PARENTING
9 Ciri-ciri Toxic Parents & Bahayanya bagi Kesehatan Mental Anak
Mutiara Putri | HaiBunda
Sabtu, 18 Feb 2023 04:00 WIBBukan hal yang aneh jika seorang anak memiliki hubungan yang rumit dengan orang tuanya. Sama seperti anak, orang tua juga merupakan manusia biasa yang mengalami reaksi dan emosi. Namun, bagaimana dengan orang tua yang berperilaku toxic atau toxic parents?
Ketika anak menyadari bahwa orang tua mereka berperilaku toxic seperti tidak menghargai anak, bukan hal yang tidak mungkin jika mereka akan meniru perilaku itu di kemudian hari.
Psikolog Chivonna Childs, PhD menjelaskan toxic parents adalah orang tua yang menempatkan kebutuhan mereka di atas anak-anak. Mereka lebih mementingkan diri sendiri daripada orang lain.
Sifat-sifat ini pun memberikan beberapa gambaran ketika anak bertemu dengan orang yang berperilaku toxic. Mereka akan membandingkan perilaku tersebut dengan perilaku orang tuanya.
"Setiap kali anda berpikir seseorang yang toxic, Anda melihat perilakunya. Ciri-ciri itu bisa jadi milik orang tua kita juga. Itu tanda-tanda orang yang toxic. Orang tua kita adalah individu, mereka adalah manusia. Tapi kebetulan mereka orang tua kita," katanya dikutip Cleverland Clinic.
Sikap orang tua yang toxic bisa memengaruhi kesehatan mental anak. Tak hanya itu, hal ini juga bisa menyebabkan trauma di masa depan.
Ciri-ciri toxic parent
Masih melansir dari laman Cleverland Clinic, ada beberapa ciri toxic parents yang bisa diketahui. Berikut ini deretannya:
1. Pelecehan fisik
Salah satu cirinya, yakni kerap melakukan pelecehan secara fisik, Bunda. Pelecehan fisik yang melampaui tindakan disipliner ini adalah ketika orang tua memukul anak.
"Ini adalah pelecehan yang tidak proporsional dengan anak yang dilakukan anak itu. Itu tidak beralasan," kata Chivonna.
2. Pelecehan verbal
Selain fisik, pelecehan verbal juga merupakan salah satu tanda orang tua memiliki sifat beracun. Jenis pelecehan verbal yang mungkin dilakukan orang tua adalah berteriak, menjerit, dan selalu menyalahkan anak.
3. Pelecehan emosional
Menurut Psikolog Chivonna, memberitahu anak jika mereka melakukan kesalahan adalah hal yang baik. Namun, mendiamkan anak selama berhari-hari ketika melakukan kesalahan bisa jadi salah satu contoh pelecehan emosional.
4. Menyalahkan anak
Membuat sesuatu terasa seperti kesalahan anak menjadi ciri lain orang tua toxic. Hal yang jauh lebih toxic adalah menyalahkan anak ketika Bunda dan Ayah tidak bisa menyelesaikan masalah pernikahan.
Klik baca halaman berikutnya untuk melihat ciri lainnya ya, Bunda.
Selain menghindari pola pengasuhan yang toxic, Bunda juga sebaiknya memperhatikan tingkat kebutuhan nutrisi anak. Berikan makanan bergizi dan juga susu tambahan jika diperlukan.
Jangan lupa lihat juga video cara hadapi teman toxic berikut ini:
CIRI TOXIC PARENTS