sign up SIGN UP search


parenting

Jangan Dianggap Sepele Bun, Hal Ini Bisa Bikin Anak Kasar & Membantah

Melly Febrida   |   Haibunda Rabu, 20 Jan 2021 18:30 WIB
Stres, anak jadi mudah marah
Ilustrasi anak marah caption

Alasan lain yang membuat anak bersikap kasar kepada orang tua, kata Smith, sebagai bentuk respons dari anak akibat stres yang meningkat. Anak-anak mungkin belum memiliki kekhawatiran sebesar orang dewasa, tetapi bukan berarti anak tidak memiliki perasaan, kecemasan, dan stres yang besar.

"Kekhawatiran dari persahabatan, ujian sekolah, kekhawatiran tentang sesuatu yang mereka lihat atau dengar di berita dan situasi di rumah semuanya dapat menyebabkan anak-anak ingin marah dan sangat tegang. Meminta mereka melakukan sesuatu bisa menjadi tantangan bagi mereka," ujar Smith.

Bisa jadi karena stres tersebut, ketika Bunda meminta anak untuk mematikan lampu di dapur yang seharusnya tidak menimbulkan respons yang ekstrem, malah memicu anak melepaskan emosi terpendam mereka.  

"Jawabannya di sini adalah mendorong anak Anda untuk berbicara dengan Anda tentang apa yang mereka rasakan. Hindari mengatakan hal-hal seperti, 'Oh, jangan konyol, kamu akan baik-baik saja', atau, 'Kamu akan berbaikan besok, jangan khawatir;  kamu akan berteman lagi.' Komentar semacam ini mengabaikan perasaan anak Anda dan membuat mereka cenderung tidak bercerita dengan Anda di masa mendatang," kata Smith.

Kalau Bunda merasa anak begitu kasar, Smith menyarankan menjadikan momen ini untuk mendorong anak untuk terbuka. Pelukan dan sedikit obrolan sebelum tidur ketika anak merasa lebih rileks seringkali terbukti cukup mencerahkan dan membantu orang tua dan anak, tidak peduli berapa usia mereka.  


"Sikap kasar dan celaan mungkin tidak menyenangkan, tetapi keduanya merupakan indikasi bahwa semua tidak benar di dunia anak Anda dan dalam hubungan Anda dengan mereka," katanya.

Sayangnya, kebanyakan orang tua kelepasan membalas perilaku anak dengan emosi. Itu hanya akan memperburuk situasi, karena itu merusak koneksi dan membuat anak lebih stres. Sebagai orang dewasa, orang tua yang seharusnya meredakan situasi.  

"Tetap tenang dan berikan teladan ketenangan untuk anak," ujarnya.


(som/som)
HALAMAN :
ARTIKEL SELANJUTNYA
Share yuk, Bun!
Ayo sharing bersama HaiBunda Squad dan ikuti Live Chat langsung bersama pakar, Bun! Gabung sekarang di Aplikasi HaiBunda!
Rekomendasi
Pantau terus tumbuh kembang Si Kecil setiap bulannya hanya di Aplikasi HaiBunda!