parenting

Menghadapi Anak yang Picky Eater

Amelia Sewaka Sabtu, 05 May 2018 14:06 WIB
Menghadapi Anak yang Picky Eater
Jakarta - Anak susah makan dan anak yang picky eater memang mirip, meski sebenarnya beda lho, Bun. Nah, yang dihadapi entrepreneur sekaligus blogger Tanya Larasati adalah si kecil yang picky eater.

"Sebenarnya Sada bukan termasuk anak yang sulit makan karena aku udah konsultasi sama dokter. Bukan sulit makan tapi anakku hanya pemilih makanan, kalau udah suka sama satu makanan comfort-nya ya udah maunya ya itu aja, ya sebenarnya sama sih kayak aku, he-he," kata wanita yang akrab disapa Anya di tengah acara 'Tak Perlu Ragu, Konsumsi Gummy Tiap Hari Ternyata Baik untuk Kesehatan', di Public Market Grand Indonesia, Jakarta Pusat beberapa waktu lalu.

Anya bercerita ketika si kecil lagi ingin makan chicken katsu, anaknya ini bisa ngotot banget lho, Bun, dan bisa makan makanan ini seharian. "Ketika dia merasa ingin makan makanan jenis itu ya udah bisa dari pagi sampai sore makannya itu aja. Aku juga udah tawarin Sada makanan lain kok, tapi dia nggak mau. Suamiku, Pandu, sampai bilang, 'Kamu kan juga kayak gitu', duh aku jadi berasa bersalah tapi ya emang harus dari ibunya sendiri sih yang ngenalin makanan," papar Anya.


Anya bilang dokternya menyarankan setidaknya mengenalkan makanan-makanan lain sebanyak 15 kali terlebih dahulu. Kalau si anak masih tetap menolak pada penawaran ke-15 baru deh bisa dikatakan anak itu emang nggak suka makanan tersebut.



"Kebanyakan para ibu pas percobaan kedua atau ketiga udah nyerah duluan kayak aku, ya udah deh kasih aja makanan kesukaan anak yang penting anak makan. Padahal harus dicoba kenalin 15 kali dulu lho," tutur Anya.

Soal anak susah makan, sebenarnya yang menjadikan anak kita picky eater itu bisa jadi kita sendiri, Bun. Waktu anak masih di dalam kandungan, jelas mereka nggak mungkin menolak apa yang kita makan. Nah, mungkin kitalah yang terlalu picky dalam urusan makanan saat hamil.

Selain itu, menurut dr Damayanti Rusli S, SpA(K) PhD, ketika memberi makanan ke anak, kita cicipi juga, Bun, enak atau nggak. Kita rasakan dulu sebelum kasih ke anak, dengan begitu kita bisa menilai sendiri kenapa anak susah makan.

"Tiap anak itu beda-beda. Nah orang tua coba cek dan lihat keadaan anaknya, buat masakan dengan berbagai rasa," tutur dr Damayanti.

Pesan dr Damayanti ketika anak nggak mau makan jangan langsung dikasih vitamin atau lainnya ya, Bun, karena belum tentu kandungannya sama seperti makanan asli.



Sebenarnya, ada cara yang bisa dilakukan agar anak tidak menjadi picky eater, seperti apa?

"Anak-anak itu kan belajar makan, maka dari itu pengenalan jenis makan pertama kali itu sangat penting, kalau makanan itu dirasa enggak enak dia akan menolak dan di pikirannya akan terpatri kalau makanan jenis itu nggak enak," kata ahli gizi dr Pauline Endang Praptini, MS, SpGK dikutip dari detikHealth.

Lalu bagaimana jika anak sudah telanjur menjadi picky eater? "Kalau sudah telanjur kita harus coba dari awal lagi. Tidak dipaksa tapi orang tua juga harus memberi contoh. Kasih pengertian terus jangan sampai bosan, kamu kalau makan seperti ini terus nanti akan mengganggu proses belajarmu, makanya kamu harus makan ini, orang tua tidak boleh bosan melakukannya," jelas dr Pauline. (aml)
Share yuk, Bun!

Rekomendasi