PARENTING
13 Kebiasaan Ini Bantu Anak Lebih Mandiri dan Bahagia
Nadhifa Fitrina | HaiBunda
Senin, 16 Feb 2026 17:10 WIBMenjalani peran sebagai orang tua kerap membuat pikiran kita terasa penuh karena banyaknya saran yang menghampiri. Rasa bingung atau takut melakukan kesalahan tentu pernah mampir di hati Bunda, bukan?
Padahal, perubahan dalam keluarga sebenarnya bisa dimulai dari langkah kecil yang tampak sederhana. Semua itu berawal dari satu keputusan yang Bunda ambil demi masa depan Si Kecil.
Kita perlu ingat bahwa anak-anak belum memiliki kematangan berpikir untuk mengubah perilaku mereka sendiri. Oleh karena itu, kitalah yang harus mengambil peran sebagai 'guru' utama bagi mereka, Bunda.
Tanggung jawab ini memang dimulai dari ajaran kita sebagai orang tua di rumah. Setiap kebiasaan yang dibangun akan menjadi cerminan bagi karakter mereka di masa depan.
Sebelum melangkah lebih jauh, mari kita perhatikan bersama terkait kebiasaan apa saja yang bisa membantu anak lebih mandiri dan bahagia. Simak, yuk.
13 Kebiasaan bantu anak lebih mandiri dan bahagia
Menilik dari laman Motherly, ada beberapa kebiasaan sederhana yang bisa membantu anak menjadi lebih mandiri dan bahagia. Berikut penjelasan selengkapnya:
1. Menetapkan batasan
Memang tidak mudah bagi kita untuk tetap teguh pada aturan ketika anak mulai menunjukkan penolakan. Apalagi, jika mereka mulai berteriak atau mengucapkan kata-kata yang menyedihkan hati, tentu rasanya menguras emosi, ya.
Namun perlu diingat bahwa reaksi tersebut adalah cara anak mengungkapkan keinginan dengan kemampuan yang mereka punya. Butuh waktu dan kesabaran yang cukup lama sampai akhirnya mereka bisa menerima batasan tersebut, Bunda.
Saat anak sudah mulai jarang marah atau berteriak, itu tandanya mereka mulai paham dan menerima aturan yang ada. Jika Bunda tetap konsisten, Si Kecil akan belajar mencari cara lain yang lebih baik untuk mendapatkan keinginannya.
2. Membangun kemandirian lewat rutinitas harian
Kehidupan anak-anak sebenarnya selalu ada hal baru yang menantang untuk mereka pelajari setiap harinya. Mulai dari belajar mengendalikan diri hingga cara anak berteman adalah hal besar bagi mereka, Bunda.
Untuk membantunya, Bunda bisa menggunakan bantuan sederhana seperti selembar rutinitas harian di rumah. Cara ini efektif untuk membuat anak merasa lebih tenang.
Saat anak tahu apa yang harus dilakukan dari pagi hingga waktu tidur, mereka akan merasa jauh lebih lega, Bunda.
3. Tidur yang cukup
Tidur merupakan kunci utama agar otak anak bisa berkembang dengan sehat. Proses ini membantu mereka dalam memahami serta mempelajari setiap kejadian yang dialami sepanjang harinya.
Otak anak-anak yang sedang aktif membentuk jaringan saraf baru, sehingga mereka sangat butuh waktu istirahat yang cukup. Tidur yang cukup akan menjaga fungsi saraf tersebut supaya mereka tetap cerdas.
4. Menanamkan rasa empati pada diri anak
Banyak orang mungkin ingin tahu tentang apa sebenarnya kunci agar anak bisa hidup mandiri dan bahagia. Ternyata jawabannya adalah empati, yakni sebuah kemampuan untuk memahami perasaan orang lain.
Seorang ahli pengasuhan dari Amerika Serikat, Dr. Michele Borba, mengatakan bahwa empati adalah kekuatan yang dapat mendorong kebaikan.
"Empati mendorong kebaikan, perilaku, dan keberanian moral, serta merupakan penawar yang efektif untuk perundungan, prasangka, dan rasisme," ungkapnya.
