PARENTING
7 Gejala Rabies pada Anak yang Perlu Diwaspadai di Tahap Awal
Kinan | HaiBunda
Kamis, 01 Jun 2023 17:35 WIBRabies termasuk salah satu penyakit yang perlu diwaspadai orang tua, terutama jika memiliki hewan peliharaan di rumah. Seperti apa saja gejala rabies pada anak yang perlu diwaspadai?
Dikutip dari laman Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Kementerian Kesehatan RI, rabies merupakan penyakit menular akut, menyerang susunan syaraf pusat dan akan mengakibatkan kematian, dapat menyerang semua hewan berdarah panas dan manusia.
Penyakit berbahaya ini disebabkan oleh virus jenis Lyssavirus yang terdapat dalam air liur hewan penular rabies (anjing, kucing, atau kera). Jalan penularannya yakni melalui gigitan atau luka terbuka.
Penularan juga dapat terjadi ketika bahan infeksius (spesimen air liur, otak, urine, dan lain-lain) kontak langsung dengan luka di kulit.
Tahapan timbulnya gejala rabies pada anak
Ada beberapa tahapan gejala rabies pada manusia, dengan waktu bervariasi antara 2 minggu hingga 2 tahun. Namun, pada umumnya ini terjadi antara waktu 3 hingga 8 minggu.
Terdapat beberapa faktor yang memengaruhi masa inkubasi, mulai dari jumlah virus yang masuk, tingkat kedalaman luka, lokasi gigitan, hingga kondisi imun. Tahap sampai timbul gejala yakni:
- Virus masuk melalui gigitan hewan
- Replikasi virus rabies di jaringan otot sekitar lokasi gigitan
- Virus masuk sistem saraf perifer
- Replika virus pada ganglion spinal dan terus berjalan ke atas menuju susunan saraf pusat
- Infeksi otak, virus replika secara cepat di sel-sel otak
- Virus menyebar ke berbagai jaringan dan organ, seperti kelenjar ludah, kornea dan ginjal
Gejala rabies pada anak
Dikutip dari laman P2P Kemenkes RI, kasus rabies sulit untuk diketahui lebih awal. Sampai saat ini, belum ada tes untuk mendiagnosis infeksi rabies pada manusia sebelum timbul gejala klinis spesifik. Termasuk seperti takut air (hydrophobia) dan/atau takut udara (aerophobia).
Tanda dan gejala rabies pada manusia, termasuk pada anak, dapat dibagi menjadi empat tahap:
1. Stadium permulaan (prodormal)
Pada tahap ini, beberapa gejala yang perlu diwaspadai di antaranya:
- Lemah dan lesu
- Nafsu makan berkurang
- Sulit tidur
- Demam seperti infeksi penyakit lainnya
- Sakit kepala yang berat
- Nyeri tenggorokan
- Muntah dan mual
2. Stadium rangsangan (sensoris)
Di tahapan selanjutnya, gejala rabies pada anak yang dapat muncul yaitu:
- Nyeri, rasa panas disertai kesemutan pada luka gigitan
- Cemas
- Reaksi berlebihan terhadap rangsangan sensorik
3. Stadium eksitasi
Setelah masuk tahap lebih lanjut, gejala rabies bisa terlihat semakin jelas. Anak mungkin akan tampak lebih histeris, disertai dengan gejala:
- Berteriak-teriak
- Menjambak-jambak rambut
- Berlari-lari dan melompat-lompat
- Takut air, cahaya dan bahkan suara
- Keluar air liur secara berlebihan
- Air mata bercucuran tak terkendali
4. Stadium lumpuh (paralisis)
Ini merupakan tahapan terakhir, yakni ketika infeksi virus sudah semakin mengganggu sistem saraf anak:
- Mulut menganga
- Lumpuh dimulai dari bagian kaki
- Kelumpuhan pada otot pernapasan, sehingga anak sulit bernapas
Apa yang harus dilakukan jika anak digigit hewan?
Dikutip dari Healthy Children, jika anak digigit hewan seperti anjing, kucing atau kera, segera basuh lukanya dengan air kemudian cuci dengan sabun.
Jika memungkinkan, hewan tersebut harus ditangkap agar dokter hewan dapat memeriksa apakah hewan tersebut terinfeksi rabies. Namun, kecuali peralatan yang tepat tersedia, jangan mencoba menangkap hewan yang mungkin rabies.
