MENYUSUI
7 Manfaat Luar Biasa Kolostrum untuk Bayi Baru Lahir
Annisa Afani | HaiBunda
Rabu, 14 Oct 2020 15:08 WIBKolostrum merupakan cairan yang diproduksi oleh payudara ibu hamil saat mendekati masa persalinan, hingga beberapa hari setelahnya, Bunda. Cairan ini sangat baik untuk bayi karena terkandung banyak nutrisi penting untuk melindungi si kecil dari berbagai masalah kesehatan.
Mengutip dari Medela, kolostrum juga menjadi air susu ibu (ASI) pertama dan jadi makanan ideal untuk bayi baru lahir. Kolostrum pun sangat terkonsentrasi, penuh dengan protein dan padat nutrisi.
Selain itu, kolostrum juga rendah lemak, mudah dicerna, dan kaya komponen untuk mendukung perkembangan bayi dengan cara terbaik dan berperan penting membangun sistem kekebalan tubuhnya. Untuk tampilannya, kolostrum terlihat lebih kental dan berwarna putih kekuningan dari ASI yang siap dikonsumsi.
Komposisinya kolostrum juga berbeda. Itu karena disesuaikan dengan kebutuhan khusus bayi baru lahir, Bunda.
Kandungan dalam kolostrum
Kolostrum kaya protein, lemak, karbohidrat, magnesium, vitamin B, dan vitamin A, C, dan E. Berikut ini kandungan dalam kolostrum yang memiliki manfaat untuk kesehatan bayi, dikutip dari berbagai sumber:
1. Vitamin
Karotenoid dan vitamin A dalam kolostrum memberikan warna kekuningan yang khas. Vitamin A penting untuk penglihatan bayi, dan menjaga kesehatan kulit serta sistem kekebalannya. Bayi biasanya lahir dengan cadangan vitamin A yang rendah, sehingga kolostrum membantu memenuhinya.
2. Mineral
Kolostrum juga kaya mineral, seperti magnesium, yang mendukung perkembangan jantung dan tulang bayi. Selain itu, tembaga dan zinc, yang membantu mengembangkan sistem kekebalan tubuh.
Zinc juga membantu perkembangan otak, dan terdapat hampir empat kali lebih banyak zinc dalam kolostrum dibanding ASI untuk mendukung otak bayi berkembang pesat.
3. Protein
Profesor Peter Hartmann, seorang ahli dalam ilmu laktasi di The University of Western Australia mengatakan bahwa kolostrum mempertahankan komposisi yang sama sampai sekitar 30 jam bayi dilahirkan dan kolostrum ini tinggi protein.
"Ini (kolostrum) relatif tinggi protein karena semua antibodi di dalamnya adalah protein dan relatif rendah laktosa, serta komposisi lemaknya berbeda dengan ASI," kata dia.
Sementara itu, dikutip dari HealthLine, protein yang terkandung dalam kolostrum adalah laktoferin, yakni protein yang terlibat dalam respons kekebalan tubuh terhadap infeksi, termasuk yang disebabkan oleh bakteri dan virus. Ini mirip dengan antibodi atau imunoglobulin, Bunda. Fungsinya tak berbeda untuk menjaga tubuh dari serangan virus atau bakteri yang mengancam kesehatan.
4. Faktor pertumbuhan
Ini merupakan hormon yang merangsang pertumbuhan tubuh, Bunda. Dalam kolostrum terdapat dua hormon berbasis protein yang sangat tinggi, dan jadi faktor pertumbuhan mirip insulin 1 dan 2, atau IGF-1 dan IGF-2, yang memainkan peran penting dalam perbaikan otot dan tulang rawan.
5. Antibodi
Dikutip dari Medical News Today, kolostrum mengandung berbagai macam antibodi. Zat antibodi ini membantu mencegah infeksi bakteri pada sistem pencernaan.
6. Hormon
Kolostrum mengandung banyak hormon, tetapi para peneliti tidak sepenuhnya memahami efek masing-masing hormon tersebut. Namun beberapa hormon mungkin memengaruhi pematangan awal lapisan perut.
