sign up SIGN UP search


parenting

30 Contoh Pantun Anak-anak Pendidikan, Jenaka, hingga Nasihat

Abu Ubaidillah Rabu, 10 Feb 2021 07:03 WIB
Father and his little girl are on the floor surrounded by toys, he is reading a story to his girl caption
Jakarta -

Pantun anak-anak adalah salah satu jenis karya sastra yang dipelajari dalam mata pelajaran bahasa Indonesia. Pantun terdiri dari 4 baris, baris satu dan dua disebut sampiran, baris tiga dan empat disebut isi.

Bagian isi pada pantun anak-anak menunjukkan jenis pantun tersebut. Apakah pantun tentang pendidikan, keindahan alam, lucu/jenaka, bersuka cita, duka cita, nasihat, cinta Tanah Air,
maupun lainnya.

Jika si kecil diberi tugas sekolah oleh guru untuk membuat pantun anak namun belum mendapat ide, Bunda bisa melihat kumpulan contoh pantun untuk anak berikut seperti dirangkum dari situs Universitas Pendidikan Indonesia sebagai referensi.


Pantun Pendidikan

Pergi nelayan pergi berlayar
Ikan tangkapan di wadah bambu
Pagi dan siang kita belajar
Agar kelak mendapat ilmu
(Prana D.I.)

Beli pulsa ada di konter
Jangan lupa harus dibayar
Kalau ingin jadi dokter
Sungguh-sungguhlah kita belajar
(Tarjono Ahmad Tajudin)

Lihat Bu Lurah menanam tomat
Pak Lurah memberi tanah yang coklat
Dengan Pak Guru selalu hormat
Dengan sang teman selalu dekat
(Ros Rose)

Kalau suka bermain gitar
Mainlah yang baik di atas pagar
Kalau mau menjadi pintar
Jangan suka malas belajar
(Euis Nurmala)

Rumah itu dikelilingi pagar
Halamannya ditumbuhi bunga
Jadi anak harus pintar
Agar disayang orang tua
(Restiana Sutaryat)

Pantun Keindahan Alam

Pergi menyelam di dalam laut
Pergi menyelam di laut Cina
Kita perlu menjaga laut
Agar khazanahnya terpelihara
(Novia)

Habis malam datanglah siang
Habis siang datanglah malam
Alangkah indahnya sebaran bintang
Cahaya berkilau menghiasi malam
(Nuryati)

Buah salak daun kemiri
Batangnya sangat berduri
Kalian semua jangan iri
Dengan indahnya kekayaan bangsa kami
(Dedeh Nurhaidah)

Ke sungai menangkap udang
Tempatnya membawa koja
Melihat sungai, sawah dan ladang
Sangat indah alam semesta
(Tarjono Ahmad Tajudin)

Lautan dipenuhi karang
Datang ombak untuk menahan
Purnama bersinar terang
Karena kuasa Tuhan
(Ade Ipat Fathiyah)

Pantun Lucu atau Jenaka

Gendang gendut
Tali kecapi
Kenyang perut
Senang di hati

Katak jantan berkaca
Si betina merasa malu
Anak yang malas membaca
Pasti dimarahi ibu
(Novia)

Pantun Bersuka Cita

Loving single mother hugging cute little daughter kissing kid sitting on sofa, happy woman mum caressing embracing preschool girl, moms care and support, sincere warm relationships for child conceptIlustrasi ibu dan anak bersuka cita/ Foto: Getty Images/iStockphoto/fizkes

Langit biru mega mendung
Pelangi cerah memukau mata
Kenanglah aku kawan
Dalam setiap untaian mata
(Dede Nora Sumirat)

Buah naga buah semangka
Dimakan tupai tinggalah cangkang
Meski dalam suka dan duka
Kawan sejati tak akan hilang
(Susi Hardianti)

Ada kertas dilipat-lipat
Ada buku sedang terbuka
Setialah pada sahabat
Dalam suka maupun duka
(Siti Titin Khotimah)

Dengan apa donat dibuat
kalau bukan dengan terigu
Dengan siapa aku bersahabat
kalau bukan dengan kamu
(Agus Gunawan)

Ke Monas naik delman
Lihat ramai burung dara
Baik-baiklah berteman
Banyak teman banyak saudara
(Dede Rohaniati)

Pantun Bencana dan Duka Cita

Mari bergoyang bersama-sama
Bergoyang membina raga selalu
Mari berdoa bersama-sama
Semoga bencana segera berlalu
(Novia)

Berturut-turut bencana terjadi
Di tanah air tercinta Indonesia
Coba kau sebut rencana di hati
Adik-adik remaja Indonesia
(Dedeh Nurhaidah)

Kembang gula di perigi
Untuk aku minum jamu
Ke mana pun kalian pergi
Aku akan selalu rindu
(Mia Kusmiati)

Bunga layu tak berkembang
Sampai mati tak dirawat
Bunga gugur di medan perang
Berkah untuknya sampai akhirat
(Imayatul Apriani)

Pantun nasihat

Ada kertas dilipat-lipat
Ada buku sedang terbuka
Setialah pada sahabat
dalam suka maupun duka
(Siti Titin Khotimah)

Hati-hati masuk ke jurang
Jurang dalam banyak ularnya
1000 teman terasa kurang
Seorang musuh banyak rasanya
(Santi Adi Yuliani)

Burung pipit burung dara
Berterbangan di pohon cempaka
Banyak teman banyak saudara
Banyak musuh banyak celaka
(Restiana Sutaryat)

Pergi bekerja bermandi peluh
Minumlah air di dalam cawan
Janganlah engkau mencari musuh
Lebih baik kita berkawan

(Daka Abrian Prabowo)

Pantun Cinta Tanah Air

Baju kebaya selendang sutra
Dicuci dengan air sumur
Sungguh indah alam Indonesia
Negeri subur, aman dan makmur
(Kartini)

Awan merah di ufuk senja
Terbawa rasa yang menyamudera
Indah permai alam Indonesia
Ciptaan Tuhan Yang Maha Kuasa
(Dedeh Suwati)

Lari ke hutan bertemu tupai
Lari ke sawah bertemu ular
Negeriku elok, negeriku permai
Surge warisan yang takkan pudar
(Santi Adi Yuliani)

Indahnya Pantai Losari
Sungguh indah Pantai Dewata
Semuanya ada di sini
Di Indonesia negeri kita
(Silyawati Sendy)

Menjulang tinggi akasia
Tampak indah dan menawan
Negeri tercinta Indonesia
Tempat beta dilahirkan
(Anis Nuraini)

Banner Melly Goeslaw Sukses DietFoto: Mia Kurnia Sari
(Abu Ubaidillah/som)
Share yuk, Bun!

Rekomendasi