5. Berikan pelukan
Ada sebuah pepatah dari seorang terapis keluarga di Amerika Serikat, Virginia Satir, bahwa kita membutuhkan empat pelukan sehari untuk bertahan hidup dan butuh delapan pelukan sehari untuk menjaga kesehatan.
Ya, kebiasaan seperti ini mampu memicu keluarnya oksitosin atau yang sering juga disebut sebagai hormon cinta. Hormon ini 'ampuh' membuat perasaan anak menjadi lebih nyaman dan merasa disayangi, Bunda.
"Berpelukan memicu pelepasan oksitosin, yang juga dikenal sebagai hormon cinta. Hormon yang membuat kita merasa nyaman ini memiliki banyak efek penting pada tubuh kita. Salah satunya adalah stimulasi pertumbuhan," kata Satir.
6. Bermain bersama anak
|
|
Terkadang, kita suka lupa menyisihkan waktu untuk bersenang-senang dan bermain bersama anak. Kesibukan harian tanpa sadar membuat jarak antara Bunda dan Si Kecil.
Bagi anak-anak, bermain sebenarnya adalah cara mereka bekerja dan belajar tentang sekitarnya. Jadi, jika ingin membangun ikatan yang kuat, salah satu cara terbaiknya adalah dengan ikut bermain bersama mereka.
7. Bermain di luar ruangan
Bermain bebas di luar ruangan ternyata punya manfaat luar biasa untuk membantu mereka jadi lebih pintar. Selain bikin lebih bersemangat, kebiasaan ini juga mendukung keberhasilan akademik dan menjaga emosi anak tetap stabil.
Sebaliknya, anak-anak yang jarang bermain di luar ruangan cenderung lebih mudah menangis dan sulit untuk mengatur perasaan mereka, Bunda.
8. Ajak anak mengerjakan pekerjaan rumah
Mengajak anak untuk membantu pekerjaan rumah memang terasa lebih melelahkan karena kita harus terus mengingatkan mereka. Namun, Bunda perlu tahu bahwa kebiasaan ini sebenarnya memberikan banyak manfaat bagi perkembangan anak.
Sebagai contoh, Bunda bisa mulai melibatkan mereka dengan tugas seperti mencuci piring miliknya sendiri setelah makan. Meski hasilnya mungkin belum bersih sempurna, hal ini akan membuat anak merasa bangga karena bisa membantu Bunda di dapur.
9. Batasi waktu bermain gadget
Saat anak terlalu lama menatap layar gadget, mereka akan kehilangan banyak kesempatan untuk belajar dari kehidupannya, Bunda. Jika waktu bermain gadget tidak dibatasi, dikhawatirkan proses tumbuh kembang mereka justru menjadi terhambat.
10. Menciptakan pengalaman berharga bersama anak
Anak-anak sebenarnya tidak butuh banyak barang mewah, melainkan lebih butuh pengalaman bersama orang tuanya. Saat mereka dewasa nanti, memori tentang berenang di kolam renang atau membangun istana pasir di pantai itulah yang akan selalu mereka ingat.
Pada akhirnya, hal yang paling diinginkan anak dalam hidup mereka adalah waktu yang dihabiskan bersama orang tuanya. Kehadiran Bunda di sisi mereka jauh lebih berharga dan bikin mereka merasa dicintai serta bahagia.
11. Meluangkan waktu untuk mengamati anak
Bunda bisa mencoba meluangkan sedikit waktu hanya untuk memperhatikan anak saat mereka sedang asyik bermain. Cobalah untuk melihat setiap gerakan dan ekspresi mereka tanpa perlu memberikan instruksi apa pun.
12. Membaca buku bersama anak
Selain menjaga kesehatannya, membacakan buku adalah salah satu hadiah terbaik yang bisa orang tua berikan. Bunda bisa memulainya bahkan sejak mereka masih kecil.
Membaca bersama sejak dini terbukti dalam membantu anak belajar berbicara dan mempererat ikatan batin dengan orang tua.