Manfaat kolostrum untuk bayi
Dengan beragam nutrisi yang dikandung kolostrum, banyak manfaat yang didapat oleh bayi baru lahir, Bunda. Berikut ini beberapa manfaatnya:
1. Melawan infeksi
Dua pertiga sel di dalam kolostrum merupakan sel darah putih yang melindungi dari infeksi, Bunda. Ini memiliki peran untuk membantu bayi melawan infeksi untuk dirinya sendiri.
"Sel darah putih penting sejauh menyangkut respons imun. Mereka memberikan perlindungan dan tantangan patogen," kata Peter Hartmann.
Setelah meninggalkan perlindungan dari tubuh ibu yang mengandungnya, bayi perlu bersiap menghadapi tantangan baru di dunia sekitarnya. Sel darah putih dalam kolostrum menghasilkan antibodi yang dapat menetralkan bakteri atau virus.
2. Dukung sistem kekebalan dan fungsi pencernaan
Kolostrum sangat kaya akan antibodi penting yang disebut SIgA. Ini berfungsi untuk melindungi bayi dari penyakit dengan melapisi saluran pencernaannya.
"Molekul yang memberikan pertahanan kekebalan terhadap infeksi pada ibu diangkut dalam darahnya ke payudara, bergabung bersama untuk membentuk sIgA, dan disekresikan ke dalam kolostrumnya. SIgA ini terkonsentrasi di lapisan lendir usus dan sistem pernapasan bayi, melindunginya dari penyakit yang dialami ibu," tutur Peter Hartmann.
Selain itu, kolostrum juga kaya akan komponen imunologi lain dan faktor pertumbuhan yang merangsang pertumbuhan selaput lendir pelindung di usus bayi, Bunda. Sementara hal itu terjadi, prebiotik dalam kolostrum memberi makan dan membangun bakteri baik di dalam usus.
3. Bantu mencegah penyakit kuning
Selain melindungi dari masalah kesehatan dalam pencernaan, kolostrum dapat bertindak seperti obat pencahar yang membuat bayi sering buang air kecil. Ini membantunya untuk mengosongkan isi perut dari semua yang dia telan saat berada di dalam rahim.
Dengan seringnya bayi buang air, berguna untuk mengurangi risiko bayi baru lahir terkena penyakit kuning. Bayi terlahir dengan fungsi hati yang belum cukup berkembang untuk memproses bilirubin, jika menumpuk dapat menyebabkan penyakit kuning. Sifat pencahar kolostrum membantu bayi mengeluarkan bilirubin melalui kotorannya.
4. Membantu bayi tumbuh dan berkembang
Kolostrum mengandung banyak komponen lain yang mendukung pertumbuhan dan perkembangan bayi. Pada bayi dengan berat lahir rendah, mendapatkan kolostrum dapat mendukung penambahan berat badan yang sehat dan mencegah kegagalan tumbuh kembangnya.
6. Mendorong pemberian ASI
Bayi yang mengonsumsi kolostrum segera setelah lahir lebih mungkin dan mudah untuk menyusui, dan membuat ibunya lebih mungkin memproduksi ASI lebih cepat. Sebuah studi tahun 2018 juga menemukan bahwa kontak skin to skin dan paparan kolostrum secara dini dapat mendorong pemberian ASI pada bayi.
7. Penunjang nutrisi awal
Kolostrum adalah makanan pertama bayi. Ini memberikan dan memenuhi hidrasi, protein, dan nutrisi penting segera setelah bayi dilahirkan.
Kapan kolostrum diproduksi?
Payudara mulai memproduksi kolostrum sejak sekitar 16 minggu kehamilan dan akan ada di sana selama beberapa hari pertama setelah melahirkan. Kolostrum paling sering berwarna bening atau kekuningan dan mungkin ibu hamil akan menemukan bercak kering dan lengket di sekitar puting atau areola saat bangun di pagi hari. Itu merupakan kolostrum yang bocor dan tidak perlu dikhawatirkan, Bunda.
Nah, setelah dua hingga empat hari mengeluarkan kolostrum, ASI baru akan keluar, Bunda. Payudara akan mulai terlihat dan terasa lebih kencang serta penuh.
Alih-alih kolostrum, payudara akan menghasilkan ASI transisi dengan warnanya yang lebih putih serta teksturnya lebih lembut.
