sign up SIGN UP search


menyusui

Diet Aman Saat Menyusui ala Tya Ariestya, Ternyata Nggak Olahraga Bun

Erni Meilina Minggu, 03 Jan 2021 11:35 WIB
Tya Ariestya caption

Jakarta – Baru-baru ini, Tya Ariestya membuat penasaran publik dengan penampilan barunya. Ibu dua anak ini terlihat makin langsing, meskipun sedang dalam proses menyusui, Bunda.

Diungkap Tya bahwa dirinya ternyata sedang menjalankan diet sehat lho. Tak sembarangan, istri Irfan Ratinggang ini menjalankan diet dengan bantuan dokter terpercaya. Sehingga tidak mengganggu produksi ASInya.

Ya, diet saat menyusui harus diperhatikan dengan baik dan benar agar tidak berdampak pada masalah kesehatan Bunda dan si kecil. Dikutip dari Health Line, perlu Bunda ketahui, di saat Bunda menyusui, diperkirakan kebutuhan energi Bunda selama menyusui meningkat sekitar 500 kalori per hari. Salah-salah melakukan diet, yang ada Bunda akan sakit dan akan berdampak buruk untuk perkembangan si kecil.


Nah, gimana sih caranya agar Bunda bisa mengembalikan berat badan yang ideal setelah melahirkan namun masih menyusui? Pesinetron cantik yang juga seorang mantan atlet Taekwondo, Tya Ariestya membagikan tips diet untuk Ibu menyusui melalui channel Youtube Keluarga ITIKK dengan langsung menghadirkan ahli Aesthetic dan Antiaging, dokter Jussri Widjaya Tianotak, MD.

Tya berhasil menurunkan berat badannya setelah melahirkan dengan penurunan yang fantastis lho, Bun. Enggak nanggung-nanggung dalam kurun waktu 4 bulan saja, Tya berhasil menurunkan berat badan sebanyak 20 kg. Menakjubkan ya, Bunda?

Tya mengatakan, dalam melakukan dietnya kali ini ia dibantu oleh tenaga professional, yaitu seorang dokter yang membantunya mengatur pola makan. “Pada ibu menyusui tempatku konsultasi diperbolehkan (diet), tetapi harus adjustment khusus dan harus parallel dengan dokter anak,” ungkap Tya.

Dengan melakukan konsultasi kepada tenang professional diikuti dengan dokter anak, diet yang dilakukan oleh Ibu menyusui akan selalu dipantau dan akan dilihat perkembangan yang terjadi ketika berat badan sang Ibu menurun apakah akan berdampak kepada berat badan si kecil. Jangan sampai si kecil juga malah jadi diet ya, Bun.

“Tidak pernah ada kamus pasti bahwa lagi menyusui enggak boleh diet itu enggak ada. Itu semua tergantung balik ke ibunya sendiri,” jelas Jussri.

Dokter yang menangani Tya justru menyarakan untuk tidak boleh melakukan olahraga. Hal ini dilakukan agar ia bisa fokus terlebih dahulu pada penurunan berat badan. Saat sudah mencapai target yang cukup, barulah diet yang ia lakukan diimbangi dengan olahraga untuk pengencangan.

Meskipun tak olahraga, Tya dianjurkan untuk jalan kaki selama 45 menit. Bisa tanpa mengeluarkan keringat lho, Bunda. Seperti jalan di dalam rumah, sekitar lingkungan rumah atau kompleks selama 45 menit non-stop menjadi alternatif untuk tetap bergerak dan tidak ada alasan untuk bermalas-malasan sekedar tidur sepanjang hari.

Pada awal mula Tya melakukan diet, menu makanan yang ia makan berbeda-beda, Bunda. Makanan apa aja sih yang baik dikonsumsi saat fase menyusui yang padat nutrisi? Ada beberapa alasan mengapa tingkat rasa lapar Bunda mungkin selalu tinggi saat menyusui. Memproduksi ASI menuntut tubuh Bunda untuk membutuhkan kalori yang ekstra serta tingkat nutrisi spesifik yang lebih tinggi, Bunda.

Untuk tahu makanan apa saja yang dikonsumsi selama menyusui BACA HALAMAN BERIKUTNYA!

Bunda, simak juga tips diet dari artis cantik dalam video di bawah ini ya:

[Gambas:Video Haibunda]

Banner Tips Cantik Sehat Saat PandemiFoto: Mia Kurnia Sari
(rap/rap)
Diet ibu menyusui: makanan bergizi dan lezat yang padat nutrisi
BACA HALAMAN BERIKUTNYA
HALAMAN :
Share yuk, Bun!

Rekomendasi