sign up SIGN UP search


menyusui

15 ASI Booster Alami yang Bisa Tingkatkan Produksi ASI, Bunda Perlu Tahu

Annisa Karnesyia   |   Haibunda Rabu, 24 Aug 2022 07:10 WIB
Ilustrasi Ibu Menyusui caption
Jakarta -

Bunda dapat mengonsumsi ASI booster alami selama menyusui untuk meningkatkan produksi ASI lho. ASI booster alami berasal dari bahan makanan alami tanpa pengawet.

Secara umum, ASI booster adalah sebutan untuk makanan atau minuman tertentu yang memiliki khasiat dan dipercaya dapat memperlancar ASI. Selain dari makanan, ASI booster juga diproduksi dalam bentuk suplemen herbal.

"Dalam ilmu laktasi, ada istilah galaktagog/laktagog/laktagoga, yaitu hal-hal yang dipercaya dapat memperlancar ASI. Laktagog pun akhirnya lebih dikenal dengan istilah ASI booster," kata Ahli Gizi Nadiyah S.Gz, M.Si, C.Ht, CSRS, kepada HaiBunda belum lama ini.


Banner Diet Nanas

ASI booster memang bisa meningkatkan suplai ASI. Tapi, penelitian terhadap ASI booster menunjukkan hasil yang berbeda-beda. Ada Bunda yang berhasil, tapi ada juga yang tidak berhasil meningkatkan produksi ASI dengan ASI booster.

"Setiap Bunda memiliki karakter, latar belakang, dan selera yang berbeda. Hal itu yang dapat memengaruhi persepsinya terhadap suatu laktagog, dan akhirnya mempengaruhi efektivitas booster ASI tersebut, sehingga hasil yang didapat pun akan berbeda," ungkap Dosen Program Studi Gizi Universitas Esa Unggul Jakarta ini.

Ibu menyusui atau busui sebaiknya tidak hanya tergantung pada satu jenis ASI booster saja ya. Jika ingin ASI tetap deras, hal yang paling penting dilakukan adalah menjaga frekuensi menyusui atau ditambah dengan rutin memerah ASI.

ASI booster alami untuk ibu menyusui

Selain tetap menyusui dan rutin memerah, tak ada salahnya untuk mengonsumsi ASI booster. Tapi, agar lebih aman, Bunda dapat mengonsumsi ASI booster yang alami nih.

Nah, melansir dari berbagai sumber, berikut 15 ASI booster alami yang bisa bantu tingkatkan produksi ASI:

1. Susu almond

Dilansir Healthline, susu almond adalah sumber vitamin E dan antioksidan yang bisa membantu melindungi tubuh dari kerusakan akibat radikal bebas. Beberapa varietas almond juga tinggi kalsium dan vitamin D yang baik untuk kesehatan tulang.

"Almond adalah sumber vitamin E yang sangat baik dan merupakan vitamin larut lemak. Selain untuk melindungi tubuh dari radikal bebas, vitamin ini juga dapat meningkatkan kesehatan mata dan kulit, serta melindungi tubuh dari penyakit jantung," kata ahli diet dari Kanada, Katey Davidson, MScFN, RD, CPT.

Susu almond untuk ASI booster

Susu almond bisa dijadikan ASI booster alami karena mengandung asam lemak omega-3. Kandungan zat ini dapat merangsang hormon menyusui, serta meningkatkan kuantitas dan kualitas ASI, Bunda.

Omega-3 juga mengandung DHA yang dibutuhkan Bunda selama menyusui. Menurut Badan Kesehatan Dunia (WHO), ibu hamil dan menyusui membutuhkan setidaknya 300 mg per hari DHA.

Selain untuk meningkatkan suplai ASI, susu almond juga bisa meningkatkan daya tahan tubuh dan mempercepat masa pemulihan usai melahirkan. Susu almond juga mudah dibuat sendiri di rumah untuk konsumsi selama menyusui.

2. ASI booster alami: kurma

KurmaIlustrasi Kurma/ Foto: Getty Images/iStockphoto/barmalini

Bunda dapat mengonsumsi kurma selama menyusui karena memiliki segudang manfaat untuk tubuh. Kurma mengandung protein, vitamin, mineral, serta zat-zat penting yang bermanfaat untuk meningkatkan kesehatan dan menjaga daya tahan tubuh.

