sign up SIGN UP search


Manfaat Asam Folat sejak program hamil dan untuk janin.

Bundapedia

Asam Folat

Tim HaiBunda   |   Haibunda

Saat memutuskan program hamil, pernahkah terpikir untuk mulai minum asam folat? Ini merupakan langkah penting untuk mempersiapkan kesehatan janin dengan lebih baik lagi.

Asam folat merupakan vitamin B9 larut air yang bekerja memperbanyak jumlah sel, sebagai enzim metabolisme, dan juga meregulasi genetik. Saat diminum sejak sebelum hamil dan di awal kehamilan, asam folat berperan penting membentuk organ janin. Serta mendukung tumbuh kembang janin ke depannya.

Nah, itu sebabnya sangat penting mempersiapkan kehamilan sejak awal. Sehingga Bunda dapat dengan cepat mengonsumsi asam folat untuk mencegah cacat tabung saraf janin.


"Penelitian menunjukkan bahwa pemberian asam folat dapat menurunkan kadar homosistein yang berdampak pada penurunan risiko gangguan pembentukan saraf janin hingga 87 persen," terang Staf Medis Women Health Service RSUPN Dr. Cipto Mangunkusumo, dr. Ilham Utama Surya, SpOG.

Bunda perlu tahu, cacat tabung saraf dapat terjadi di bulan pertama kehamilan. Di waktu ini, seringkali para Bunda belum menyadari kehamilannya.

Sedangkan konsumsi asam folat, dianjurkan diminum minimal 1 bulan sebelum hamil (prekonsepsi) hingga 3 bulan pertama kehamilan.

Manfaat asam folat untuk janin dan ibu hamil

Asam folat sangat dibutuhkan untuk program hamil, Bunda. Manfaatnya bukan hanya untuk tumbuh kembang janin, tapi juga mencegah masalah kesehatan yang dapat memengaruhi kehamilan.

Asam folat memiliki banyak manfaat untuk tubuh, terutama bagi Bunda yang sedang menjalani program hamil nih. Berikut manfaat asam folat untuk program hamil dirangkum dari berbagai sumber:

1. Asam folat dapat melindungi saraf saat program hamil

Asam folat dapat melindungi saluran saraf, yang akan membentuk tulang belakang dan akar saraf, sehingga dapat menutup dengan sempurna. Fungsi asam folat ini adalah untuk memastikan perkembangan otak dan akar saraf normal, Bunda.

2. Menurunkan risiko penyakit jantung bawaan

Menurut tinjauan di Scientific Reports tahun 2015, suplementasi asam folat secara signifikan dapat mengurangi risiko cacat jantung bawaan.

American Heart Association (AHA) mengatakan bahwa cacat jantung bawaan terjadi ketika jantung atau pembuluh darah tidak berkembang secara normal sebelum lahir. Hal tersebut dapat mempengaruhi dinding interior jantung, katup jantung, atau arteri, dan vena jantung.

3d render of B9 folic acid pill  lying on keyboard in officeAsam folat untuk kehamilan/ Foto: Getty Images/iStockphoto/ayo888

3. Menurunkan risiko bibir sumbing

Studi yang diterbitkan di British Medical Journal tahun 2007 menemukan manfaat asam folat untuk janin dalam kandungan. Wanita yang mengonsumsi asam folat di awal kehamilan secara rutin bisa mencegah bibir sumbing.

4. Asam folat untuk program hamil dapat dapat mencegah preeklamsia

Preeklamsia masih menjadi salah satu penyebab tertinggi kasus kematian ibu hamil dan bersalin di Indonesia. Kondisi ini terjadi pada usia kehamilan lebih dari 20 minggu karena tekanan darah meningkat, yakni 140/90 mmHg.

Preeklamsia ternyata dapat dicegah sebelum hamil lho, Bunda. Caranya adalah konsumsi asam folat. Sebuah studi menemukan bahwa konsumsi asam folat dengan dosis 400 mcg, dapat menurunkan risiko preeklampia dua kali lipat.

5. Menurunkan risiko keguguran

Konsumsi asam folat juga dikaitkan dengan peurunan risiko keguguran di awal kehamilan, Bunda. Studi menemukan, kekurangan asam folat dikaitkan dengan peningkatan hingga 50 persen risiko keguguran dini.

6. Asam folat untuk program hamil dapat mencegah spina bifida

Melansir dari Mayo Clinic, spina bifida adalah cacat lahir yang terjadi ketika tulang belakang dan sumsum tulang belakang tidak terbentuk dengan benar. Kondisi ini juga dikenal sebagai cacat tabung saraf.

