sign up SIGN UP search


menyusui

ASI Pertama Tidak Keluar, Ini 3 Hal yang Dapat Bunda Lakukan

Annisa Karnesyia   |   Haibunda Jumat, 22 Oct 2021 21:03 WIB
SKIN TO SKIN BISA MERANGSANG PRODUKSI ASI
Portrait of a loving mother in sofa breastfeeding baby girl. Newborn child fed with breast milk by mom. caption

2. Sering melakukan skin to skin

Skin to skin atau kontak kulit ke kulit perlu sering dilakukan antara Bunda dan buah hati ya. Bunda bisa menggendong bayi dan membiarkan kulitnya menempel di kulit kita.

Skin to skin bisa membantu merangsang produksi ASI. Teknik ini sudah banyak membantu Bunda menyusui lebih cepat usai melahirkan.

"Kontak dari kulit ke kulit juga membantu ibu mengenali dan merespons sinyal bayi mereka. Ini merangsang pelepasan hormon yang mendukung bonding dan menyusui," ungkap koordinator HSE National Breastfeeding, Laura McHugh, dilansir Irishexaminer.


Bunda perlu bersabar saat menyusui bayi pertama kali dan belum berhasil ya. Bagi banyak wanita, menyusui adalah keterampilan yang membutuhkan waktu untuk belajar. Tapi, tak ada salahnya mencoba melakukan skin to skin agar ASI bisa keluar dengan lancar usai melahirkan.

3. Banyak minum air

ASI mengandung banyak air. Jadi, untuk meningkatkan produksi ASI, Bunda perlu meningkatkan asupan cairan nih.

Menurut Angka Kecukupan Gizi (AKG) 2019, wanita usia subur (19-49 tahun) yang tidak hamil dan menyusui membutuhkan 2350 mililiter (ml) cairan per hari. Sementara pada Bunda menyusui, kebutuhan cairan tambahan adalah 800 ml atau hampir 3,2 liter per hari.

Konsumsi cukup air tak cuma bisa meningkatkan produksi ASI, tapi juga mencegah dehidrasi. Tanda dehidrasi pada Bunda menyusui biasanya berupa sakit kepala, mual, sembelit, pusing, dan mudah lelah.

Dehidrasi ketika menyusui tak hanya berdampak pada Bunda. Bayi yang menyusu juga bisa terkena dampaknya.

Kalau asupan cairan sedikit dan ASI berkurang, bayi bisa terkena dehidrasi. Perlu Bunda tahu, bayi bisa mengalami dehidrasi lebih cepat daripada orang dewasa karena pemberian ASI tidak cukup.

(ank/som)
HALAMAN :
ARTIKEL SELANJUTNYA
Share yuk, Bun!
Ayo sharing bersama HaiBunda Squad dan ikuti Live Chat langsung bersama pakar, Bun! Gabung sekarang di Aplikasi HaiBunda!
Rekomendasi
Pantau terus tumbuh kembang Si Kecil setiap bulannya hanya di Aplikasi HaiBunda!