HaiBunda

PARENTING

3 Pencegahan TBC pada Anak agar Tak Alami Gangguan Perkembangan

Alysa Audriani   |   HaiBunda

Selasa, 02 Apr 2024 11:45 WIB
Ilustrasi TBC pada anak/ Foto: Getty Images/iStockphoto/Amita Bajaj

Penyakit TBC atau tuberkulosis masih menjadi salah satu masalah kesehatan yang perlu menjadi perhatian di seluruh dunia, tak terkecuali di Indonesia. Apakah Bunda tahu? Indonesia sendiri saat ini menjadi negara peringkat ke-2 dengan kasus TBC terbanyak, lho. 

Tidak memandang usia, penyakit tuberkulosis ini juga dapat menyerang anak-anak, Bunda. Sebab, anak-anak cenderung memiliki imun yang lebih lemah dibandingkan orang dewasa. Sementara, TBC memang sangat dipengaruhi oleh imunitas atau kondisi daya tahan tubuh.  

Melihat banyaknya kasus TBC yang ada di Indonesia, tentu penting bagi masyarakat untuk juga melakukan berbagai tindakan preventif. Lantas, apa saja ya cara mencegah penyakit TBC untuk anak-anak? 


Cara mencegah TBC pada anak

Simak ulasannya di bawah ini:

1. Deteksi dini

TBC pada anak memiliki gejala yang berbeda dengan orang dewasa. Menurut Direktur Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Kementerian Kesehatan RI, dr. Nurul Nadia H.W. Luntungan, MPH, penyakit tuberkulosis pada anak tidak ditandai dengan gejala batuk.

Namun, TBC dapat ditandai dengan adanya masalah pada perkembangan mereka, seperti berat badan yang tidak dapat bertambah. Nah, apabila Si Kecil mengalami gejala tersebut, sebaiknya segera periksa ke dokter agar dapat terdeteksi dengan cepat, ya. 

TBC merupakan penyakit menular. Ketika seseorang kontak erat dengan penderita TBC, maka akan muncul infeksi laten TBC dalam tubuhnya. Tentu, hal ini tidak mudah disadari karena tak ada gejalanya yang timbul. 

Infeksi laten TBC ini tidak akan aktif di dalam tubuh pada awalnya. Sehingga, seseorang memang tidak akan mengalami gejala tertentu. Akan tetapi, infeksi laten TBC tersebut dapat menjadi aktif ketika suatu saat, daya tahan tubuh anak menurun. 

Oleh karena itu, apabila terdapat riwayat keluarga yang sempat terkena TBC, sebaiknya Bunda segera bawa anak untuk melakukan pemeriksaan. Bila memang anak ternyata memiliki infeksi tersebut, maka harus diberikan obat pencegahan, Bunda. 

“Kita enggak menunggu orang yang dengan laten TBC ini TBC nya aktif dulu. Tapi, kalau memang sudah diketahui ada riwayat kontak lalu diperiksa ada TBC laten di tubuhnya itu segera diobati,” jelas dr. Nurul pada acara Edukasi Stop TB Partnership Indonesia di kawasan Jakarta Selatan, pada pekan lalu.

Selain melakukan deteksi dini, langkah lain apa saja ya yang harus dilakukan Bunda agar anak terhindar dari penyakit tuberkulosis? Ketahui jawabannya pada halaman berikutnya ya. 

Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!

(rap/rap)
CARA MENCEGAH TBC UNTUK ANAK

CARA MENCEGAH TBC UNTUK ANAK

Halaman Selanjutnya

Simak video di bawah ini, Bun:

Hati-hati Bun, 5 Kebiasaan Ini Bisa Picu Diabetes pada Anak

TOPIK TERKAIT

ARTIKEL TERKAIT

TERPOPULER

Ini Kalimat 'Ampuh' yang Bisa Meningkatkan Kecerdasan Emosional Anak Menurut Pakar

Parenting Nadhifa Fitrina

4 Ciri Kepribadian Orang yang Lahir di Tanggal 6

Mom's Life Amira Salsabila

Cantiknya Jenaka Mahila Anak Bungsu Tora Sudiro yang Beranjak Gadis, Intip Potretnya

Parenting Annisa Karnesyia

Jelang Persalinan, Apakah Ibu Hamil Masih Boleh Berpuasa? Simak Anjuran Dokter

Kehamilan Amrikh Palupi

Studi: Menyusui Minimal 4 Bulan, Kunci Lindungi Anak dari Risiko Asma

Menyusui Indah Ramadhani

REKOMENDASI
PRODUK

TERBARU DARI HAIBUNDA

4 Ciri Kepribadian Orang yang Lahir di Tanggal 6

Ini Kalimat 'Ampuh' yang Bisa Meningkatkan Kecerdasan Emosional Anak Menurut Pakar

Studi: Menyusui Minimal 4 Bulan, Kunci Lindungi Anak dari Risiko Asma

Jelang Persalinan, Apakah Ibu Hamil Masih Boleh Berpuasa? Simak Anjuran Dokter

5 Drama China Romantis seperti 'Shine on Me'

FOTO

VIDEO

DETIK NETWORK