MENYUSUI
4 Penyebab Bayi Muntah Setelah Minum ASI, Bunda Perlu Tahu
Haikal Luthfi | HaiBunda
Rabu, 19 May 2021 21:50 WIBMuntah pada bayi kerap dialami ketika mereka menyusu, Bunda. Kondisi ini dikenal dengan istilah gumoh dan dapat dikatakan normal apabila tidak menyebabkan mereka rewel atau sesak napas.
Gumoh merupakan hal normal pada bayi usia di bawah 2 tahun. Bahkan menjadi bagian dari proses perkembangan sistem pencernaan si kecil. Melansir laman Parenting First Cry, kerongkongan dan otot perut kurang berkembang, itu sebabnya mereka memuntahkan atau mengeluarkan makanan sebagai refleks.
Ketika bayi muntah, mereka mengalami ketidaknyamanan karena ada banyak makanan yang didorong ke atas dari perutnya. Hal ini normal dan terkadang Bunda mungkin menemukan susu yang keluar dari mulutnya juga.
Nah Bunda, apa saja sih penyebab muntah pada bayi ketika menyusui yang sering terjadi? Simak ulasan berikut ini!
Penyebab bayi muntah
Pada bayi baru lahir, sistem pencernaannya masih berkembang, sehingga terjadi lebih banyak gumoh dalam beberapa bulan pertama. Menurut Dr. Fransisca Handy. SpA dalam bukunya berjudul A-Z Perawatan Bayi tahun 2015, gumoh dialami oleh sebagian besar bayi berusia 0-12 bulan yang terjadi karena:
- Lambung bayi masih berada dalam posisi agak mendatar, belum cukup tegak seperti
posisi lambung pada anak yang lebih besar. - Sebagian lambung bayi masih berada pada rongga dada.
- Fungsi penutupan mulut lambung dan esofagus (saluran cerna atas) belum sempurna.
Selain itu, terdapat beberapa alasan mengapa bayi muntah setelah diberi ASI, Bunda. Mengutip dari berbagai sumber, diantaranya yaitu:
1. Makan berlebihan
Makan berlebih atau terlalu cepat bisa jadi penyebab karena bayi memiliki perut yang kecil. Bayi yang terlalu banyak ASI setiap kali menyusu mungkin akan lebih cepat kenyang
Mengutip Healthline, bayi berusia 4 sampai 5 minggu memiliki perut yang kecil dan hanya dapat menahan sekitar 3 sampai 4 ons di perutnya setiap kali. Inilah mengapa mereka membutuhkan banyak makanan kecil. Terlalu banyak menyusu dalam satu kali makan dapat memenuhi perut mereka.
2. Alergi
Tidak sedikit bayi yang muntah karena alergi akibat makanan atau minuman tertentu yang Bunda konsumsi. Asupan tersebut ditransfer melalui ASI yang mereka minum.
Bayi yang muntah setelah menyusui dapat menunjukkan bahwa dia alergi terhadap sesuatu dalam asupan Bunda. Mengutip What to Expect, gejala lain dari alergi makanan atau intoleransi pada bayi termasuk:
- Ruam kulit
- Gatal-gatal
- Pembengkakan pada bibir atau lidah
- Mata berair
- Bersin
- Desah
Gejala alergi makanan yang lebih serius termasuk kulit pucat, kesulitan bernapas, atau kehilangan kesadaran, Bunda.
3. Hirup udara berlebih
Mengutip Very Well Family, menghirup udara saat menyusu dengan cepat bersama dengan ASI dapat memicu muntah. Hal Ini bisa terjadi apalagi jika Bunda memiliki refleks let-down yang kuat atau suplai ASI yang berlebihan.
Jika Bunda memiliki refleks let-down yang kuat, ini mungkinkan ASI mengalir terlalu cepat untuk bayi. Usahakan untuk menyusui dalam posisi bersandar. Bunda juga dapat memompa atau sedikit ASI sebelum mulai menyusui demi membantu memperlambat aliran ASI.
