HaiBunda

PARENTING

Serba-serbi Vaksin Anak 12-17 Tahun yang Bunda Perlu Tahu

Meita Fajriana   |   HaiBunda

Jumat, 02 Jul 2021 19:58 WIB
Ilustrasi vaksin anak/ Foto: iStockphoto

Jakarta- Bukan lagi hanya orang dewasa, kini peningkatan jumlah kasus positif COVID-19 sudah melanda anak-anak. Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) bahkan mencatat saat ini kasus konfirmasi positif COVID-19 pada anak usia 0-18 tahun ini adalah 12,5 persen, baik itu bergejala maupun tidak.

Hal ini tentu menambah kekhawatiran para Bunda. Maka itu, kita tetap harus memperhatikan protokol kesehatan untuk sang buah hati ya Bunda. Dunia anak-anak memang semestinya bermain. Namun mengingat kondisi kini, kita tidak bisa serta-merta melepaskan mereka bermain begitu saja.


Kini, kita harus lebih waspada dengan menerapkan protokol kesehatan seperti memakai masker dan menjaga jarak agar mereka aman dari paparan virus COVID-19. Tidak perlu terlalu panik, Bunda bisa memberikan pengertian secara lembut dengan bahasa yang dimengerti anak. Bila dilakukan terus menerus, anak pun akan terbiasa dan mengerti dan bisa beraktivitas seperti biasa. 

Di tengah pandemi ini, Bunda tanpa bosan sebaiknya selalu mengajak anak untuk memperhatikan protokol kesehatan 5M yaitu memakai masker, mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir, menjaga jarak, menjauhi kerumunan, serta membatasi mobilisasi dan interaksi. Selain itu, dengan adanya program vaksin COVID-19 anak sudah Bunda bisa merasa lebih tenang dan tak terlalu khawatir lagi dengan risiko penyebaran virus COVID-19.  

Presiden Joko Widodo pun telah menyatakan vaksin Sinovac telah mendapat persetujuan penggunaan untuk anak kelompok usia 12-17 tahun dari Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM). 

"Kita bersyukur BPOM telah mengeluarkan izin penggunaan darurat atau emergency use authorization untuk vaksin Sinovac yang dinyatakan aman digunakan anak usia 12-17 tahun. Sehingga vaksinasi anak-anak usia tersebut bisa segera dimulai," kata Presiden Joko Widodo dikutip dari akun YouTube Sekretariat Presiden, Jumat (2/7). Dengan begitu, diharapkan, jumlah kasus penularan COVID-19 pada anak yang saat ini mulai melonjak bisa ditekan.

Senada dengan Presiden, Kementerian Kesehatan (Kemenkes) melalui akun resminya pun mengungkapkan program vaksin untuk anak 12-17 tahun ini bisa segera direalisasikan.  

Program vaksin untuk anak usia remaja ini memang dirasa perlu Bun mengingat semakin meningkatnya penularan virus COVID-19 pada anak. Bahkan Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) melalui situs resminya mengungkapkan 1 dari 8 terkonfirmasi positif COVID-19 di Indonesia adalah anak. 

Lalu, bagaimana teknis pelaksanaan vaksin COVID-19 untuk anak ini? Simak di halaman berikut ya, Bunda!

Bunda tentu ingin tahu lebih banyak tentang vaksin anak, yuk simak video berikut:



(pri/pri)
KAPAN VAKSIN COVID-19 UNTUK ANAK MULAI DIBERIKAN?

KAPAN VAKSIN COVID-19 UNTUK ANAK MULAI DIBERIKAN?

Halaman Selanjutnya

Simak video di bawah ini, Bun:

Mungkinkah Anak di Bawah Usia 12 Tahun Divaksin Covid-19?

TOPIK TERKAIT

ARTIKEL TERKAIT

TERPOPULER

Kate Middleton Sempat Rahasiakan Kehamilan Pertama, Baru Terungkap Alasannya

Kehamilan Annisa Karnesyia

Mudik ke Rumah Mertua Suka Enggak Betah? Ini Penjelasan Ahli Jiwa agar Mental Tak Capek

Mom's Life Annisa Karnesyia

Niat Mandi Idul Fitri: Tata Cara, Waktu Pelaksanaan & Doa Lengkap

Mom's Life Azhar Hanifah

Momen Acha Septriasa & Rini Yulianti Rayakan Lebaran 2026 di Australia

Mom's Life Annisa Karnesyia

Waspadai Alergi Kelapa pada Anak saat Lebaran, Kenali Gejalanya

Parenting Angella Delvie Mayninentha & Muhammad Prima Fadhilah

REKOMENDASI
PRODUK

TERBARU DARI HAIBUNDA

Kate Middleton Sempat Rahasiakan Kehamilan Pertama, Baru Terungkap Alasannya

5 Rekomendasi Snack MPASI Bayi untuk Finger Food & Mudah Dibawa

Mudik ke Rumah Mertua Suka Enggak Betah? Ini Penjelasan Ahli Jiwa agar Mental Tak Capek

Niat Mandi Idul Fitri: Tata Cara, Waktu Pelaksanaan & Doa Lengkap

Waspadai Alergi Kelapa pada Anak saat Lebaran, Kenali Gejalanya

FOTO

VIDEO

DETIK NETWORK