sign up SIGN UP search


parenting

Ceritakan Kisah Nabi Ibrahim dan Ismail pada Anak, Asal Mula Kurban Idul Adha

Annisa Karnesyia Selasa, 20 Jul 2021 11:08 WIB
A young Arab American mother reads with her young daughter in a public park. She is wearing a hijab and having a great time as they turn pages and point to pictures together. caption
Jakarta -

Perayaan Hari Raya Idul Adha tak lengkap rasanya bila kita tidak mengingat sejarah kurban. Kisah ini terkait dengan cerita Nabi Ibrahim dan anaknya, Ismail.

Ayah dan anak ini menunjukkan arti ketaatan yang sebenarnya kepada Allah SWT. Dari kisah keduanya, Bunda bisa mengenalkan makna berkurban di Hari Raya Idul Adha 1442 H, yang jatuh pada 20 Juli 2021.

Melansir dari buku Seri Kisah Nabi: Kisah Nabi Ismail AS oleh Rina Dewi, berikut cerita Nabi Ibrahim dan Ismail:


Cerita bermula saat Nabi Ibrahim AS mengunjungi istri dan anaknya, Hajar dan Ismail, yang sedang berada di Mekah. Suatu hari, Nabi Ibrahim bersama Hajar dan Ismail menggiring ternak yang berpuluh-puluh jumlahnya.

Hari mulai larut dan mereka memutuskan untuk tidak melanjutkan perjalanan dan tidur di suatu tempat bernama Masy'aril Haram. Karena terlalu lelah, ketiganya langsung tertidur pulas.

Resep Baik Selama PandemiResep Baik Selama Pandemi/ Foto: Mia Kurnia Sari

Malam itu, Nabi Ibrahim tiba-tiba bermimpi. Ia diperintah untuk menyembelih Ismail sebagai kurban kepada Allah SWT.

Beliau lalu terbangun dan terdiam, berusaha mengartikan mimpinya tersebut. Sampai pagi tiba, dia tetap terjaga dan tak mau menceritakan mimpinya itu pada sang istri dan anaknya. Ia takut mimpi itu hanya membuat Hajar dan Ismail takut dan gelisah.

Perjalanan pulang dengan ternak-ternak pun dilanjutkan. Mereka sempat berhenti sejenak untuk istirahat hingga akhirnya melanjutkan perjalanan kembali.

Setelah tiba di rumah mereka di Mekah, Nabi Ibrahim kerap terdiam dan tak banyak bicara. Sedangkan, wajah Ismail selalu tersenyum dan berseri.

Saat malam tiba, Nabi Ibrahim kembali mendapatkan mimpi yang sama. Suara itu terdengar begitu jelas dalam mimpinya.

"Wahai, Ibrahim! Sembelilah Ismail untuk berkurban kepada Allah SWT!" demikian suara dalam mimpi Nabi Ibrahim.

Ketika terbangun dari tidurnya, Nabi Ibrahim menjadi resah. Mendekati waktu Subuh, dia pun mengambil air wudhu, lalu membangunkan istri dan anaknya untuk beribadah kepada Allah SWT.

Lanjutan kisahnya di halaman berikutnya ya.

Simak juga tips Bunda Seleb ajarkan makna berkurban pada anak, di video berikut:

[Gambas:Video Haibunda]

NABI IBRAHIM JALANKAN PERINTAH ALLAH SWT
BACA HALAMAN BERIKUTNYA
HALAMAN :
Share yuk, Bun!

Ayo sharing bersama HaiBunda Squad dan ikuti Live Chat langsung bersama pakar, Bun! Gabung sekarang di Aplikasi HaiBunda!
Rekomendasi
Pantau terus tumbuh kembang Si Kecil setiap bulannya hanya di Aplikasi HaiBunda!