Kelainan spina bifida terjadi di awal pertumbuhan janin. Hanya 25 persen dari bayi yang lahir berhasil hidup hingga dewasa dengan kelainan ini.

Kekurangan asam folat telah dikaitkan dengan terjadinya spina bifida. Penelitian menunjukkan bahwa risiko cacat tabung saraf ini bisa berkurang hingga 70 persen pada wanita yang cukup mengonsumsi asam folat.

Asam Folat untuk program hamilAsam Folat untuk program hamil/ Foto: Mia Kurnia Sari

Kelompok risiko tinggi tabung saraf janin di antaranya:

  • Riwayat mengalami bayi dengan gangguan pembentukan tabung saraf sebelumnya
  • Riwayat keluarga dengan kelainan pembentukan tabung saraf
  • Obesitas
  • Diabetes melitus

7. Mencegah anemia defisiensi folat

Anemia defisiensi folat adalah salah satu jenis anemia yang dapat dialami selama hamil. Kondisi ini disebabkan tubuh tidak mendapatkan asupan asam folat yang cukup dari makanan.

Defisiensi asam folat dapat menyebabkan tubuh tidak bisa memproduksi cukup sel darah merah. Akibatnya, organ tubuh tidak menjalankan fungsi normalnya. Pada akhirnya, anemia defisiensi folat dapat menyebabkan cacat tabung saraf atau spina bifida.

Lebih lanjut menurut Ilham, ibu hamil yang mengonsumsi asam folat ditambah dengan vitamin B12 dapat mengatasi anemia megaloblastic. Sejauh ini, anemia menjadi penyumbang angka kematian tertinggi kedua pasca melahirkan di Indonesia.

Penyebab asam folat tak terserap dengan baik

Bunda perlu tahu, penyerapan asam folat juga dapat terganggu dalam tubuh pada keadaan tertentu.

Ilustrasi wanita hamil sakit kepala atau anemiaIlustrasi wanita hamil sakit kepala atau anemia/ Foto: Getty Images/iStockphoto/AntonioGuillem

Berikut 5 hal yang dapat mengganggu penyerapan asam folat:

  • Penyalahgunaan alkohol
  • Gangguan pencernaan
  • Penyakit hati
  • Beberapa kondisi anemia
  • Penggunaan bersama obat, seperti obat anti epilepsi, metformin, sulfasazine, triamterene, methotrexate dan barbiturat.

"Pada penyalahgunaan alkohol dapat berakibat defisiensi folat. Hal ini dapat terjadi dengan berbagai macam cara yakni gangguan penyerapan folat di usus, penurunan pengolahan folat di hati, peningkatan pengeluaran folat terutama via urine," kata Ilham kepada HaiBunda, beberapa waktu lalu.

Dosis asam folat untuk program hamil

Menurut Anne Charlish dalam buku Meningkatkan Kesuburan untuk Kehamilan Alami, asam folat tidak dapat diproduksi oleh tubuh, sehingga harus didapatkan dari makanan atau suplemen. Mengonsumsi asam folat untuk program hamil sangat disarankan untuk membantu perkembangan tulang belakang dan otak bayi secara optimal.

Centers for Disease Control and Prevention (CDC) merekomendasikan wanita yang ingin hamil untuk mengonsumsi 400 mcg asam folat setiap hari. Bunda dapat mengonsumsi asam folat satu bulan sebelum hamil.

"Untuk memastikan bahwa Anda mendapatkan asupan asam folat yang cukup, konsumsilah suplemen asam folat sebanyak 400 microgram (mcg) per hari menjelang dan selama 12 minggu pertama kehamilan," kata Anne Charlish.

Begitu pula dijelaskan Ilham, berdasarkan data yang dirilis Institute of Medicine, kebutuhan harian asam folat meningkat selama kehamilan (trimester 1-3) dan menyusui yakni 0,6 mg dan 0,5 mg. Sehingga dianjurkan untuk mengonsumsi tambahan asam folat sebesar 0,4 mg/hari dalam bentuk suplementasi, Bunda.

Makanan kaya asam folat

Selain suplementasi, Bunda bisa mendapatkan asam folat dari makanan sehari-hari lho. Mengutip berbagai sumber, berikut 7 makanan kaya asam folat untuk program hamil:

1. Telur kaya akan asam folat

Dalam satu butir telur setidaknya mengandung sekitar 22 mcg asam folat atau sekitar 6 persen dari kebutuhan harian. Makanan sumber protein hewani ini juga mengandung protein, kolin, selenium, riboflavin, vitamin B12, dan antioksidan.