13. Mengenalkan musik pada anak
Ternyata, belajar bermain musik bisa membantu otak Si Kecil menjadi jauh lebih peka dalam menangkap berbagai jenis suara. Hal ini membuat saraf pendengaran anak mampu mengenali perbedaan yang sebelumnya mungkin tidak terdengar jelas oleh mereka.
Jadi, tidak ada salahnya ya, kalau Bunda mulai mengenalkan musik yang menyenangkan untuk mengisi waktu luang anak di rumah.
Demikianlah penjelasan tentang kebiasaan yang bisa membantu anak menjadi lebih mandiri dan bahagia. Kalau Bunda dan Ayah, kebiasaan apa yang diterapkan di rumah?
Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!
(ndf/fir)Simak video di bawah ini, Bun:
Gen Alpha vs Gen Beta, Begini Perbedaan Pola Asuhnya
TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
5 Perkembangan Sosial dan Kemandirian Anak Usia 2-3 Tahun, Perhatikan Bun!
10 Film Kartun Terbaik untuk Anak yang Mendidik
5 Manfaat Bersepeda bagi Tumbuh Kembang Anak
5 Cara Sederhana Beri Contoh Baik pada Anak
TERPOPULER
Arti Gong Xi Fa Cai & 55 Ucapan Selamat Tahun Baru Imlek 2026 dalam Bahasa Mandarin
Waspada! Kasus Sifilis pada Ibu Hamil Terus Naik, Ini Penyebab & Cara Mencegahnya
Ketahui Ciri-Ciri Suami Punya Sifat Kekanak-kanakan atau Manchild
5 Potret Cantiknya Humaira Anak Zaskia Sungkar & Irwansyah, Sebentar Lagi Jadi Kakak
Bacaan Niat Puasa Ramadhan Sebulan Penuh, Lengkap Arab, Latin, dan Artinya
REKOMENDASI PRODUK
12 Obat Diare untuk Ibu Hamil yang Aman dan Efektif
Dwi Indah NurcahyaniREKOMENDASI PRODUK
10 Keju untuk MPASI Bayi yang Enak & Aman untuk Tambahan Lemak, Pilih yang Paling Bagus Bun!
Nadhifa FitrinaREKOMENDASI PRODUK
16 Pelumas yang Aman & Bagus untuk Berhubungan Intim
Dwi Indah NurcahyaniREKOMENDASI PRODUK
10 Rekomendasi Merek Lulur untuk Ibu Hamil yang Aman & Bagus
Dwi Indah NurcahyaniREKOMENDASI PRODUK
10 Alat Penyedot Ingus Bayi yang Aman Digunakan
Nadhifa FitrinaTERBARU DARI HAIBUNDA
7 Anak Musisi yang Sudah Dewasa dan Dipuji Good Looking
Arti Gong Xi Fa Cai & 55 Ucapan Selamat Tahun Baru Imlek 2026 dalam Bahasa Mandarin
Waspada! Kasus Sifilis pada Ibu Hamil Terus Naik, Ini Penyebab & Cara Mencegahnya
5 Potret Cantiknya Humaira Anak Zaskia Sungkar & Irwansyah, Sebentar Lagi Jadi Kakak
Ketahui Ciri-Ciri Suami Punya Sifat Kekanak-kanakan atau Manchild
FOTO
VIDEO
DETIK NETWORK
-
Insertlive
Video: Berita Populer: Ammar Zoni Aset Bangsa, Lisa BLACKPINK di Jakarta
-
Beautynesia
7 Kebiasaan Sederhana yang Bisa Membuat Hari Lebih Produktif dan Tenang, Mau Coba?
-
Female Daily
Lee Chae Min dan Kim Hye Yoon Akan Wujudkan Karakter dari Novel ‘The Miracles of The Namiya General Store’
-
CXO
GOT7 Rilis Album Baru, Persiapan Harus Lewat Video Call Karena Hal Ini
-
Wolipop
Potret Inul Daratista Pakai dan Tanpa Makeup, Kulit Aslinya Jadi Sorotan
-
Mommies Daily
30 Resep Takjil Buka Puasa untuk Keluarga, Ada Kolak Pisang