Semua gigitan hewan harus dilaporkan kepada tenaga kesehatan, terutama jika ada risiko rabies. Setiap gigitan hewan liar sebaiknya juga dianggap sebagai risiko rabies terlebih dahulu, sampai terbukti sebaliknya.
Jika hewan tersebut adalah hewan peliharaan rumahan dan tampak sehat, dokter anak mungkin akan meminta agar hewan tersebut diamati di bawah pengawasan dokter hewan.
Direktorat Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Tular Vektor dan Zoonotik Kemenkes RI menyebut langkah selanjutnya yakni pergi ke Rabies Center (puskesmas atau rumah sakit) untuk dilakukan kembali pencucian luka dan mendapatkan Vaksin Anti Rabies (VAR) dan Serum Anti Rabies (SAR) sesuai indikasi.
Pemberian Serum Anti Rabies (SAR) sesuai indikasi efektif dapat mencegah timbulnya gejala lebih lanjut, bahkan kematian.
Demikian ulasan tentang gejala rabies pada anak, serta langkah-langkah yang perlu dilakukan jika anak digigit oleh hewan. Selalu perhatikan kondisi lingkungan sekitar Si Kecil dan jaga kesehatan hewan peliharaan di rumah jika ada ya, Bunda.
Bunda ingin membeli produk kesehatan dan kebutuhan untuk anak. Langsung aja yuk, Bun klik di sini.
(fir/fir)Simak video di bawah ini, Bun:
Ciri & Cara Mencegah Disentri pada Anak
TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
Coba 4 Resep MPASI Ini Bun, Bisa Dongkrak Berat Badan Bayi
10 Cara Menambah Tinggi Badan Anak, Mulai dari Olahraga Tepat hingga Makan Bergizi
7 Pertolongan Pertama pada Bayi Digigit Kucing agar Tak Rabies
5 Cara Mengatasi Batuk pada Anak yang Bisa Bunda Lakukan di Rumah
TERPOPULER
Hukum Berhubungan Suami Istri di Malam Takbiran Idul Adha Menurut Islam
Momen El Barack Anak Jessica Iskandar Lulus SD Didampingi Ayah Sambung, Intip Potretnya
15 Tanaman Hias Indoor yang Tidak Butuh Banyak Sinar Matahari
5 Zodiak Paling Beruntung dan Cuan di Bulan Juni 2026
11 Cara Menghilangkan Bau Daging Kambing yang Dijamin Ampuh
REKOMENDASI PRODUK
5 Rekomendasi Browcara untuk Alis Natural Tapi Tetap Terbentuk Sempurna
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
10 Merek Pakaian Dalam Ibu Hamil Terbaik untuk Kenyamanan Maksimal
Annisa KarnesyiaREKOMENDASI PRODUK
10 Rekomendasi Panci Granit Terbaik dengan Desain Elegan dan Modern
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
5 Rekomendasi Panggangan Arang hingga Portable
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
5 Baju Kondangan Ibu Hamil yang Simple, Modern & Kekinian
Annisa KarnesyiaTERBARU DARI HAIBUNDA
Momen El Barack Anak Jessica Iskandar Lulus SD Didampingi Ayah Sambung, Intip Potretnya
15 Tanaman Hias Indoor yang Tidak Butuh Banyak Sinar Matahari
Hukum Berhubungan Suami Istri di Malam Takbiran Idul Adha Menurut Islam
5 Zodiak Paling Beruntung dan Cuan di Bulan Juni 2026
11 Cara Menghilangkan Bau Daging Kambing yang Dijamin Ampuh
FOTO
VIDEO
DETIK NETWORK
-
Insertlive
Insert Siang: Serunya Diajarin Bikin Simping dan Healing di Kaki Gunung Ciremai
-
Beautynesia
Ini Batas Aman Konsumsi Daging Merah agar Tidak Memicu Kolesterol Tinggi
-
Female Daily
Bongkar Isi Makeup Pouch Eunchae LE SSERAFIM. Penasaran Ada Apa Saja?
-
CXO
GOT7 Rilis Album Baru, Persiapan Harus Lewat Video Call Karena Hal Ini
-
Wolipop
Bak Fairytale, Intip Momen Yaya Urassaya & Nadech Kugimiya Nikah di Norwegia
-
Mommies Daily
Persiapan Nonton Konser F4: Dari Outfit sampai Barang Wajib yang Harus Dibawa