Baca Juga : 5 Warna ASI yang Umum Ditemui dan Penyebabnya |
"Tiga hari pertama atau lebih itu adalah waktu yang penting untuk memantapkan menyusui. Jika Anda bisa mendapatkan segalanya dengan benar selama ini, kemungkinan besar Anda akan mendapatkan ASI yang baik dan bayi tumbuh dengan baik," ujar Peter Hartmann.
Kolostrum memang diproduksi dalam waktu singkat, namun memberikan manfaat luar biasa untuk 12 bulan pertama kelahiran buah hati dan sepanjang hidupnya lho, Bunda. Karena itu, jangan lewatkan memberikan kolostrum pada bayi di hari pertama kelahirannya ya.
Bunda, simak juga yuk tips menghindari mastitis seperti Citra Kirana dalam video berikut:
TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
5 Langkah Memerah Kolostrum untuk Pertama Kalinya, Bisa Dilakukan sejak Hamil Bun
Kolostrum Hanya Keluar Sedikit, Bunda Nggak Perlu Khawatir Bayi Kelaparan
6 Manfaat Luar Biasa Kolostrum, ASI Perdana Kaya Nutrisi untuk Bayi Baru Lahir
Kandungan Luar Biasa Kolostrum yang Perlu Bunda Tahu
TERPOPULER
Anne Istri Teddy Syach Sangat Hormati Almarhum Rina Gunawan: Beliau Sebagian Tulang Rusuk Aa
50 Ucapan Idul Fitri untuk Hampers Lebaran 2026, Hangat dan Menyentuh Hati
5 Karakteristik Orang Penyuka Kucing Menurut Penelitian
Diet saat Puasa, Ini 6 Cara Ampuh Lawan Perut Buncit
Posisi Janin Sebelah Kanan Laki-laki, Sebelah Kiri Perempuan: Mitos atau Fakta?
REKOMENDASI PRODUK
5 Rekomendasi MPASI Instan untuk Bayi 7 Bulan ke Atas, Praktis buat Mudik
Nadhifa FitrinaREKOMENDASI PRODUK
5 Rekomendasi Madu untuk Sahur, supaya Kuat Puasa dan Tetap Sehat
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
5 Rekomendasi Baju Lebaran 2026 Anak Laki-Laki 1-14 Tahun, Bisa Kembaran sama Ayah
Nadhifa FitrinaREKOMENDASI PRODUK
5 Rekomendasi Alat Pel Persiapan Ditinggal ART, Harga Terjangkau
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
5 Rekomendasi Vitamin Bikin Sehat Saat Puasa untuk Jaga Daya Tahan Tubuh
Amira SalsabilaTERBARU DARI HAIBUNDA
Anne Istri Teddy Syach Sangat Hormati Almarhum Rina Gunawan: Beliau Sebagian Tulang Rusuk Aa
Posisi Janin Sebelah Kanan Laki-laki, Sebelah Kiri Perempuan: Mitos atau Fakta?
50 Ucapan Idul Fitri untuk Hampers Lebaran 2026, Hangat dan Menyentuh Hati
Diet saat Puasa, Ini 6 Cara Ampuh Lawan Perut Buncit
5 Karakteristik Orang Penyuka Kucing Menurut Penelitian
FOTO
VIDEO
DETIK NETWORK
-
Insertlive
Ingin Umrah Sejak 2023, Ini Doa yang Akhirnya Dipanjatkan Faby Marcelia di Depan Ka'bah
-
Beautynesia
Energi Hemat, Hasil Maksimal! Ini 5 MBTI yang Tetap Produktif Saat Berpuasa
-
Female Daily
Exoticon Rilis Missy Series, Softlens dengan Moisture Lock untuk Nyaman Dipakai Seharian!
-
CXO
GOT7 Rilis Album Baru, Persiapan Harus Lewat Video Call Karena Hal Ini
-
Wolipop
Gaya Anggun Jisoo BLACKPINK Jadi Princess Dior, Pakai Gaun Semi Transparan
-
Mommies Daily
Sering Dikira Tantrum, Kenali 5 Tanda Kelelahan Sosial pada Anak