sign up SIGN UP search


parenting

6 Cara Mengatasi Sembelit Anak, Bunda Perlu Tahu

Nanie Wardhani Minggu, 23 May 2021 11:50 WIB
Child having stomach ache caption

Jakarta- Tentunya Bunda pernah mengalami sembelit, dan paham sekali rasanya tidak enak ya Bunda. Nah, bisa Bunda bayangkan jika bayi atau balita yang mengalami sembelit, pasti akan lebih tidak nyaman lagi rasanya, Bunda.

Selain rasanya yang tidak nyaman, terkadang sakit, anak-anak juga tentunya bingung dengan apa yang mereka rasakan, dan bingung bagaimana cara menyampaikan ke Ayah dan Bunda mereka, sehingga terkadang Bunda tidak menyadari bahwa Si Kecil sedang mengalami sembelit, dan Bunda baru menyadari setelah beberapa hari berlalu. 

Agar bisa mengatasi sembelit pada anak, terlebih dulu Bunda perlu tahu apa saja gejala yang muncul jika Si Kecil sembelit. Mengutip dari Healthline, berikut adalah beberapa gejala dari sembelit yang Bunda perlu tahu.


Sembelit Pada Bayi

Biasanya bayi akan mengalami sembelit saat mereka baru mulai makan makanan padat, atau pada saat mulai fase MPASI. Beberapa ciri-cirinya adalah:

  • Feses bayi yang berbutir-butir seperti pelet.
  • Sulit mengeluarkan feses.
  • Menangis saat buang air besar.
  • Feses yang keras dan kering.
  • Jarang buang air besar.

Setiap bayi memiliki frekuensi buang air besar yang berbeda-beda, karena itu jadikanlah kebiasaan Si Kecil sebagai patokan kenormalan frekuensinya. Misalkan biasanya Si Kecil buang air besar setiap hari 1 kali, maka jika selama beberapa hari dia tidak buang air besar, maka kemungkinan dia sedang mengalami sembelit.

Banner Penyakit Ain

Sembelit Pada Balita

Selain ciri-ciri yang hampir sama seperti pada bayi, balita juga memiliki ciri tambahan yaitu:

  • Ukuran feses yang lebih besar.
  • Perutnya terasa keras saat dipegang.
  • Terjadi pembengkakan pada perut.
  • Perut Kembung.
  • Ada sedikit noda darah.

Sembelit Pada Anak Yang Lebih Besar

Selain ciri yang telah disebutkan di atas, anak-anak yang lebih besar biasanya akan mengeluhkan sakit perut, dan akan ada cairan yang keluar dari anusnya yang tertinggal di pakaian dalamnya. Selain itu, Si Kecil kemungkinan akan merasakan sakit saat buang air besar dan ini membuatnya semakin tidak ingin buang air besar.

Lalu bagaimana cara mengatasi sembelit pada anak? Berikut adalah beberapa hal yang bisa dilakukan untuk mengatasi sembelit pada anak ya, Bunda.

1. Minum Lebih Banyak Air Putih

Minum air putih akan membantu melunakkan feses yang ada di dalam saluran pencernaan, Bun. Jika Si Kecil masih berusia di bawah 6 bulan, tidak perlu menambahkan air putih, cukup lebih sering disusui saja, baik dengan ASI atau pun dengan susu formula.

2. Minum Jus Buah

Untuk anak yang sudah MPASI, Bunda bisa menambahkan jus buah untuk membantunya melancarkan pencernaan Si Kecil.

3. Tingkatkan Asupan Makanan Berserat

Selain pada balita, ini juga bisa diterapkan pada anak yang lebih besar. Makanan berserat seperti sayur dan buah-buahan bisa membantu melancarkan proses pencernaan juga.

4. Kurangi Makanan Berbahan Beras Sereal

Karena makanan berbahan beras sereal memiliki kadar serat yang rendah, maka selama anak masih sembelit sebaiknya hindari makanan ini ya, Bunda.

5. Berikan glycerin suppositories

Pilihan lainnya adalah dengan memberikan glycerin suppositories melalui anus Si Kecil. Obat sembelit ini akan melunakkan feses Si Kecil. Selain itu obat ini dijual bebas di apotik dan bisa digunakan untuk balita sampai anak yang lebih besar.

6. Tingkatkan Aktivitas Fisik

Terutama pada anak-anak yang lebih besar, kegiatan fisik yang lebih banyak akan membantu melancarkan saluran pencernaannya, karena itu hal ini bisa dilakukan juga ya, Bunda.

Lalu apa sajakah makanan kaya serat yang bisa diberikan kepada Si Kecil untuk membantu mengatasi sembelit pada anak? Simak lengkapnya pada halaman berikut ya, Bunda.

Simak informasi lebih lengkap di halaman selanjutnya!

Pelajari pijat untuk melancarkan BAB bayi seperti dalam video di bawah ini:

[Gambas:Video Haibunda]

MAKANAN TINGGI SERAT UNTUK MENGATASI SEMBELIT PADA ANAK
BACA HALAMAN BERIKUTNYA
HALAMAN :
Share yuk, Bun!

Rekomendasi