sign up SIGN UP search


moms-life

Cara Hannah Al Rasyid Cegah Pelecehan Seksual di Industri Film

Mutiara Putri   |   Haibunda Minggu, 19 Jun 2022 11:10 WIB
Hannah Al Rashid menceritakan pengalaman saat mengalami toxic relationship caption
Jakarta -

Seperti Bunda ketahui salah satu artis yang memperjuangkan korban pelecehan seksual dan kesetaraan gender adalah Hannah Al Rashid. Hannah merupakan aktris, model, sekaligus aktivis yang turut menyuarakan hak-hak perempuan, Bunda.

Partisipasi Hannah dalam hal ini pun membawanya sebagai penggerak SDG (Sustainable Development Goals) dalam bidang kesetaraan gender di Indonesia oleh Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB). Tak hanya itu, Hannah membuat sebuah projek berupa kampanye yang dinamakan Kawan Puan. Kawan Puan bertujuan untuk membantu korban kekerasan di Indonesia.

"Kami bekerja sama dengan LSM dan organisasi apapun yang bergerak di advokasi dan pelayanan untuk korban kekerasan. Tujuannya adalah untuk memberi edukasi, memberi bantuan hukum, medis, dan rumah aman, bantuan pemulihan juga, terapi, kepada korban kekerasan," jelas wanita yang dinobatkan sebagai Queen of the Month bulan Juni 2022 oleh Beautynesia ini.


Sebagai bentuk dedikasinya, Hannah Al Rasyid bersama dua rekan artisnya, Adinia Wirasti dan Mian Tiara memutuskan untuk membuat sebuah film pendek animasi di Hari Film Nasional 2021, Bunda. Film ini bercerita tentang gambaran dan situasi industri perfilman.

"Kami menulis tentunya dari perspektif penyintas, dan kami berusaha untuk menawarkan solusi. Jadi film ini memang terlahir dari keresahan kami sebagai penyintas yang kok banyak orang tahu pelecehan adalah isu di dalam industri perfilman, tapi lebih banyak orang melupakan atau diam saja, dan enggak pernah ada yang menawarkan solusi," kata Hannah.

Film yang dibuat oleh Hannah dan kawan-kawan artis nyatanya berdampak sangat besar di dunia perfilman, Bunda. Isu ini pun semakin banyak dibicarakan dan membuat banyak korban bisa buka suara.

"Semakin banyak orang yang membicarakan isu ini, semakin banyak penyintas yang berani reach out, dan makin banyak PH yang mulai mempraktikkan atau menciptakan SOP di dalam produksi mereka sendiri," papar wanita 36 tahun ini.

Hannah cukup bangga dan puas dengan hasil yang didapatkan dari usahanya dan kawan-kawan artis untuk mencegah pelecehan seksual di industri perfilman, Bunda. Baginya, ini adalah langkah awal yang bisa dilakukan untuk menciptakan dunia kerja yang nyaman.

Bunda ingin tahu kelanjutan kisah Hannah Al Rasyid dalam memerangi pelecehan seksual dan kesetaraan gender di industri perfilman?

TERUSKAN MEMBACA KLIK DI SINI.

Bunda, yuk download aplikasi digital Allo Bank di sini. Dapatkan diskon 10 persen dan cashback 5 persen.

(mua/som)
Share yuk, Bun!
Ayo sharing bersama HaiBunda Squad dan ikuti Live Chat langsung bersama pakar, Bun! Gabung sekarang di Aplikasi HaiBunda!
Rekomendasi
Bunda sedang hamil, program hamil, atau memiliki anak? Cerita ke Bubun di Aplikasi HaiBunda, yuk!