HaiBunda

PARENTING

Kisah Bayi 3 Bulan di Sulawesi Barat Berbobot 7,4 Kg

Annisa Karnesyia   |   HaiBunda

Rabu, 24 Jul 2019 19:27 WIB
Ilustrasi kaki bayi/Foto: iStock
Jakarta - Perhitungan berat badan anak baiknya sesuai dengan usia si kecil, Bun. Tapi, hal ini berbanding terbalik dengan anak pasangan asal Poliwali Mandar, Sulawesi Barat, Hasmi dan Sukman.

Putri mereka, Nursinta yang kini berusia 3 bulan beratnya mencapai 7,4 kg. Padahal, Nursinta terlahir prematur.

"Baru tiga bulan, beratnya 7,4 (kg)," kata Hasmi, dikutip dari 20detik.


Hal ini bermula saat Nursinta sakit. Sang ibu memberi susu yang sampai sekarang bisa diminum anaknya 12 botol per hari.

"Kadang 2 jam sudah minta (susu) lagi," ujar Hasmi.

Melihat berat anaknya terus naik, Hasmi mengaku khawatir. Nursinta bahkan dijuluki bayi sehat berukuran jumbo karena terlihat seperti bayi berusia 1 tahun.

Ilustrasi bayi perempuan// Foto: iStock

Bicara soal masalah berat badan, dr.Aditya Suryansyah, SpA mengatakan kalau ini bisa terjadi karena potensi genetik. Tapi berbeda kalau kasusnya justru terbalik.

"Bila orang tuanya tidak gemuk, tetapi ditemukan anak yang gemuk dari orang tua yang kurus, tentu akan menimbulkan kecurigaan. Mungkin karena kelebihan makanan atau penyakit tertentu," kata Aditya, dilansir detikcom.

Berikut 6 cara untuk menjaga berat anak tetap normal dan perkembangannya sehat menurut dokter anak dari Boston Children's Hospital, Claire McCarthy, MD, mengutip Harvard Health Publishing.

1. Menyusui

Menyusui adalah cara paling baik menjaga berat badan bayi normal. Tidak hanya karena nutrisinya, dengan menyusu, si kecil akan mudah kenyang dan enggak mengonsumsi makanan lain lebih banyak.

2. Jangan merespons saat anak menangis minta makan

Banyak alasan bayi menangis. Jika setiap anak nangis, Bunda selalu memberi anak makan biar enggak nangis, anak bisa berpikir ini cara tepat mengatasi marah, bosan, dan kelelahan.

3. Jangan beri makan anak banyak-banyak

Jangan paksa anak menghabiskan makanannya jika dia berhenti makan. Tapi, kembali lagi lihat berat badan si kecil dan konsultasikan ke dokter untuk pemberian porsi makan yang tepat.

4. Beri makanan padat sehat

Jika bayi sudah memasuki masa konsumsi MPASI, Bunda bisa beri buah, sayur, gandum, dan daging. Gunakan waktu ini untuk mengenalkan makanan ke anak biar dia enggak menjadi picky eater.

5. Biasakan makan bersama keluarga

Ajak anak makan bersama, Bun. Anak yang makan bersama orang tuanya jarang mengalami berat badan berlebih.

6. Ajak anak bergerak

Banyak bergerak bukan hanya berguna untuk menjaga kesehatan si kecil. Anak yang banyak bergerak akan aktif sampai usia dewasa.

Bunda bisa coba cara ini untuk mencegah berat badan berlebih pada anak dan untuk melihat cerita lengkap bayi Nursinta, bisa saksikan di video berikut ya.

[Gambas:Video 20detik]

(ank/rdn)

TOPIK TERKAIT

ARTIKEL TERKAIT

TERPOPULER

Cara Mengenali Orang yang Tidak Suka Jadi Pusat Perhatian dari Kebiasaan Sehari-hari

Mom's Life Annisa Karnesyia

7 Tantangan yang Bisa Dialami Bunda saat Menyusui di Usia 35+ dan Cara Mengatasinya

Menyusui Annisa Aulia Rahim

Ternyata Kepribadian Bisa Memengaruhi Pengalaman Melahirkan, Bunda Termasuk yang Mana?

Kehamilan Dwi Indah Nurcahyani

Terpopuler: Potret Rumah Baru Poppy Sovia

Mom's Life Amira Salsabila

Ciri Kepribadian EQ Tinggi yang Membedakannya dari Kebanyakan Orang Menurut Psikologi

Mom's Life Annisa Karnesyia

REKOMENDASI
PRODUK

TERBARU DARI HAIBUNDA

7 Ide Hiasan 17 Agustus 2026 Kemerdekaan yang Unik dan Menarik

7 Tantangan yang Bisa Dialami Bunda saat Menyusui di Usia 35+ dan Cara Mengatasinya

7 Drama Korea Cha Woo Min Terbaik Rating Tertinggi, Ada 'My Bias, My Boss'

Ternyata Kepribadian Bisa Memengaruhi Pengalaman Melahirkan, Bunda Termasuk yang Mana?

Cara Mengenali Orang yang Tidak Suka Jadi Pusat Perhatian dari Kebiasaan Sehari-hari

FOTO

VIDEO

DETIK NETWORK