HaiBunda

MENYUSUI

Bolehkah Minum Suplemen untuk Memperbanyak ASI Sejak Hamil?

Yuni Ayu Amida   |   HaiBunda

Kamis, 16 Jan 2020 11:00 WIB
Bolehkah Minum Suplemen untuk Memperbanyak ASI Sejak Hamil?/ Foto: iStock
Jakarta - Banyak hal yang mesti dipersiapkan wanita hamil sebelum menyambut bayinya lahir. Salah satunya melakukan upaya untuk memperbanyak produksi ASI.

Hal ini mungkin salah satu penyebab wanita hamil mengonsumsi suplemen atau ASI booster agar pasokan ASI-nya banyak. Tapi, apakah aman ibu hamil mengonsumsi suplemen ASI booster?


Barbara Mafnas, seorang konselor laktasi bersertifikat lokal di Sagua Managu, Guam, Amerika, sebenarnya ibu hamil tidak perlu mengonsumsi suplemen penambah ASI atau ASI booster.


"Tubuh wanita memulai laktogenesis sekitar 16 minggu kehamilan. Fondasi untuk produksi susu, kolostrum, dilepaskan ketika plasenta lepas. Progesteron dalam plasenta adalah apa yang membantu ibu tidak menyusui sampai melahirkan," ujar Mafnas, dilansir Neni And Me.

Lebih lanjut, Mafnas mengatakan bahwa ada hormon dalam tubuh yang membuat ibu hamil tidak memproduksi sebelum bayi lahir. Tubuh hanya mulai produksi ASI dua atau tiga hari sebelum melahirkan.

Bolehkah Minum Suplemen untuk Memperbanyak ASI Sejak Hamil?/ Foto: thinkstock


Jadi pada dasarnya, mengonsumsi apa pun saat hamil untuk membantu meningkatkan pasokan ASI tidak akan efektif. Mafnas menyarankan, cara terbaik untuk membangun persediaan ASI adalah dengan memulai permulaan yang baik. Salah satunya dengan skin to skin setelah bayi lahir.

"Jam emas mengacu pada 60 menit pertama setelah melahirkan, saat yang paling penting bagi seorang ibu untuk menggendong bayinya, skin to skin," jelas Mafnas.

Penelitian telah menunjukkan, bayi dilahirkan dengan respons tinggi. Ketika segera diletakkan di dada ibu mereka, mampu merangsang perilaku yang membantu memenuhi kebutuhan biologis dasar mereka, seperti menyusui.

Hal senada diungkapkan Tracy Donegan, seorang bidan dan penulis. Menurut Donegan, meski sebenarnya mengonsumsi suplemen ASI booster saat hamil tidak membahayakan ibu maupun janin, tapi tidak efektif dalam meningkatkan pasokan ASI. Daripada mengonsumsi suplemen penambah ASI, Donegan lebih menyarankan ibu hamil fokus terlebih dahulu pada perkembangan janin dengan mengonsumsi makanan sehat.

"Nutrisi yang baik adalah dasar dari kehamilan yang sehat, jadi jika ibu makan makanan sehat dengan meminimalkan makanan tidak bergizi, ibu tidak perlu konsumsi suplemen," tegas Donegan, dikutip dari Irish Times.


Simak juga cara pijat bayi agar ancar Bab, dalam video ini:

(yun/muf)

TOPIK TERKAIT

ARTIKEL TERKAIT

TERPOPULER

Niat Puasa 1-10 Muharram dan Qadha Ramadhan Lengkap Arab, Latin & Artinya

Mom's Life Azhar Hanifah

Kenapa Warga yang Tinggal di Negara Miskin jadi Bekerja Lebih Lama? Ini Faktanya

Mom's Life Amira Salsabila

Mengenal Apa Itu Aturan Parenting 5:1 untuk Anak, Bangun Kedekatan Emosional

Parenting Nadhifa Fitrina

9 Kebiasaan Bikin Seseorang Terlihat Insecure Tanpa Sadar Menurut Psikolog

Mom's Life Annisa Karnesyia

Potret Gracia Indri Bareng Keluarga di Belanda, Sang Anak Dipuji Mirip Ayah Bule Semua

Mom's Life Annisa Karnesyia

REKOMENDASI
PRODUK

TERBARU DARI HAIBUNDA

Cerita Ezzar Anak Sahrul Gunawan, Pernah Jual Mi Instan Rp30 Ribu Sebungkus di Pesantren Sekolah

Mengenal Apa Itu Aturan Parenting 5:1 untuk Anak, Bangun Kedekatan Emosional

Kenapa Warga yang Tinggal di Negara Miskin jadi Bekerja Lebih Lama? Ini Faktanya

Berapa IU Vitamin E yang Dibutuhkan untuk Ibu Hamil?

9 Kebiasaan Bikin Seseorang Terlihat Insecure Tanpa Sadar Menurut Psikolog

FOTO

VIDEO

DETIK NETWORK