Manfaat kurma untuk ASI booster

Kurma bermanfaat untuk menambah energi bagi busui. Buah asal Arab Saudi ini juga dapat melindungi tubuh dari radikal bebas karena mengandung antioksidan.

Beberapa ahli percaya bahwa kurma pun bisa menjadi ASI booster. Menurut studi di Journal for Research in Public Health tahun 2020, air rendaman kurma atau air Nabeez disebut bisa menjadi ASI booster alami. Dalam buah kurma mengandung kalium yang bisa memblokir reseptor dopamin dan kemudian dapat merangsang hormon prolaktin.

"Dengan adanya prolaktin, produksi ASI bisa meningkat. Prolaktin banyak terdapat pada ibu menyusui karena hormon ini penting untuk merangsang kelenjar di payudara untuk memproduksi ASI," kata tim peneliti.

3. Daun katuk

Daun katuk telah lama dipercaya bisa meningkatkan produksi ASI. Sayuran hijau ini disebut sebagai golongan galactagogue, yakni senyawa yang bisa merangsang produksi hormon prolaktin untuk melancarkan ASI.

"Dalam penelitian, sebanyak 50,7 persen ibu yang mengonsumsi galactagogue seperti daun katuk produksi ASI-nya banyak daripada ibu yang tidak konsumsi," ujar konselor laktasi, dr Ameetha Drupadi, CIMI, dalam diskusi tentang ASI beberapa waktu lalu.

Meski begitu, manfaat optimal daun katuk untuk ASI booster baru didapatkan bila dikonsumsi minimal 200 miligram (mg) sebanyak tiga kali sehari. Artinya, Bunda perlu konsumsi daun katuk dengan porsi yang cukup banyak untuk mendapatkan manfaatnya nih.

4. Daun torbangun

Bunda pernah dengar daun torbangun? Tanaman ini banyak ditemukan di wilayah Sumatra Utara lho. Daun torbangun atau bangun-bangun sangat populer sebagai ASI booster.

Daun ini mengandung steroid dan polifenol yang dapat meningkatkan kadar prolaktin dan meningkatkan aktivitas sel epitel. Selain itu, daun torbangun juga dapat memetabolisme kelenjar susu, sehingga ASI bisa meningkat 65 persen tanpa mengubah kualitas gizi susu.

5. Daun kelor

Daun kelor mengandung sumber vitamin dan mineral, Bunda. Setidaknya, dalam satu cangkir (21 gram) daun kelor mengandung protein, vitamin B6, C, A, zat besi, riboflavin, dan magnesium.

Daun kelor juga mengandung mineral kalsium, kalium, zinc, dan asam folat. Tak hanya itu, daun kelor pun rendah lemak dan mengandung kolesterol yang tidak berbahaya untuk tubuh.

Daun kelor untuk ASI booster alami

Ada penelitian yang menunjukkan produksi ASI bisa meningkat dengan konsumsi daun kelor. Satu penelitian kecil di Filipina menunjukkan daun kelor mungkin bermanfaat sebagai galactogogue pada ibu yang memiliki bayi prematur.

Dalam penelitian yang dilakukan Estrella MC, dkk tahun 2000, tidak ditemukan efek samping busui yang mengonsumsi daun kelor. Namun, data tentang keamanannya pada bayi masih perlu diteliti lagi, Bunda.

6. Fenugreek

Fenugreek merupakan tanaman herbal yang dipercaya sebagai ASI booster. Dalam studi tahun 2017 yang diterbitkan di Phytotherapy Research, ditemukan bahwa produksi ASI dapat meningkat pada wanita yang mengonsumsi fenugreek, Bunda.

Para peneliti tidak begitu yakin bagaimana fenugreek dapat bekerja dalam proses menyusui. Namun, kandungan fitoestrogen di dalam fenugreek diyakini sebagai penyebab produksi ASI meningkat.

Keamanan fenugreek untuk ibu menyusui

Sejauh ini, fenugreek aman dikonsumsi busui dan tidak memengaruhi bayi yang menyusu. Namun, menurut data LactMed, bahan herbal ini bisa berpotensi menyebabkan keluhan seperti mual, muntah, perut kembung, diare, atau urine yang berbau khas. Sebelum konsumsi fenugreek, sebaiknya konsultasi dulu ke konsultan laktasi atau dokter laktasi ya.

