Cerita fabel adalah kisah hidup binatang yang memiliki perilaku layaknya manusia. Fabel sendiri juga termasuk dalam kategori sastra yang berbentuk fiksi maupun khayalan. Tokoh yang ada di dalamnya terdiri dari binatang dengan karakter berbeda. Meskipun kisah binatang, fabel mengandung pelajaran yang mudah dipahami oleh Si Kecil.
Cerita Kancil dan Buaya
Cerita kancil dan buaya termasuk salah satu fabel yang paling dikenal di Indonesia. Cerita ini mengisahkan kehidupan buaya dan kancil. Buaya dikenal sebagai hewan pemangsa sedangkan kancil dikenal sebagai hewan yang cerdik.
Suatu hari kancil dan buaya berhadapan ketika kancil ingin menyeberangi sungai untuk memetik buah yang ada di pohon seberang sungai. Kancil pun berhasil mengelabui para buaya dengan dalih hadiah daging dari raja untuk para buaya tersebut dan harus menghitung jumlah buaya yang ada agar adil.
Lalu kancil menaiki punggung buaya satu per satu yang berjejer hingga sampai di seberang sungai. Buaya sangat marah mengetahui bahwa kancil telah mengelabuinya, sementara kancil berterima kasih kepada mereka sambil lari ke dalam hutan. Pelajaran yang dapat diambil dari cerita tersebut yakni menggunakan kepintaran dengan bijak.
Cerita Keong Mas
Cerita keong mas berasal dari Jawa Timur. Berdasarkan sastra ini tidak termasuk cerita fabel meskipun tokoh utamanya merupakan hewan.
Kisah ini menceritakan tentang kehidupan putri raja yang cantik jelita bernama Candra Kirana. Dia memiliki seorang adik yang bernama Dewi Galuh. Suatu hari datanglah seorang pangeran yang tertarik pada Candra Kirana, sementara itu Dewi Galuh tidak terima dan merasa dengki.
Lantas Dewi Galuh pun memerintahkan nenek sihir untuk menyihir adiknya menjadi keong mas. Setelah itu keong mas dibuang ke sungai. Lalu keong mas ditemukan oleh seorang nenek yang baik hati dan dirawat dengan penuh kasih.
Pangeran yang menaruh hati pada Candra Kirana tidak diam saja, dia terus mencari hingga menemukan putri raja tersebut di rumah nenek baik hati. Candra Kirana berubah menjadi manusia seutuhnya karena telah menemukan cinta sejatinya yakni pangeran tampan.
Selain itu cerita fabel yang bisa dijadikan dongeng untuk anak-anak. Ada pula cerita legenda di mana merupakan cerita rakyat mengenai asal usul suatu objek yang diceritakan secara turun temurun.
Legenda Danau Toba
Legenda ini berasal dari Pulau Sumatera. Kisah ini berawal dari pasangan manusia dan ikan yang saling mencintai. Setelah mereka hidup bahagia dan memiliki anak, sikap suami yang merupakan manusia berubah menjadi lebih kasar.
Hal itu membuat istrinya yang seekor putri ikan menjadi khawatir, pasalnya awal pernikahan mereka berjanji tidak akan pernah memberitahu kepada anaknya maupun orang lain mengenai identitas asli istrinya.
Lantas suatu hari suaminya merasa kesal dengan anaknya karena tidak mematuhi perkataannya. Sehingga keluarlah kalimat yang dikhawatirkan oleh putri ikan selama ini yakni mengenai identitasnya.
Suaminya mengatakan bahwa anak tersebut adalah anak ikan yang membuat si anak menjadi terkejut dan sedih. Oleh sebab itu putri ikan menjadi murka sehingga terjadilah badai dan hujan yang menenggelamkan seluruh desa dan isinya.
Hingga saat ini kisah mereka dikenal dengan legenda Danau Toba. Desa tersebutlah yang sekarang menjadi Danau Toba, terdapat pulau kecil di dekatnya yang
dikenal sebagai Pulau Samosir yakni anak dari pasangan tersebut.
