HaiBunda

MENYUSUI

Tak Perlu Sungkan, Ini 5 Kondisi Bunda Menyusui yang Membutuhkan Konselor Laktasi

Amira Salsabila   |   HaiBunda

Rabu, 11 May 2022 14:10 WIB
Tak Perlu Sungkan, Ini 5 Kondisi Bunda Menyusui yang Membutuhkan Konselor Laktasi /Foto: iStock

Jakarta - Menyusui adalah salah satu pengalaman yang luar biasa bagi para ibu, tetapi memang bukanlah sesuatu yang mudah dilakukan ya Bunda. Menyusui dapat menjadi tantangan, terutama di minggu-minggu pertama. Untuk itu, tak sedikit Bunda yang harus berjuang saat menyusui bayi.

Menyusui juga bisa menjadi waktu yang membuat seorang ibu baru merasa kebingungan, frustrasi, dan stres. Tekanan ini bisa terjadi karena para ibu baru khawatir mereka tidak bisa memberikan anak-anak mereka nutrisi yang cukup untuk pertumbuhannya.

Untuk mengatasi masalah ini, Bunda bisa melakukan konsultasi dengan konselor laktasi. Spesialis laktasi akan menilai dan menangani berbagai hambatan yang Bunda alami selama menyusui. Konselor laktasi akan membatu Bunda meningkatkan suplai ASI, menemukan posisi menyusui terbaik, dan mengatasi nyeri karena menyusui.


Lalu, bagaimana kondisi Bunda yang mungkin membutuhkan konselor laktasi agar sukses menyusui secara eksklusif? Simak penjelasannya berikut ini, ya Bunda.

Kondisi Bunda yang membutuhkan konselor laktasi

Melansir dari Baby Center, konsultan laktasi adalah profesional kesehatan yang berspesialis dalam merawat ibu menyusui. Konsultan laktasi adalah advokat menyusui yang dapat membantu dari sebelum Si Kecil lahir hingga minggu-minggu terakhir penyapihan, lho Bunda.

Mereka memenuhi syarat untuk mengobati masalah keperawatan umum bersama dengan kondisi yang lebih serius seperti mastitis dan saluran susu tersumbat. Konsultan laktasi paling sering mendukung ibu tentang cara meningkatkan suplai ASI, menemukan posisi menyusui terbaik, dan mengelola nyeri pada payudara saat menyusui Si Kecil.

Berikut adalah beberapa kondisi Bunda yang mungkin membutuhkan konselor laktasi untuk membantu Bunda sukses menyusui secara eksklusif:

1. Puting Bunda sakit

Melansir dari laman The New Mummy Company, ini adalah salah satu alasan paling umum mengapa ibu baru berhenti menyusui. Awalnya setelah lahir, puting Bunda akan terasa lembut, terutama saat menyusui untuk pertama kali.

Saat Si Kecil menempel ke payudara, Bunda mungkin akan merasa ketidaknyamanan selama beberapa detik, tetapi jika hal ini terus berlanjut atau puting terasa sangat nyeri sehingga Bunda tidak dapat bertahan menyusui, mungkin Bunda mengalami masalah pelekatan.

Jika memiliki puting yang sakit atau pecah-pecah, yang terbaik adalah menghubungi konsultasi laktasi agar mereka dapat menilai Bunda dan Si Kecil.

Tak Perlu Sungkan, Ini 5 Kondisi Bunda Menyusui yang Membutuhkan Konselor Laktasi / Foto: Getty Images/NoSystem images

2. Khawatir persediaan ASI Bunda rendah

Ini adalah kondisi umum yang mungkin hampir dirasakan sebagian besar ibu baru, mereka mungkin merasa bahwa persediaan ASI yang mereka miliki tidak cukup untuk memberi makan Si Kecil.

Jika menurut Bunda persediaan ASI Bunda rendah, berbicara dengan konsultan laktasi bisa sangat membantu karena mereka dapat menilai pemberian makan Si Kecil untuk memastikan Si Kecil menyusu secara efektif dan dapat membantu Bunda dengan tips untuk membangun persediaan Bunda.

Kita lanjutkan ke halaman berikutnya yuk.

Simak juga yuk video tentang menyusui 7 makanan yang ampuh lancarkan ASI Bunda:



(pri/pri)
TIPS SUKSES MENYUSUI

TIPS SUKSES MENYUSUI

Halaman Selanjutnya

Simak video di bawah ini, Bun:

Payudara Bunda Gatal saat Menyusui, Normalkah?

TOPIK TERKAIT

ARTIKEL TERKAIT

TERPOPULER

5 Kebiasaan Sepele yang Ternyata Membuat Hidup Jadi Lebih Bahagia

Mom's Life Annisa Karnesyia

5 Potret Hawwa Anak Kedua Shireen Sungkar, Paras Cantiknya Mirip Banget Sang Bunda

Parenting Nadhifa Fitrina

Cara Mengenali Perempuan Pintar dan Kompeten, Kerap Ucap 11 Kalimat Profesional Ini

Mom's Life Amira Salsabila

Potret Liburan Kiky Saputri & Keluarga ke Korea Selatan, Cantiknya Kayya Curi Perhatian

Mom's Life Nadhifa Fitrina

Ini yang Terjadi pada Otak Bayi jika Diajak Berkomunikasi Sejak di Kandungan

Kehamilan Annisa Aulia Rahim

REKOMENDASI
PRODUK

TERBARU DARI HAIBUNDA

5 Kebiasaan Sepele yang Ternyata Membuat Hidup Jadi Lebih Bahagia

5 Potret Hawwa Anak Kedua Shireen Sungkar, Paras Cantiknya Mirip Banget Sang Bunda

Ini yang Terjadi pada Otak Bayi jika Diajak Berkomunikasi Sejak di Kandungan

10 Tempat & Rumah Sunat Terdekat di Bogor Beserta Kisaran Harganya

7 Aktivitas Seru di The Nice Funtastic Park untuk Liburan Keluarga Unik

FOTO

VIDEO

DETIK NETWORK