sign up SIGN UP search


menyusui

Bunda, Cek Ketahanan Menyimpan ASIP di Suhu Ruangan hingga Freezer

Asri Ediyati Jumat, 16 Oct 2020 18:45 WIB
Breastmilk in Breast milk storage bag and heart toy on pink weave rattan basket with white wooden background. Nutrition food for healthy baby with copy space for text. Bunda, Cek Ketahanan Menyimpan ASIP di Suhu Ruangan hingga Freezer/ Foto: iStock
Jakarta -

Seperti yang Bunda ketahui, Air Susu Ibu Perah (ASIP) sangat bermanfaat bagi ibu menyusui yang harus berpisah dengan bayinya untuk sementara waktu. Entah itu untuk pergi bekerja, ada acara yang mengharuskan ibu ke luar rumah, dan lain sebagainya.

Untuk itu, pengetahuan tentang penanganan dan penyimpanan ASI sangat penting bagi ibu menyusui. Ini sebagai bekal untuk keberhasilan menyusui dalam situasi ini.

Dalam protokol klinis yang disusun oleh Anne Eglash, Liliana Simon, dan The Academy of Breastfeeding Medicine, menyebutkan bahwa ASI adalah makanan segar dan hidup dengan banyak antioksidan, antibakteri, prebiotik, probiotik, dan peningkat kekebalan khasiat selain nutrisi.


Namun, nutrisi ASI bisa berubah ketika disimpan atau dibekukan. Akan tetapi, jika penyimpanan bagus dan Bunda tahu usia simpannya, maka nutrisi di ASIP tidak akan rusak.

"Meskipun beberapa di antaranya nutrisi dan sifat kesehatan berubah dengan penyimpanan. Namun, ada bukti bagus bahwa penyimpanan ASI bisa aman, memungkinkan pemberian nutrisi yang optimal pada anak saat menyusui," tulis Eglash.

Nah, bagaimana cara tahu usia simpan ASIP agar aman dan tidak rusak saat diberikan pada bayi? Berikut daftar usia simpan ASIP di suhu ruangan hingga freezer dari British Dietetic Association dan Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) yang perlu diketahui ibu menyusui:

Jika Bunda menyimpan ASIP di rumah sakit:

ASIP yang baru diperah (fresh) disimpan pada suhu ruang (10-25 derajat Celsius): Tahan hingga 4 jam

ASIP disimpan di lemari es pada 2-4 derajat Celsius: Tahan hingga 48 jam. Jika tidak diperlukan, bekukan sesegera mungkin dan dalam waktu 24 jam.

ASIP dikeluarkan dari lemari es sebelum diberikan bayi, kemudian dibawa ke suhu ruangan: Tahan 2-4 jam. Maksimal 2 jam sudah optimal.

ASIP dibekukan dan disimpan pada -20 derajat Celsius: Tahan hingga 3 bulan

ASIP yang dicairkan disimpan pada 2-4 derajat Celsius: Tahan hingga 12 jam dari saat dicairkan sepenuhnya

ASIP yang dicairkan disimpan pada suhu kamar sebelum diberikan bayi: Tahan 2-4 jam. Maksimal 2 jam sudah optimal.

Jika Bunda menyimpan ASIP di rumah:

ASIP yang baru diperah (fresh) disimpan pada suhu kamar (10-25 derajat Celsius): Tahan hingga 6 jam

ASIP disimpan di lemari es pada suhu 2-4 derajat Celsius: Tahan hingga 8 hari jika disimpan pada suhu 2-4 derajat Celsius, hingga 3 hari jika disimpan pada suhu 5-10 derajat Celsius. Bekukan secepat mungkin.

ASIP dikeluarkan dari lemari es sebelum diberi makan, kemudian dibawa ke suhu kamar: Tahan hingga 4 jam

ASIP dibekukan dan disimpan pada -20 derajat Celsius (freezer dengan pintu di atas): Tahan hingga 6 bulan

ASIP yang dicairkan disimpan pada 2-4 derajat Celsius: Jika dicairkan di lemari es, tahan hingga 12 jam setelah dicairkan sepenuhnya.

ASIP yang dicairkan disimpan pada suhu kamar sebelum diberikan bayi: Tahan hingga 4 jam

Tambahan:

ASIP yang disimpan di cooler bag tertutup: Tahan hingga 24 jam, dengan catatan ice packs menyentuh ASI sepanjang waktu penyimpanan.

ASIP sisa yang sudah diberikan ke bayi: Tahan 2 jam

Simak juga tips memperbanyak ASI saat menstruasi:

[Gambas:Video Haibunda]



(aci/rap)
Share yuk, Bun!

Rekomendasi