4. Gerd
Gastroesophageal reflux atau Gerd tidak hanya dapat menimpa orang dewasa, tetapi juga bayi lho Bunda. Menurut Dr Neil Chanchlani dari The Royal Free London NHS Foundation menjelaskan bahwa bayi dapat muntah setelah menyusu karena hal ini.
"Karena sfingter esofagus bagian bawah belum matang, ASI mengalir kembali melalui lubang ke esofagus, menyebabkan ketidaknyamanan bagi bayi," ujar Chanchlani dilansir dari All 4 Women.
Disarankan untuk berkonsultasi pada dokter, Bunda, apalagi jika gejalanya mengganggu kualitas hidup bayi dan menyebabkan komplikasi seperti kenaikan berat badan abnormal, sulit tidur dan sesak pada dada.
Nah Bunda, demikian empat penyebab bayi kerap muntah ketika menyusui. Semoga informasi ini bermanfaat!
(haf/som)Simak video di bawah ini, Bun:
Resep 4 Smoothies Enak untuk ASI Booster
TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
7 Hal Perlu Dilakukan Jika Bayi ASI Sering Gumoh setelah Menyusu
Bayi Baru Lahir Bisa Bertahan 3 Hari Tanpa Minum ASI, Mitos atau Fakta?
3 Posisi Menyusui yang Benar Agar Bayi Tidak Gumoh
Bunda, Kenali Yuk Penyebab Bayi Sering Gumoh
TERPOPULER
Keren, Intip Aksi Amora Lemos Wawancara Cast dan Sutradara 'Moana' Live Action
Resep Kubis Ala Jepang yang Viral, Rasanya Bikin Ketagihan dan Cuma Butuh 10 Menit
Moana Live-Action Tayang di Bioskop, Hadirkan Kisah Persahabatan hingga Perjalanan Menemukan Jati Diri
Tes Kepribadian: Pilihan Olahan Telur Favorit Ternyata Ada Artinya
Curhat Nam Bo Ra, Wajah Dipenuhi Melasma dan BB Naik 14 Kg Pasca Melahirkan
REKOMENDASI PRODUK
5 Rekomendasi Sepatu Sekolah untuk Anak TK, Awet & Nyaman Digunakan
Annisa KarnesyiaREKOMENDASI PRODUK
5 Panci Dandang Ukuran Besar Stainless Steel yang Berkualitas
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
7 Rekomendasi Curling Iron Terbaik, Cocok untuk Styling Rambut Sehari-hari
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
5 Rekomendasi Panci Kukus Dandang Bakso yang Bagus
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
5 Rekomendasi Botol Minum Tali Panjang untuk Anak TK, Awet & Mudah Dibersihkan
Nadhifa FitrinaTERBARU DARI HAIBUNDA
Keren, Intip Aksi Amora Lemos Wawancara Cast dan Sutradara 'Moana' Live Action
Resep Kubis Ala Jepang yang Viral, Rasanya Bikin Ketagihan dan Cuma Butuh 10 Menit
Moana Live-Action Tayang di Bioskop, Hadirkan Kisah Persahabatan hingga Perjalanan Menemukan Jati Diri
Tes Kepribadian: Pilihan Olahan Telur Favorit Ternyata Ada Artinya
Curhat Nam Bo Ra, Wajah Dipenuhi Melasma dan BB Naik 14 Kg Pasca Melahirkan
FOTO
VIDEO
DETIK NETWORK
-
Insertlive
Lirabica Kecam Usulan Eliminasi Anjing Tak Bertuan di Bali, Siap Danai Sterilisasi Gratis
-
Beautynesia
Teater Koma Kembali Pentaskan "Rumah Sakit Jiwa" Setelah 35 Tahun Berlalu
-
Female Daily
Idol Lash Ruhee by EVER, Lash Extension Baru dengan Efek Mata Lebih Lifted dan Natural
-
CXO
GOT7 Rilis Album Baru, Persiapan Harus Lewat Video Call Karena Hal Ini
-
Wolipop
Gaya Brad Pitt Nonton Piala Dunia Bareng Pacar 29 Tahun Lebih Muda
-
Mommies Daily
8 Acara Seru di Indonesia 13-19 Juli 2026, Khususnya Jakarta dan Bali