HaiBunda

MENYUSUI

Penjelasan Dokter Mengapa Tidak Boleh Menyapih dengan Brotowali

Asri Ediyati   |   HaiBunda

Jumat, 28 Aug 2020 14:31 WIB
Penjelasan Dokter Mengapa Tidak Boleh Menyapih dengan Brotowali/ Foto: iStock
Jakarta -

Tak terasa waktu berjalan cepat. Waktu menyusui anak selama dua tahun pun tak terasa. Banyak Bunda mendadak mellow untuk menyapih anaknya. Namun, di sisi lain, Bunda perlu tega agar anak tak lagi menyusui.

Cara menyapih anak di Indonesia sendiri beragam. Salah satunya dengan brotowali, tanaman yang dikenal dengan rasa pahit yang luar biasa. Beberapa ibu masih mengoleskan jamu brotowali ini di areolanya agar terasa pahit dan bayi kapok untuk menyusui.

Pertanyaannya, apakah cara mengoleskan brotowali ini tepat dalam menyapih anak? Soal ini menurut dokter dan konselor laktasi dr.Ameetha Drupadi, CIMI, dalam menyapih sebaiknya Bunda jangan menggunakan brotowali.


Efeknya bukan karena berbahaya secara fisik melainkan psikologis anak. Ameetha bilang, memakai brotowali karena pahit berarti membohongi anak kalau ASI kita pahit. Alhasil, ini bakal berpengaruh ke mental anak sampai dewasa nanti.

"Jangan jadi tuh kita untuk menyapih anak sebisa mungkin jangan memberikan kebohongan, karena kalau kita mengolesi brotowali berarti kita kan membohongi anak bahwa ASI itu udah pahit. Akhirnya kita mengajari anak bohong sedari dini," ujarnya kepada HaiBunda.

Ameetha mengatakan, kita sebagai Bunda jangan lakukan itu hanya karena anak masih polos. Justru karena masih polos, mereka akhirnya percaya. Nah, bila suatu hari mereka tahu kebenarannya, akhirnya mereka menganggap bohong itu boleh.

Lalu, bagaimana cara tepat untuk menyapih anak? Dalam bukunya Mommyclopedia, dr.Meta Hanandita, Sp.A(K) menyebutkan bahwa menyapih anak itu dilakukan secara bertahap dan tidak bisa dilakukan dengan instan.

Beberapa minggu sebelum menyapih Bunda bisa ajak anak bicara rencana menyapih dan ulangi terus sampai anak mengerti.

Lalu, beri susu tapi jangan menawarkan. Bunda boleh menyusui si kecil saat meminta, tapi jangan menawarkan saat dia tidak meminta. Lalu, kurangi juga frekuensi menyusui.

Dengan begini, secara perlahan Bunda bakal sukses menyapih si kecil tanpa drama. Jadi, yang perlu ditekankan adalah jangan sampai bohongi anak ya, Bunda. Lakukan penyapihan dengan cinta dan rasa nyaman.

Simak juga cara aman cegah kehamilan bagi ibu menyusui:



(aci/rap)

TOPIK TERKAIT

ARTIKEL TERKAIT

TERPOPULER

Waktu Tidur yang Tepat Menurut Pakar, Ternyata Bukan Jam 9 Malam

Mom's Life Nadhifa Fitrina

7 Ciri Kepribadian Orang yang Suka Begadang, Lebih Kreatif dan Cerdas

Mom's Life Annisa Karnesyia

Ketahui Kafarat Suami Istri Berhubungan Intim saat Puasa Ramadhan

Mom's Life Arina Yulistara

Cara Membersihkan Lidah Bayi yang Putih, Bunda Perlu Tahu

Parenting Kinan

7 Tanda Ibu Hamil Dilarang Berpuasa

Kehamilan Tim HaiBunda

REKOMENDASI
PRODUK

TERBARU DARI HAIBUNDA

Cerita Dongeng Anak: 'Putri Salju dan 7 Kurcaci' dan Pesan Moralnya

7 Tanda Ibu Hamil Dilarang Berpuasa

7 Ciri Kepribadian Orang yang Suka Begadang, Lebih Kreatif dan Cerdas

Cara Membersihkan Lidah Bayi yang Putih, Bunda Perlu Tahu

Ketahui Kafarat Suami Istri Berhubungan Intim saat Puasa Ramadhan

FOTO

VIDEO

DETIK NETWORK