
parenting
Bunda, Yuk Beri Edukasi tentang Bahaya Rokok pada Anak
HaiBunda
Rabu, 17 Mar 2021 19:09 WIB

Kasus anak merokok masih ditemukan di Indonesia, Bunda. Salah satu penyebabnya adalah akses mudah anak-anak mendapatkan rokok yang dijual bebas di warung kelontongan.
Padahal, pemerintah telah membuat aturan tegas mengenai larangan penjualan rokok pada anak di bawah umur dan ibu hamil. Aturan tegas ini tertuang dalam Peraturan Pemerintah No.109 Tahun 2012.
Namun, pada praktiknya, angka perokok anak terus meningkat dan belum ada tindakan tegas bagi pedagang dan pembeli rokok di bawah umur. Melihat fakta ini, Gabungan Produsen Rokok Putih Indonesia (Gaprindo) kembali melakukan aksi sosialisasi pencegahan perokok anak ke masyarakat.
Gaprindo menyasar kalangan pedagang di area pemukiman padat penduduk di Jakarta. Mereka turun langsung ke beberapa titik untuk menyampaikan informasi risiko merokok di usia dini, serta mengajak para pemilik warung kelontong untuk turut mengambil peran dalam menekan angka perokok anak.
Gaprindo tak sendiri mengampanyekan aksi ini, Bunda. Bersama Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (APRINDO), Gaprindo menyuarakan pentingnya peran pedagang sebagai garda terdepan dalam membatasi akses rokok kepada pembeli di bawah umur.
"Jika pedagangnya tegas, meskipun anak-anak membawa uang, mereka tidak akan bisa mendapat rokok. Apapun alasannya. Untuk itu, para agen edukasi Pedagang Bijak ini kami bekali dengan informasi pendukung yang mudah dipahami dan semoga dapat diterima oleh para pedagang," kata Ketua Gaprindo Muhaimin Moeftie, dalam press release yang diterima HaiBunda, Rabu (17/3/21).
Moeftie mengatakan bahwa Kampanye Cegah Perokok Anak ini memiliki pesan sederhana untuk masyarakat. Mereka ingin perilaku menegur anak yang merokok berani dilakukan oleh siapa pun.
Menurutnya, Ketika menegur anak yang merokok, kita harus memiliki alasan logis agar lebih mengena ketimbang teguran keras. Bagi anak, melarang malah membuat mereka makin penasaran. Untuk itu, Bunda perlu mengetahui cara tepat mengedukasi anak yang merokok.
Gaprindo telah melakukan survei kepada masyarakat terkait peran mereka menekan angka perokok anak. Seperti apa hasil surveinya dan apa dampak kesehatan anak yang terpapar rokok?
Baca halaman selanjutnya ya.
Simak juga tips mengatasi anak kejang karena demam, dalam video berikut:
PERAN PENTING MASYARAKAT CEGAH PEROKOK ANAK
Ilustrasi/ Foto: Getty Images/iStockphoto/XtockImages
Hasil survey yang dilakukan Gaprindo menyatakan bahwa lebih dari 400 responden menyatakan siap mengambil peran untuk menekan angka perokok anak. Sejauh ini, hasil yang ditunjukkan memang positif di masyarakat, Bunda.
"Hal menarik lainnya, para responden juga sepakat bahwa keluarga dan masyarakat merupakan pihak pertama yang harus diedukasi terus-menerus untuk bisa menekan minat anak dan remaja terhadap rokok," ujar Moefti.
"Ini artinya, kesadaran dari masyarakat yang lebih dewasa harus betul-betul dibangun untuk berani mengingatkan sampai menegur anak yang mencoba rokok. Bahkan, anak-anak di lingkungan sekitar pun harus dijaga, bukan hanya anak kita atau keluarga kita," sambungnya.
Gaprindo yakin bahwa masyarakat memegang peranan penting dalam menurunkan angka perokok anak di Indonesia. Sebab, masyarakat memiliki kekuatan untuk mengontrol perilaku penduduk jika dilandasi dengan semangat gotong royong dan empati tinggi.
Terkait penjual rokok, Gaprindo juga optimis bahwa kampanye ini tidak akan membatasi ruang mereka dalam berjualan. Pembelian rokok pada anak di bawah umur bisa dicegah asalkan ada kesadaran penuh dari masyarakat, termasuk penjual warung kelontongan.
Rokok memang terbukti dapat memberikan dampak buruk bagi kesehatan anak. Apa saja dampaknya? Baca halaman berikutnya ya.
EFEK PAJANAN ROKOK PADA ANAK: GANGGUAN PERILAKU
Ilustrasi/ Foto: (iStock)
Perokok anak masih ditemukan di sekitar kita. Beberapa anak mungkin mulai merokok hanya karena rasa penasaran atau berpikir bahwa ini adalah caranya agar terlihat seperti orang dewasa.
Padahal, tak sedikit anak tahu betapa bahayanya rokok untuk kesehatan. Entah sebagai perokok aktif atau pasif, rokok bisa menyebabkan dampak buruk pada kesehatan hingga kecerdasan anak.
Berikut efek pajanan rokok pada anak, seperti dilansir laman Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Tidak Menular (P2PTM) Kemenkes RI:
1. Masalah kognitif berkaitan dengan kecerdasan
2. Gangguan perilaku
3. Infeksi meningitis
4. Infeksi telinga tengah
5. Meningkatkan infeksi Saluran Pernapasan
6. Bronkhitis
7. Asthma
8. Pneumonia
9. Leukemia
10. Limfoma
11. Profil lipid
12. Meningkatkan risiko saat anastesi
13. Menurunkan proses penyembuhan luka.
TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT

Parenting
7 Dampak Orang Tua Merokok Terhadap Tumbuh Kembang Anak

Parenting
Bahaya Merokok Bagi Anak yang Tinggal Serumah dengan Perokok Aktif

Parenting
5 Cara Menghilangkan Cegukan pada Bayi, Bunda Perlu Tahu

Parenting
9 Gejala Demam Berdarah pada Anak, Bunda Perlu Tahu

Parenting
Penyebab dan Dampak Stunting pada Anak, Bunda Perlu Tahu

Parenting
Kotoran Telinga Anak Mengeras, Bagaimana Cara Membersihkannya?
HIGHLIGHT
HAIBUNDA STORIES
REKOMENDASI PRODUK
INFOGRAFIS
KOMIK BUNDA
FOTO
Fase Bunda