Legenda Batu Menangis
Legenda yang satu ini berasal dari daerah Kalimantan Barat. Batu menangis memiliki kisah yang temanya sama dengan Malin Kundang yakni anak durhaka. Letak perbedaannya, tokoh legenda batu menangis ini adalah seorang perempuan paling cantik di sebuah desa.
Perempuan hidup berdua dengan ibunya karena ayahnya telah lama meninggal dunia. Pekerjaannya hanya mempercantik diri sehingga ibunya merasa lelah karena melakukan pekerjaan rumah sendirian.
Anak perempuannya memiliki sifat yang angkuh dan tidak mau tahu, segala keinginannya harus dikabulkan oleh sang ibu. Sementara itu perempuan cantik tersebut enggan mengakui ibunya karena memiliki penampilan yang kumal. Hingga suatu hari ibunya mengeluh dan anak perempuannya berubah menjadi batu dalam keadaan menangis.
Legenda Rawa Pening
Legenda Rawa Pening mengisahkan tentang Baro Klinting yang merupakan seekor naga anak dari Endang Sawutri. Baro Klinting dilahirkan dengan wujud naga karena ibunya mengalami kutukan.
Ketika dewasa, ia memutuskan untuk pergi ke Gunung Telomoyo dengan tujuan menghilangkan kutukan tersebut. Dia melilitkan tubuhnya hingga mencapai puncak Gunung Telomoyo.
Sementara itu ada beberapa orang warga yang sedang berburu hewan melihat ekor naga. Mereka lantas memotongnya sebagai hidangan pesta, Baro Klinting mendatangi desa tersebut namun diusir dan dihina.
Baro Klinting kemudian murka dan menancapkan lidi di atas tanah, dia memerintahkan warga desa untuk mencabut lidi tersebut. Akhirnya tidak ada yang mampu, hanya dirinya sendiri yang berhasil mencabut lidi tersebut. Setelah itu muncullah air dari bekas tancapan lidi sehingga desa tersebut tenggelam dan dikenal sebagai Rawa Pening.
Legenda Roro Jonggrang
Legenda Roro Jonggrang sudah tidak asing lagi di telinga masyarakat Indonesia. Kisah ini berawal dari rasa cinta seorang pangeran kepada seorang putri. Namun putri tidak menaruh rasa yang sama kepada pangeran yang dikenal dengan nama Bandung Bondowoso.
Saat itu putri melakukan tipu muslihat dengan memberikan syarat yang di luar akal sehat. Putri Roro Jonggrang berkata bahwa dirinya akan bersedia menikahi sang pangeran Bandung Bondowoso apabila pangeran berhasil mendirikan 1.000 candi dalam waktu satu malam.
Bandung Bondowoso tidak kehilangan akal karena dia memiliki pasukan jin yang hebat. Mereka bekerja dalam satu malam sehingga sang putri khawatir kalau candinya akan berhasil dibangun. Saat tinggal satu candi yang belum dibangun, putri pun mencari akal untuk menggagalkan pembangunan tersebut. Tipu muslihat inilah yang membuat Bandung Bondowoso marah dan mengubah Roro Jonggrang menjadi candi.
Ibrahim dan Api
Selain cerita dan legenda di atas, Bunda dapat memperkenalkan cerita Islami kepada Si Kecil. Biasanya cerita yang Islami ini berasal dari zaman nabi seperti kisah Ibrahim dan Api.
Kisah ini berawal dari masa kelahiran Nabi Ibrahim. Kala itu masyarakat masih dalam kondisi jahiliyah dan musyrik. Manusia dizaman itu menyembah berhala karena mengingkari bahwa Allah adalah Tuhan semesta Alam.
Ini bukanlah cerita dongeng, tapi merupakan kejadian nyata yang terjadi ketika zaman nabi terdahulu. Beranjak dewasa, Nabi Ibrahim sadar bahwa tidak ada Tuhan yang patut disembah selain Allah.
