sign up SIGN UP search


menyusui

3 Posisi Menyusui yang Benar Agar Bayi Tidak Gumoh

Nanie Wardhani   |   Haibunda Senin, 30 May 2022 13:51 WIB
Ilustrasi ibu menyusui caption

Menyusui adalah hal yang alami, tetapi bukan berarti merupakan hal yang mudah untuk dilakukan. Biasanya ibu menyusui butuh latihan untuk melakukannya dengan benar. Salah satunya yang harus Bunda perhatikan adalah bagaimana posisi menyusui yang benar agar bayi tidak gumoh.

Apakah normal jika bayi gumoh setelah menyusui?

Terkadang, bayi gumoh saat mereka minum susu terlalu banyak, atau saat mereka bersendawa atau ngiler. Banyak bayi akan sedikit gumoh setelah beberapa kali minum susu, bahkan ada yang gumoh setiap setelah minum susu. Selain itu ada juga yang gumoh selama bersendawa karena sistem pencernaan mereka belum matang. Ini adalah hal yang sangat normal.

Selama Si Kecil tumbuh dan bertambah berat dan tidak tampak tidak nyaman dengan gumohnya, berarti tidak apa-apa ya, Bunda. Jumlah gumoh sering kali terlihat seolah lebih banyak dari yang sebenarnya. Tetapi gumoh tidak sama dengan memuntahkan semua atau sebagian besar susu dengan paksa.


Apa perbedaan antara gumoh dan muntah?

Menurut Kidshealth, muntah adalah proyeksi kuat cairan lambung. Sementara gumoh adalah 'aliran' cairan yang lebih lembut yang keluar. Bayi biasanya tidak bereaksi terhadap gumoh, tetapi bayi yang muntah biasanya akan terlihat kesal atau menangis.

Jika Bunda khawatir bayi Bunda muntah, hubungi dokter Bunda ya. Dalam kasus yang jarang terjadi, mungkin ada alergi, masalah pencernaan, atau masalah lain yang memerlukan perawatan medis. Hal ini membantu untuk melacak seberapa sering dan seberapa banyak bayi Bunda muntah atau gumoh.

Posisi menyusui yang benar agar bayi tidak gumoh

Jika dokter sudah mengatakan bahwa gumoh yang terjadi pada Si Kecil bukan sesuatu yang berbahaya atau perlu dikhawatirkan, maka ada beberapa hal yang bisa Bunda lakukan untuk berusaha mengurangi intensitas gumoh Si Kecil. Berikut beberapa hal yang bisa Bunda coba terapkan, dikutip dari Romper.

1  Jaga agar kepala bayi Bunda lebih tinggi dari perutnya

Jocelyn Bermudez, konsultan laktasi bersertifikat internasional (IBCLC) mengatakan, "Ketika bayi berjuang dengan refluks, kami merekomendasikan posisi di mana kepala bayi lebih tinggi dari perutnya." Hal ini mungkin seperti menggendong tegak atau posisi koala, di mana bunda pada dasarnya memegang bayi dalam posisi vertikal.

Tujuannya adalah bekerja dengan gravitasi untuk membantu membantu pencernaan. Selain itu, Bunda harus menjaga bayi tetap tegak setelah menyusui, dan bersendawa saat berpindah sisi dan di akhir menyusui.

2. Posisikan bayi Bunda tegak setelah menyusui

Christine Miroddi, seorang terapis makan dan pendukung laktasi bersertifikat, memperingatkan bahwa orang tua harus mengevaluasi anak mereka sebelum memulai perawatan terapeutik.

Dia mencatat bahwa apa yang Bunda pikir mungkin refluks sebenarnya bisa menjadi sesuatu yang lain. “Ada beberapa posisi yang memungkinkan ibu untuk menggendong bayi dengan tegak,” kata Miroddi jika itu refluks.

Selain itu, banyak perbaikan juga bisa dilakukan setelah menyusui. Hal ini berupa bersendawa, menggerakkan bayi Bunda, dan memposisikan bayi dengan tegak dan nyaman setelah menyusui, menurut Rumah Sakit Anak Seattle.

3. Posisi menyusui Football Hold

Posisi menyusui Football Hold dengan bayi dalam posisi duduk adalah salah satu posisi terbaik untuk mengurangi gumoh. Hal ini menjaga bayi dalam posisi di mana gravitasi membantu menjaga ASI tetap di perut.

Di sinilah Bunda menggendong bayi seperti sedang memegang bola, ke samping, dengan pantat lebih rendah dari kepala, dengan bantuan bantal.

Menjaga kepala bayi di atas tubuh kecil mereka tampaknya menjadi cara yang diterima secara universal untuk mencegah refluks, dan itu masuk akal. Apakah Bunda ingat saat mengalami mual di trimester ketiga kehamilan? Berbaring telentang setelah makan adalah siksaan, bukan?

Ketika Bunda sedikit lebih tegak, atau duduk tegak segalanya jauh lebih nyaman. Posisi menyusui yang benar agar bayi tidak gumoh juga hampir sama seperti itu. Jaga agar tetap tegak, tetap bersendawa, dan tahan di posisi itu selama diperlukan. Dan seperti biasa, bicarakan dengan Dokter Si Kecil tentang ketidaknyamanan Si Kecil jika diperlukan ya Bunda.

 Bunda, yuk download aplikasi Allo Bank di sini.

[Gambas:Video Haibunda]



 

(som/som)
Share yuk, Bun!
Ayo sharing bersama HaiBunda Squad dan ikuti Live Chat langsung bersama pakar, Bun! Gabung sekarang di Aplikasi HaiBunda!
Rekomendasi
Pantau terus tumbuh kembang Si Kecil setiap bulannya hanya di Aplikasi HaiBunda!