sign up SIGN UP search


moms-life

Wanita Ini Berhasil Turun 40 Kg Demi Balas Dendam & Ceraikan Suaminya

Siti Hafadzoh Sabtu, 02 Nov 2019 08:05 WIB
Karena sering di-bully dan dibilang gemuk oleh suami, wanita ini melakukan diet ketat. Tapi, kemudian wanita ini malah menceraikannya. Ada apa ya? caption
Jakarta - Seorang ibu asalĀ Korea Selatan bernama Park Jee Won menjadi viral baru-baru ini. Ia viral karena kisah menurunkan berat badannya yang fenomenal.

Dilansir Says, pada 2014, Park Jee Won melahirkan bayi perempuan. Kehidupannya menjadi terbalik karena sang suami sering menghinanya akibat kenaikan berat badan saat hamil.

Berkaitan dengan hormon kehamilan, Park Jee Won lebih banyak makan ketika hamil. Berat badannya mencapai 86,6 kg pada saat itu. Dia juga menderita masalah tulang belakang selama kehamilan. Sehingga, ia tidak bisa melakukan olahraga.


Setelah melahirkan anak perempuannya, Park Jee Won mengalami depresi pasca melahirkan. Depresi ini membuat ia punya kebiasaan makan yang tidak sehat dan tak terkendali.

Parahnya, sang suami bukan mendukung dia. Tapi, malah mengkritik tentang kenaikan berat badan, Bun. Sang suami sering menghinanya, bahkan menjadi tindakan bullying.

Wanita Ini Berhasil Turun 40 Kg Demi Balas Dendam & Ceraikan SuaminyaIlustrasi wanita gemuk/ Foto: iStock

Awalnya, wanita yang juga pelatih yoga ini mulai melakukan diet ketat dan berolahraga untuk mendapatkan kembali kasih sayang suaminya. Ia ingin mengembalikan tubuhnya ke berat badan semula.

Park Jee Won tidak mengonsumsi nasi, berolahraga, dan hanya makan lima sampai enam porsi kecil makanan setiap hari. Usahanya ini kemudian membuahkan hasil. Setelah 10 bulan, berat badannya turun 40 kg. Kini berat badannya menjadi 46 kg.

Ia ingin menunjukkan ke suaminya bahwa dia bisa cantik seperti dulu. Namun, yang menyebalkan, sang suami bukannya senang. Ia malah mengkritik perubahan Park Jee Won. Hingga akhirnya membuatnya berubah pikiran ketika sudah kurus.

"Kau membuatku takut, menatapmu membuatku merinding," kata suaminya.

Tak ingin berkecil hati, ketika sudah mencapai berat ideal akhirnya Park Jee Won memutuskan untuk menceraikan suaminya. Ia memutuskan untuk membesarkan putrinya sendirian.

Kata-kata yang diucapkan suami Park Jee Won ini bisa termasuk dalam body shaming, Bun. Pasti menyakitkan ya kalau yang melakukan body shaming adalah orang terdekat, misalnya suami. Lalu, apa ya yang harus kita lakukan ketika orang terdekat melakukan body shaming?

Menurut psikolog Dessy Ilsanty, M.Psi, mengkritik tubuh pasangan tentu enggak ada gunanya. Beda lagi dengan kritik yang bertujuan baik.

"Kalau kita dibilang, 'ih gendut ya', itu enggak ada manfaatnya. Tapi misalnya 'kok enggak dikasih ASI?' Kalau kita cerna secara objektif, betul ASI lebih baik. Tapi dia tidak tahu keadaan kita yang sebenarnya," kata Dessy.

Dikutip dari Breezy Storm, berikut hal yang bisa Bunda lakukan kalau suami melakukan body shaming.

1. Abaikan ucapannya dan lanjutkan pekerjaan.

2. Tidak perlu menjelaskan ke suami kenapa berat badan Bunda naik. Ia enggak akan mau terima penjelasan Bunda.

3. Lakukan latihan untuk melangsingkan tubuh. Bukan untuk suami. Tapi untuk kesehatan diri sendiri.

4. Jangan biarkan body shaming mengacaukan hidup Bunda.

5. Gunakan pakaian yang meningkatkan kepercayaan diri.

6. Ketika mood suami sedang baik, katakan bahwa ucapannya mengganggu Bunda.

Jadi, kalau suami melakukanĀ body shaming kepada Bunda, coba katakan dulu ya kalau ucapannya itu sangat mengganggu. Jangan lupa juga, kalau punya berat badan berlebih, lakukan diet dan olahraga. Ini untuk kesehatan Bunda sendiri kok.

[Gambas:Video Haibunda]

(sih/rap)
Share yuk, Bun!

Ayo sharing bersama HaiBunda Squad dan ikuti Live Chat langsung bersama pakar, Bun! Gabung sekarang di Aplikasi HaiBunda!
Rekomendasi
Bunda sedang hamil, program hamil, atau memiliki anak? Cerita ke Bubun di Aplikasi HaiBunda, yuk!