7. Daun pepaya

7 Manfaat Daun Pepaya untuk Kesehatan, Sehatkan Pencernaan hingga KulitIlustrasi Pepaya/ Foto: iStock

Daun pepaya juga disebut sebagai galactagogue, Bunda. Bunda dapat mengonsumsi daun pepaya yang tidak terlalu tua atau muda untuk dibuat jus selama menyusui.

Daun pepaya untuk ASI booster

Daun pepaya mengandung phytochemical yang memiliki efek laktogenik. Sementara itu, senyawa fitokimia di buah pepaya ini meliputi sesamin, limonin, trifoliol, quercetinkaemferol.

Senyawa tersebut bisa mengaktifkan reseptor prolaktin untuk membantu produksi ASI. Mengonsumsi daun pepaya juga bisa meningkatkan kandungan vitamin A dari ASI lho.

8. Edamame untuk ASI booster alami

Edamame merupakan kedelai muda yang dipanen sebelum matang atau mengeras. Ahli gizi klinis, Katherine Marengo LDN, R.D, mengatakan bahwa edamame secara alami bebas gluten, rendah kalori, dan tidak mengandung kolesterol.

"Edamame bebas kolesterol dan menyediakan protein, zat besi, serta kalsium," kata Marengo, melansir dari Medical News Today.

Manfaat edamame untuk busui

Edamame mengandung nutrisi lengkap yang dibutuhkan selama menyusui. Produksi ASI juga akan meningkat karena jenis polong-polongan ini juga mengandung protein yang tinggi.

Kandungan asam folat yang terkandung di dalam edamame juga baik untuk ASI. Asam folat akan diserap ke dalam ASI, sehingga membuat ASI lebih berkualitas.

9. Tempe

Tempe adalah produk olahan kedelai yang bisa dijadikan sumber protein nabati. Tempe dinilai lebih bergizi dan cocok untuk ASI booster karena menyediakan nutrisi yang lebih lengkap.

Tempe mengandung mineral, seperti kalsium, kalium zat besi, dan sodium. Makanan asli Indonesia ini juga bebas kolesterol, Bunda.

Tempe untuk ASI booster alami

Dilansir Very Well Fit, tempe juga merupakan sumber vitamin B6. Vitamin ini merupakan salah satu sumber nutrisi yang mampu meningkatkan produksi ASI. Selain itu, tempe juga kaya akan prebiotik untuk menjaga kesehatan saluran cerna.

10. Ikan

Berbeda dengan tempe, ikan adalah sumber protein hewani. Ikan juga dikenal sebagai ASI booster alami karena mengandung omega 3, asam lemak, dan berbagai vitamin serta mineral.

Jenis ikan untuk ASI booster

Bunda bisa mengonsumsi ikan salmon dan ikan gabus selama menyusui. Ikan salmon mengandung DHA yang bagus untuk perkembangan sistem saraf anak. Sedangkan ikan gabus dikenal sebagai ASI booster karena memiliki kandungan yang bisa meningkatkan prolaktin dan oksitosin.

11. Barley

Barley merupakan jenis biji-bijian sereal. Ketika dikonsumsi sebagai gandum utuh, barley kaya akan serat, vitamin, dan mineral. Bunda dapat mengonsumsi barley dengan mencampurnya di masakan atau makanan sebagai ASI booster.

Barley untuk ASI booster

Barley mengandung beta-glucan, yakni gula yang meningkatkan kadar hormon prolaktin dalam tubuh untuk memproduksi ASI. Kandungan vitamin dan mineralnya juga baik untuk kesehatan, Bunda.

"Barley adalah sumber makanan kaya beta-glukan, yakni polisakarida yang telah terbukti meningkatkan kadar prolaktin pada manusia dan hewan," ujar Alicia C. Simpson, seorang konsultan laktasi bersertifikat, dikutip dari Today's Parent.

12. Asparagus

Asparagus adalah sayuran hijau yang bentuknya panjang. Jenis sayuran ini mengandung serat, asam folat, dan beberapa jenis vitamin serta mineral yang baik untuk busui.

