sign up SIGN UP search


menyusui

6 Cara Memperbanyak ASI Secara Alami, Nomor 4 Paling Menenangkan Hati

Tim HaiBunda Minggu, 21 Nov 2021 11:56 WIB
ilustrasi menyusui Ilustrasi cara memperbanyak ASI/Foto: thinkstock
Jakarta -

ASI merupakan asupan yang paling penting bagi bayi setelah lahir. Namun, tidak semua ibu yang baru melahirkan bisa memproduksi ASI yang cukup untuk Si Kecil. Apabila hal ini terjadi dikhawatirkan nantinya akan berdampak pada nutrisi dan perkembangan bayi mengingat ASI adalah satu-satunya asupan nutrisi untuknya hingga usia 6 bulan.

Apakah Bunda termasuk salah satu dari sekian banyak ibu yang tidak bisa memproduksi ASI dalam jumlah yang cukup bagi si bayi? Apabila iya, jangan tergesa untuk memberikan Si Kecil susu formula ya Bun karena ternyata Bunda masih bisa memproduksi ASI dengan lebih banyak melalui beberapa cara yang perlu dilakukan.

Berikut ini Bubun berikan tips mengenai cara memperbanyak ASI yang bisa Bunda coba di rumah. Untuk bisa melakukannya, jangan lupa minta bantuan suami ya, Bun.


1. Memijat payudara

Cara pertama yang bisa Bunda coba agar bisa memproduksi ASI lebih banyak adalah dengan melakukan pemijatan pada payudara. Cara yang satu ini merupakan metode yang sudah sangat populer di kalangan para ibu yang baru melahirkan. Pijat payudara juga sudah banyak direkomendasikan oleh dokter dan pakar laktasi karena sangat ampuh dalam mengatasi masalah ASI yang susah keluar ataupun dalam jumlah sedikit.

Caranya sangat mudah yaitu pemijatan payudara diawali dengan menekan dinding payudara dengan kedua jari yaitu jari tengah dan jari telunjuk. Setelah itu lakukan gerakan secara melingkar di bagian luar payudara dalam durasi kurang lebih 3 - 5 detik dan buat gerakan memutari payudara menuju puting. Gerakan ini adalah gerakan sirkular yang melingkar, mirip dengan bentuk dari obat nyamuk bakar. 

Lalu langkah terakhir, Bunda hanya perlu melakukan dan mengulangnya berulang dari pangkal payudara menuju puting begitu pula sebaliknya. Pemijatan tersebut bertujuan agar ASI yang dihasilkan bisa bertambah, lancar diproduksi, dan mengurangi risiko payudara bengkak. 

Lebih baik lagi jika sebelum pemijatan payudara didahului dengan pijat punggung dan leher oleh suami. Rasa gembira dan tenang dipijat dengan rasa sayang membuat hormon oksitosin meletup dan melancarkan ASI.

2. Memompa ASI

Young mother hands holding full plastic breast pump bottle. Closeup. Preparing milk for baby feeding. Front view.Pompa ASI/ Foto: iStock

Cara memperbanyak ASI yang kedua yaitu dengan cara memompa payudara. Cara ini juga sudah banyak dimengerti dan diterapkan oleh ibu-ibu yang baru saja melahirkan karena biasanya sangat dianjurkan oleh tim medis untuk dilakukan.

Cara yang satu ini dilakukan dengan tujuan agar payudara Bunda selalu terangsang untuk memproduksi ASI bagi Si Kecil. Caranya juga cukup mudah yaitu pertama Bunda harus melakukan pompa ASI secara konsisten di waktu menyusui. Dianjurkan selama 2 - 4 jam sekali Bunda bisa memompa masing-masing payudara setidaknya dalam waktu 10 menit.

Kemudian, Bunda pompa hingga payudara terasa kosong. Simpan di kantong ASI atau pun botol beling dan tutup rapat jangan sampai ada udara yang masuk. Eits jangan lupa pahami lamanya penyimpanan ASI perah agar tidak basi. Dengan memompa ASI maka nantinya produksi ASI Bunda bisa bertambah.

3. Jangan berhenti untuk menyusui langsung

Apabila Bunda merasa produksi ASI Bunda berkurang atau bahkan sedikit, jangan berkecil hati ya, Bun. Pasalnya Bunda harus tetap menyusui secara konsisten karena air liur Si Kecil akan menjadi perangsang utama ASI tetap lancar keluar.

