidak akan mendapatkan menstruasi selama beberapa bulan setelah melahirkan.


Tapi, jika Bunda menyusui secara eksklusif di mana jadwal memberi ASI dilakukan siang dan malam, jadwal menstruasi akan kembali normal sebelum satu tahun.

Sebenarnya, ada banyak faktor yang menentukan kapan menstruasi akan kembali ketika Bunda sedang menyusui. Di antaranya seperti seberapa sering memberi ASI melalui botol susu pada bayi, bagaimana cara tubuh merespons perubahan hormon, serta berapa sering dan berapa lama bayi menyusu.

Ibu menyusui tidak menstruasi/Foto: iStock

Jika bayi hanya diberi ASI dengan botol, Bunda mungkin akan mengalami menstruasi setelah melahirkan. Periode menstruasi tidak akan kembali terutama jika Bunda masih menyusui.

Nah, ketika Bunda mulai mengurangi durasi menyusui, biasanya menstruasi akan kembali normal seperti sedia kala. Bunda biasanya akan mendapatkan bercak atau perdarahan ringan pada awalnya.

Periode menstruasi tidak akan berimbas pada menurunnya produksi ASI. Jadi teruslah menyusui selama dan sesering yang bayi inginkan.

Tapi, pada beberapa wanita dijumpai kasus penurunan sementara jumlah ASI tepat sebelum haid, atau selama beberapa hari periode menstruasi berlangsung. Tetapi ASI akan kembali meningkat ketika hormon Bunda kembali normal.

"Kebanyakan ibu tidak akan melihat perubahan dalam pasokan ASI mereka ketika kembali menstruasi,"jelas Nathalies Pambrun, wakil presiden Asosiasi Bidan Kanada dikutip dari Todays Parent.

"Namun, beberapa wanita merasa bahwa puting mereka lebih sensitif pada saat ovulasi, sementara yang lain melaporkan suplai ASI sedikit lebih rendah pada hari mereka mengalami menstruasi. Mereka juga memperhatikan bahwa bayi mereka sedikit lebih rewel, karena mereka tidak mendapatkan ASI sebanyak yang biasa mereka dapatkan," pungkasnya.

Simak juga nih, Bun, penjelasan di bawah ini mengapa menstruasi tidak teratur!

(rap/rdn)

TOPIK TERKAIT

ARTIKEL TERKAIT

TERPOPULER

9 Ciri Kepribadian Orang yang Suka Aktifkan Mode Silent di HP Menurut Psikologi

Mom's Life Azhar Hanifah

Cara Nabi Muhammad Rayakan Lebaran, Ternyata Tak Ada Tradisi Bagi THR

Mom's Life Annisa Karnesyia

10 Sifat Langka yang Menjadi Ciri Suami Terbaik Menurut Psikolog

Mom's Life Arina Yulistara

10 Foto Artis Bagikan Hasil USG Kehamilan, Warganet Ikut Terharu

Kehamilan Annisa Karnesyia

Bukan Sekadar Malu, Psikologi Sebut 3 Faktor Orang Memilih Diam saat Kumpul Keluarga

Mom's Life Natasha Ardiah

REKOMENDASI
PRODUK

TERBARU DARI HAIBUNDA

Psikolog Ungkap 11 Ciri Kepribadian Anak yang Terlalu Dimanja di Masa Kecil

9 Ciri Kepribadian Orang yang Suka Aktifkan Mode Silent di HP Menurut Psikologi

Cara Nabi Muhammad Rayakan Lebaran, Ternyata Tak Ada Tradisi Bagi THR

10 Sifat Langka yang Menjadi Ciri Suami Terbaik Menurut Psikolog

10 Foto Artis Bagikan Hasil USG Kehamilan, Warganet Ikut Terharu

FOTO

VIDEO

DETIK NETWORK