Asparagus untuk ASI booster

Asparagus memiliki sifat estrogenik yang dapat meningkatkan kadar hormon prolaktin dalam tubuh. Sayuran ini telah lama digunakan dalam pengobatan Ayurveda karena sifat galactagogue-nya, Bunda.

Selain itu, asparagus juga kaya akan flavonoid dan saponin, yang dapat meningkatkan dan menjaga sekresi ASI. Manfaat lain sayuran hijau ini adalah untuk menjaga kesehatan saluran cerna dan menurunkan tekanan darah.

13. ASI booster alami: bawang putih

Bawang PutihIlustrasi Bawang Putih/ Foto: iStock

Bawang putih aman dikonsumsi selama menyusui dan bisa menjadi ASI booster. Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat (FDA) mengategorikan bawang putih sebagai GRAS (generally recognized as safe), yakni aman dikonsumsi saat menyusui.

Manfaat bawang putih untuk busui

Bawang putih telah digunakan selama bertahun-tahun untuk pengobatan herbal karena dipercaya bisa merangsang produksi ASI dan meningkatkan suplai ASI. Bumbu dapur bernama Latin Allium sativum ini dipercaya sebagai galactagogue, yakni senyawa yang bisa meningkatkan produksi ASI.

Meski begitu, Bunda perlu hati-hati dalam mengonsumsi bawang putih selama menyusui ya. Beberapa penelitian menemukan, bawang putih dapat mengubah rasa dan bau ASI, sehingga bayi mungkin akan menjadi kolik dan menolak untuk menyusu.

14. Kunyit

Kandungan kunyit aman atau tidak berbahaya bagi busui. Food and Drug Administration (FDA) mengkategorikan kunyit sebagai bahan makanan yang aman.

Dalam beberapa kebudayaan, kunyit dianggap sebagai galactagogue, yakni bahan yang bisa meningkatkan produksi ASI. Namun, klaim ini belum terbukti secara ilmiah dan belum ada data yang menunjukkan batas asupan yang aman untuk mengonsumsinya saat menyusui.

Namun, secara umum, konsumsi kunyit selama menyusui bisa bermanfaat untuk kekebalan tubuh, kesehatan saluran cerna, dan melawan radikal bebas. Ada baiknya Bunda konsultasi dulu ke konsultan laktasi sebelum konsumsi kunyit selama menyusui ya.

15. Kayu manis

Beberapa studi menemukan, senyawa di dalam kayu manis baik untuk kesehatan. Rempah-rempah ini memiliki sifat antioksidan, anti-inflamasi, dan antibakteri, Bunda.

Kayu manis tingkatkan produksi ASI

Dalam pengobatan tradisional Ayurveda, kayu manis dipercaya bisa meningkatkan produksi ASI. Tak hanya itu, rempah ini juga bisa mencegah kehamilan dengan cara menunda haid.

Resep Ayurveda untuk ASI booster adalah dengan mencampur kayu manis dengan secangkir susu hangat atau madu. Ramuan ini bisa dikonsumsi sebelum tidur.

Efek samping kayu manis

Meski bisa untuk ASI booster, Bunda perlu hati-hati menggunakan kayu manis saat menyusui ya. Mengutip Live Strong, penggunaan kayu manis bersamaan dengan fenugreek dapat menyebabkan kadar gula darah turun drastis.

Selain itu, kayu manis juga bisa menimbulkan efek samping pada bayi yang menyusu. Beberapa bayi dapat menjadi sensitif terhadap makanan yang memiliki rasa pedas seperti kayu manis.

Bunda, yuk download aplikasi digital Allo Bank di sini. Dapatkan diskon 10 persen dan cashback 5 persen.

Simak juga 6 jenis buah yang bisa membantu melancarkan ASI, dalam video berikut:

[Gambas:Video Haibunda]

(ank/pri)
Share yuk, Bun!
BERSAMA DOKTER & AHLI
Bundapedia
Ensiklopedia A-Z istilah kesehatan terkait Bunda dan Si Kecil
Rekomendasi
Ayo sharing bersama HaiBunda Squad dan ikuti Live Chat langsung bersama pakar, Bun! Gabung sekarang di Aplikasi HaiBunda!
ARTIKEL TERBARU
  • Video
detiknetwork

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

Pantau terus tumbuh kembang Si Kecil setiap bulannya hanya di Aplikasi HaiBunda!