sign up SIGN UP search


parenting

Gara-gara Pandemi, Anak Rinni Wulandari Terpaksa Berhenti Sekolah

Muhayati Faridatun Jumat, 19 Feb 2021 08:26 WIB
Keluarga Rinni Wulandari caption
Jakarta -

Pandemi COVID-19 memberi dampak luar biasa di seluruh sektor kehidupan. Ini juga dirasakan keluarga artis, Rinni Wulandari dan sang suami, Jevin Julian, serta putra pertama mereka, Nord Kiano Julian.

Rinni bercerita, anaknya memang senang sekali karena kedua orang tuanya jadi lebih sering di rumah. Ya, selama pandemi, Rinni dan Jevin membatasi pekerjaan di luar rumah. Ini semata-mata demi menjaga kesehatan keluarga mereka.

"Dia (Nord) malah senang karena Mama dan Papanya di rumah terus. Senang bisa main sama kita sepuasnya," ujar Rinni Wulandari, saat Intimate Interview HaiBunda via Zoom baru-baru ini.


Banner Nia RamadhaniFoto: HaiBunda/Mia Kurnia Sari

Supaya Nord enggak bosan di rumah saja, Rinni biasanya mengajak keluar rumah di sore hari. Karena tinggal di komplek perumahan, ia merasa lebih aman. Tapi, wanita 30 tahun ini membolehkan putranya bermain di luar saat kondisi sekitar tidak banyak orang.

"Sepi juga jarang banget anak-anak kumpul. Kalau sepi, kita ajak Nord keluar dan dia bisa main bola, main mobil-mobilan remote control, naik sepeda," ungkapnya.

Selain itu, Rinni juga suka mengajak putranya main ke rumah saudara mereka. Jadi, Nord tetap bisa main dengan anak-anak seusianya. Tapi, satu hal yang Rinni pastikan demi mencegah penularan COVID-19, saudaranya itu juga tidak pernah bepergian keluar rumah.

Meski bisa membuat putranya tetap bahagia saat pandemi, Rinni ternyata merasakan sedih juga, Bunda. Ini lantaran dirinya terpaksa memberhentikan Nord dari sekolah. Padahal, ia ingin putranya sekolah di usia dini untuk bersosialisasi.

"Sedih banget, karena harusnya di umur Nord ini meneruskan sekolah," kata wanita kelahiran Medan ini.

Lalu, kenapa Nord harus berhenti sekolah? Bunda simak yuk penuturan Rinni Wulandari selengkapnya di video berikut:

[Gambas:Video Haibunda]



(muf/muf)
Share yuk, Bun!

Rekomendasi