Datanglah Ibrahim ke gudang penyimpanan berhala dan menghancurkan seluruhnya. Oleh karena itu Ibrahim dihukum dengan cara dibakar. Ketika dibakar hidup-hidup, Nabi Ibrahim berkata bahwa Allah sudah cukup bagi kami dan Dia adalah yang terbaik dalam segala urusan.
Seketika itu api yang membara pun padam. Ibrahim selamat tanpa luka sedikitpun. Tentunya ada banyak pelajaran yang dapat diambil dari kisah tersebut.
Ada banyak cerita nusantara yang bisa diambil hikmahnya, termasuk cerita Sunda, Jawa, Sumatera, dandaerah lainnya di Indonesia. Itulah beberapa kumpulan cerita fabel dan legenda yang dapat diceritakan kepada anak. (PK)
Simak juga video berikut mengenai cara tumbuhkan minat baca anak di era New Normal.
TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
15 Cerita Rakyat Pendek dari Berbagai Daerah di Indonesia Menarik & Terpopuler
Cerita Lengkap Dongeng Malin Kundang dan Pesan Moralnya untuk Ajari Anak Berbakti
Legenda Selat Bali, Cerita Rakyat Sarat Makna untuk Si Kecil
3 Cerita Fabel Populer untuk Anak Beserta Pesan Moralnya
TERPOPULER
Terpopuler: Zahwa Massaid Kunjungi Rumah Sang Nenek di Belanda
Ciri Orang Pura-Pura Bahagia Padahal Sedang Sedih, Jangan Tertipu dari Senyumnya
Curhat Shenina Cinnamon Pertama Kali Kerja setelah Melahirkan: Rasanya Campur Aduk!
Ciri-Ciri Orang yang Suka Mencari Perhatian Tanpa Disadari dalam Kehidupan Sehari-hari
Kisah Rossa Adopsi Anak Perempuan, Yoyo Padi Bersedia Jadi Figur Ayah
REKOMENDASI PRODUK
10 Rekomendasi Kompor Portable Terbaik untuk Dapur dan Aktivitas Outdoor
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
5 Wajan untuk Masak Nasi Goreng yang Bagus, Anti Lengket, dan Awet
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
7 Rekomendasi Bibit Timun Unggul & Terbaik
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
5 Rekomendasi Panci Tanah Liat Terbaik, Cocok untuk Dapur Rumahan
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
5 Rekomendasi Lulur untuk Kulit Cerah, Halus, dan Glowing
Amira SalsabilaTERBARU DARI HAIBUNDA
Sedang Naik Daun, Ini 5 Potret Jing Boran Pemeran Luke di Drama China 'The Early Spring'
Curhat Shenina Cinnamon Pertama Kali Kerja setelah Melahirkan: Rasanya Campur Aduk!
Ciri Orang Pura-Pura Bahagia Padahal Sedang Sedih, Jangan Tertipu dari Senyumnya
Terpopuler: Zahwa Massaid Kunjungi Rumah Sang Nenek di Belanda
Ciri-Ciri Orang yang Suka Mencari Perhatian Tanpa Disadari dalam Kehidupan Sehari-hari
FOTO
VIDEO
DETIK NETWORK
-
Rekomendit
Kenapa Abu Vulkanik Tetap Masuk Rumah Meski Pintu Tertutup Rapat?
-
Beautynesia
Mengenang Era Warnet Hingga Rebutan Remot: 5 Nostalgia Masa Kecil Gen Z yang Tidak Dirasakan Gen Alpha
-
Female Daily
Adidas Originals Sport: Koleksi Baju Olahraga yang Bikin Workout Makin Stylish
-
CXO
Turnamen Voli SBY Cup 2026 di Magelang 13-17 Mei, Ada LavAni-Samator
-
Wolipop
Ramalan Zodiak 9 September: Aries Waspada Penipuan, Taurus Pemasukan Seret
-
Mommies Daily
10 Rekomendasi Body Lotion Bayi dan Anak, Favorit para Mommies di 2026