HaiBunda

MENYUSUI

Benarkah Menyusui Anak di Atas 2 Tahun itu Sia-sia? Simak Faktanya Bun

Anastasia Leana   |   HaiBunda

Rabu, 28 Dec 2022 07:50 WIB
Benarkah Menyusui Anak di Atas 2 Tahun itu Sia-sia? Simak Faktanya Bun/Foto: iStock
Jakarta -

Setelah melewati proses kehamilan dan persalinan, kini saatnya Bunda menghadapi proses menyusui Sang Buah Hati. Umumnya, proses menyusui ini dilakukan hingga Sang Buah Hati berumur 2 tahun.

Hal ini juga didukung oleh saran dari Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) yang merekomendasikan pemberian ASI eksklusif selama 6 bulan pertama, dan kemudian terus menyusui hingga 2 tahun dan seterusnya.

Pemberian air susu ibu (ASI) eksklusif tentu menjadi salah satu wujud cinta kasih Bunda terhadap Si kecil. Tak jarang juga ada yang sampai memperpanjang periode pemberian ASI tersebut. 


Namun, apakah hal ini tetap akan memberikan manfaat? Atau justru sia-sia? Simak ulasannya sampai habis, yuk!

Menyusui di atas 2 tahun

American Academy of Pediatrics (AAP) merekomendasikan pemberian ASI penting selama 6 bulan pertama kehidupan. Kemudian, Bunda bisa mulai memperkenalkan makanan yang dihaluskan atau padat. Namun, hal ini tetap dibarengi dengan pemberian ASI hingga anak Bunda berusia 1 tahun, seperti dikutip dari laman WebMD.

AAP juga menulis bahwa usia 2-7 tahun adalah perkiraan 'usia penyapihan alami bagi manusia'. Sebagian besar anak menyusui secara alami menyapih antara 2-4 tahun.

Bunda dapat menunggu sampai saat itu, atau mencoba sendiri beberapa teknik penyapihan. Jadi, tidak masalah jika Bunda ingin menyusui Si Kecil hingga berumur lebih dari 2 tahun. Bahkan, memperpanjang masa pemberian ASI atau extended breastfeeding juga memiliki banyak manfaat lho, Bunda!

Manfaat menyusui di atas 2 tahun

Dikutip dari Healthline, ada beberapa manfaat dari memperpanjang pemberian ASI untuk Bunda dan Si Kecil. Berikut ini ulasannya:

1. Sumber asupan nutrisi

Penelitian telah menemukan bahwa ASI mempertahankan kualitas nutrisinya selama masa menyusui. Kabar baiknya lagi, komposisinya dapat berubah berdasarkan kebutuhan anak Bunda yang sedang tumbuh.

Studi lain menemukan bahwa ASI setelah 1 tahun memiliki kandungan energi dan lemak yang lebih tinggi, yang mungkin bermanfaat bagi bayi. “Selama laktasi yang lama, kontribusi energi lemak dari ASI untuk makanan bayi mungkin signifikan,” kata peneliti.

 Simak halaman selanjutnya untuk melihat manfaat lainnya ya, Bunda!

Bunda, yuk download aplikasi digital Allo Bank di sini. Dapatkan diskon 10 persen dan cashback 5 persen.

Saksikan juga yuk video tentang manfaat menyusui lebih dari 2 tahun.



(pri/pri)
MANFAAT MEMPERPANJANG PEMBERIAN ASI DAN KAPAN PERLU BERHENTI

MANFAAT MEMPERPANJANG PEMBERIAN ASI DAN KAPAN PERLU BERHENTI

Halaman Selanjutnya

TOPIK TERKAIT

ARTIKEL TERKAIT

TERPOPULER

Aaliyah Massaid Bikin Aturan Olahraga Malam untuk Suami Akibat Trauma Kehilangan Ayah

Mom's Life Annisa Karnesyia

Cara Membuat Nasi Daun Jeruk yang Enak dan Gurih, Cocok untuk Segala Lauk

Mom's Life Amira Salsabila

11 Cara Bicara yang Menunjukkan Seseorang Punya Kecerdasan Emosional Tinggi

Mom's Life Amira Salsabila

Ciri Kepribadian Anak dari Makanan Favorit, dari Manis hingga Gurih

Parenting Annisa Karnesyia

Kapan Bunda Bisa Hamil Lagi setelah Alami Stillbirth?

Kehamilan Melly Febrida

REKOMENDASI
PRODUK

TERBARU DARI HAIBUNDA

Aaliyah Massaid Bikin Aturan Olahraga Malam untuk Suami Akibat Trauma Kehilangan Ayah

Cara Membuat Nasi Daun Jeruk yang Enak dan Gurih, Cocok untuk Segala Lauk

Mengenal Popiyo Pelopor Keripik Hati Ayam untuk Anak, Berawal dari Kekhawatiran Seorang Bunda

Ciri Kepribadian Anak dari Makanan Favorit, dari Manis hingga Gurih

Kapan Bunda Bisa Hamil Lagi setelah Alami Stillbirth?

FOTO

VIDEO

DETIK NETWORK