Ahli gizi bagikan tips diet milenal dengan makan telurTelur sebagai sumber asam folat/ Foto: Getty Images

2. Alpukat

Kandungan lemak sehat serta asam folat yang tinggi di alpukat dibutuhkan selama masa kehamilan. Lemak dalam alpukat dapat membantu membangun kulit, otak, dan jaringan pada janin. Sementara itu, asam folat dapat mencegah cacat tabung saraf.

3. Buah-buahan kering

Satu porsi buah kering dapat memberikan persentase besar dari asupan vitamin dan mineral yang dibutuhkan selama kehamilan, termasuk kandungan asam folat, zat besi, dan kalium. Buah kering umumnya mengandung mengandung tinggi kalori, serat, vitamin, dan mineral.

4. Sayuran hijau tua

Manfaat bayam untuk perut buncitManfaat bayam sebagai sumber asam folat/ Foto: Getty Images/iStockphoto/Zakharova_Natalia

Sayuran hijau tua seperti kangkung dan bayam mengandung nutrisi yang baik untuk Bunda nih. Di sayuran ini kandungan serat, vitamin A, C, K, kalsium, zat besi, asam folat, dan kalium.

Sayuran hijau bisa ditambahkan dalam satu porsi makanan ya. Menambahkan sayuran ini bisa mencegah sembelit pada bumil. Selain itu, sayuran juga dikaitkan dengan penurunan risiko bayi lahir dengan berat badan rendah.

5. Brokoli mengandung asam folat

Brokoli mengandung nutrisi penting untuk kehamilan, seperti kalsium dan asam folat. Selain itu, brokoli juga kaya serat dan antioksidan yang dapat menangkal penyakit.

Sebagai sayuran hijau, brokoli dikenal kaya vitamin C yang dapat membantu tubuh menyerap zat besi dengan sangat baik. Terutama bisa Bunda memutuskan mengonsumsi daging merah tanpa lemak.

6. Jeruk

Cara membuat coffee mocktail campur jus jeruk yang menyegarkanJeruk sebagai sumber asam folat/ Foto: Getty Images/iStockphoto/

Buah jeruk dapat dijadikan makanan camilan selama kehamilan nih, Bunda. Buah berwarna orange ini kaya akan vitamin C, asam folat, dan serat. Selain itu, hampir 90 persen buah jeruk mengandung air sehingga dapat membantu mencukupi kebutuhan cairan.

7. Kacang-kacangan

Jumlah asam folat di kacang-kacangan bisa membantu mencukupi kebutuhan bersama makanan lainnya. Dalam 28 gram kacang kenari mengandung sekitar 28 mcg asam folat atau sekitar 7 persen dari nilai kebutuhan harian.

Jumlah ini dapat berbeda pas setiap jenis kacang-kacangan. Untuk porsi yang sama pada biji rami mengandung sekitar 24 mcg asam folat atau 6 persen kebutuhan harian.

Perlu Bunda tahu, kandungan asam folat dalam makanan dapat berkurang setelah dimasak atau disimpan terlalu lama. Jadi, hindari menyimpan buah-buahan atau sayuran terlalu lama sebelum dimakan.

Bunda juga dapat mengolah sayur dengan proses yang tidak terlalu lama. Masak sayur dalam waktu singkat dengan dikukus, ditumis, atau dimasak dengan microwave.

Syarat mengonsumsi asam folat untuk program hamil

Masih menurut Ilham, pada keadaan tertentu, dosis penggunaan suplementasi asam folat dapat lebih tinggi dari biasanya. Hal ini bertujuan untuk menanggulangi kelompok risiko tinggi kelainan tabung saraf janin dan gangguan penyerapan folat.

Apakah asam folat sebabkan efek samping?

Mengonsumsi asam folat sejauh ini aman untuk ibu hamil, dan hampir tidak ditemukan efek samping pada kelebihan asam folat pada kehamilan.

Gejala yang dilaporkan hanya reaksi hipersensitivitas dan gejala saluran cerna. Akan tetapi gejala itu dapat muncul pada kehamilan normal. Hal ini disebabkan kelebihan asam folat pada tubuh akan dikeluarkan melewati urine.

Simak juga lima makanan kaya asam folat dalam video di bawah ini:

[Gambas:Video Haibunda]



Share yuk, Bun!
Tahukah Bunda
BERSAMA DOKTER & AHLI
Bunda sedang hamil, program hamil, atau memiliki anak? Cerita ke Bubun di Aplikasi HaiBunda, yuk!