Menyusuilah dari kedua belah payudara untuk mencegah payudara tidak imbang atau besar sebelah. Perhatikan cara menggendong dan perlekatan ya, Bun agar ASI makin optimal diasup oleh Si Kecil. Dengan ketekunan dan kesabaran, Bunda bisa menghasilkan ASI yang sesuai dengan demand Si Kecil. Semangat ya, Bun!

4. Skin to skin

Cara agar bisa memperbanyak ASI yang berikutnya adalah dengan melakukan skin to skin dengan Si Kecil. Ketika Bunda sedang menyusui, maka usahakan agar kulit Bunda bisa bertemu dengan kulit Si Kecil. Inilah yang disebut dengan bersentuhan kulit (skin to skin).

Metode yang satu ini ternyata bisa memberikan dampak yang baik bagi produksi ASI. Usahakan jangan ada pakaian, kaus, ataupun bra yang menghalangi saat menyusui. Begitu juga dengan Si Kecil, cukup gunakan popok saja dan usahakan suhu kondusif baginya.

Selain bisa berguna untuk merangsang produksi ASI, cara yang satu ini bisa meningkatkan ikatan batin dan emosional antara Bunda dan bayi. Saat menyusui Si Kecil, belai lembut kepala, hidung, pipi, dan dagunya. Kecup sayang kepalan tangan dan hirup aroma tubuhnya. Pertemuan mata Bunda dan Si Kecil di metode ini akan meningkatkan ikatan batin kalian berdua. Rasa cinta yang meluap saat proses skin to skin inilah yang juga memunculkan hormon oksitosin sehingga memperbanyak ASI.

5. Ciptakan suasana yang tenang saat menyusui

Young woman breastfeeding her baby outdoorsSuasana tenang untuk menyusui/ Foto: iStock

Cara memperbanyak ASI selanjutnya adalah dengan menciptakan suasana yang tenang saat menyusui. Hal ini dikarenakan Si Kecil memiliki indera pendengaran yang matang sehingga sangat sensitif terhadap bunyi di sekitar. Apabila ada suara yang bising, maka Si Kecil bisa terganggu dan tidak optimal saat menyusui.

Oleh karena itu, saat menyusui usahakan suasana dan tempatnya dalam keadaan tenang sehingga Si Kecil akan lebih rileks dan bisa menyusui dalam waktu yang cukup lama. Jika sangat amat nyaman, Si Kecil malah juga bisa langsung tertidur pulas lho.

Dengan adanya suasana yang tenang tersebut, maka Bunda juga bisa terpengaruh karena akan jauh lebih nyaman dalam menyusui Si Kecil. Berbeda jika suasananya berisik dan bising, maka kenyamanan Bunda dan Si Kecil juga akan terganggu sehingga menyebabkan produksi ASI tidak bisa maksimal.

6. Kontrol emosi

Menjadi seorang ibu dan memiliki bayi yang masih kecil memang membutuhkan tenaga yang ekstra. Selain harus mengurus Si Kecil, tak jarang Bunda juga dituntut untuk bisa membereskan urusan rumah tangga lainnya. Nah, di sinilah kerap kali masalah dimulai sehingga Bunda kewalahan, kelelahan, dan akhirnya emosi tidak terkontrol.

Jika Bunda sudah merasa tidak sanggup lagi, jangan sungkan untuk bilang ke suami atau orang terdekat. Minta bantuan mereka sehingga Bunda punya waktu istirahat setelah semalaman begadang. Atau paling tidak Bunda 'relakan' rumah tidak terurus demi kesehatan emosional yang lebih stabil. Kestabilan emosi ini sangatlah berpengaruh pada asupan ASI lho. Bunda yang stres bisa membuat ASI seret dan membuat Si Kecil tidak kenyang.

Begitulah beberapa cara memperbanyak ASI yang bisa dilakukan oleh Bunda. Berbagai cara di atas sudah divalidasi oleh para pakar laktasi sebagai cara untuk menambah produksi ASI. Memang terkadang tidak semua metode yang Bubun sebutkan di atas bisa Bunda lakukan. Namun, cobalah sedikit demi sedikit ya, Bun karena ASI yang meluap akan membuat Bunda tenang dan happy. Selamat berjuang, para busui :) (PK)

Simak juga video berikut mengenai tips menyusui agar berat badan Si Kecil cepat naik.

(ziz/ziz)
Share yuk, Bun!

Ayo sharing bersama HaiBunda Squad dan ikuti Live Chat langsung bersama pakar, Bun! Gabung sekarang di Aplikasi HaiBunda!
Rekomendasi
Pantau terus tumbuh kembang Si Kecil setiap bulannya hanya di Aplikasi HaiBunda!