sign up SIGN UP search


bibir sumbing

Bundapedia

Bibir Sumbing

  |   Haibunda

Setiap orang tua tentu ingin memiliki buah hati yang terlahir dengan sempurna. Namun terkadang Tuhan berkehendak lain. Salah satu hal yang bisa terjadi adalah bayi terlahir dengan cacat lahir yang disebut sebagai bibir sumbing dan celah langit-langit.

Apa itu bibir sumbing dan celah langit-langit?

Menurut Kids Health, bibir sumbing dan celah langit-langit mulut terjadi ketika bayi lahir dengan lubang di bibir atas atau langit-langit mulut. Celah orofasial ini adalah beberapa cacat lahir yang paling umum.

Bayi dengan bibir sumbing berpotensi untuk mengalami:


  • Hanya celah langit-langit
  • Hanya bibir sumbing
  • Gabungan bibir sumbing maupun celah langit-langit 

Celah langit-langit adalah kondisi di mana bayi lahir dengan lubang di langit-langit mulutnya. Lubang tersebut biasanya berada di antara hidung dan mulut bayi.

Lubang tersebut bisa saja:

  • Hanya berada di belakang langit-langit (langit-langit lunak), atau
  • Meluas ke bagian depan langit-langit di belakang gusi (langit-langit keras)

Bayi yang lahir dengan bibir sumbing memiliki celah atau lubang pada bibir atas. Ini terjadi ketika bibir bayi tidak terbentuk dengan baik di awal kehamilan, sehingga terjadi perpecahan.

Bibir sumbing dapat berupa:

  • Bibir sumbing unilateral: sobekan berada pada satu sisi bibir. Bibir sumbing jenis ini adalah jenis yang lebih umum.
  • Bibir sumbing bilateral: sobekan di kedua sisi bibir

Celah bibir sumbing dapat berkisar dalam ukuran:

  • Beberapa hanya lekukan kecil di bibir atau yang disebut sebagai bibir sumbing tidak lengkap.
  • Lainnya memanjang dari bibir melalui gusi bagian atas dan masuk ke lubang hidung, atau yang disebut bibir sumbing lengkap.

Jika lubang di langit-langit mulut berhubungan dengan lubang di gusi dan bibir, bayi mengalami bibir sumbing dan celah langit-langit.

Apa penyebab bibir sumbing dan celah langit-langit?

Saat usia kandungan sekitar 6 sampai 10 minggu, tulang dan kulit rahang atas, hidung, dan mulut bayi biasanya menyatu untuk membentuk langit-langit mulut dan bibir atas. Bibir sumbing terjadi ketika bagian bibir dan/atau langit-langit tidak menyatu sepenuhnya.

Dokter tidak selalu tahu mengapa bayi mengalami bibir sumbing, meskipun beberapa mungkin terkait dengan faktor genetik atau keturunan. Namun selain itu, beberapa faktor dari luar juga dapat meningkatkan risiko cacat lahir, seperti:

  • Ibu hamil minum obat-obatan tertentu seperti beberapa obat anti-kejang selama kehamilan
  • Tidak mendapatkan jumlah nutrisi prenatal yang tepat
  • Paparan beberapa bahan kimia selama kehamilan
  • Merokok, menggunakan obat-obatan, dan/atau minum alkohol selama kehamilan

Bagaimana bibir sumbing dan celah langit-langit didiagnosis?

Biasanya, celah ditemukan saat bayi baru dilahirkan. Terkadang, mereka terlihat pada USG prenatal. Tanpa bibir sumbing, langit-langit mulut sumbing lebih sulit dilihat. Dokter biasanya menemukan langit-langit mulut sumbing ketika mereka melihat dan merasakan di dalam mulut bayi selama pemeriksaan pertama ketika bayi baru lahir.

Bagaimana celah langit-langit dengan bibir sumbing diobati?

Bibir sumbing dan langit-langit mulut sumbing dapat menyebabkan masalah dengan:

  • Makanan
  • Pertumbuhan dan perkembangan
  • Infeksi telinga dan pendengaran
  • Perkembangan bicara

Jadi memperbaiki langit-langit mulut sumbing dan bibir sumbing dengan operasi saat anak masih kecil sangatlah penting untuk dilakukan.

Perbaikan bibir sumbing

Dokter bedah plastik akan memperbaiki bibir sumbing bayi terlebih dahulu, biasanya saat bayi berusia sekitar 3 bulan. Ini dilakukan dengan operasi yang disebut cheiloplasty. Metode ini dilakukan di rumah sakit saat bayi dibius total.

Tujuan dari perbaikan bibir sumbing adalah untuk:

  • Menutup celahnya.
  • Memperbaiki bentuk dan simetri bibir atas dan hidung.

Jika bibir sumbing lebar, prosedur khusus seperti pelekatan bibir atau nasal alveolar moulding (NAM) dapat membantu mendekatkan bagian-bagian bibir dan memperbaiki bentuk hidung sebelum perbaikan bibir sumbing. Perbaikan bibir sumbing biasanya meninggalkan bekas luka kecil di bawah hidung.

Perbaikan celah langit-langit

Langit-langit mulut sumbing biasanya diperbaiki dengan operasi yang disebut palatoplasti saat bayi berusia 10-12 bulan. Tujuan dari palatoplasti adalah untuk:

  • Menutup lubang antara hidung dan mulut.
  • Membantu menciptakan langit-langit mulut yang bekerja dengan baik untuk berbicara.
  • Mencegah makanan dan cairan keluar dari hidung.

Dalam operasi perbaikan langit-langit, ahli bedah plastik akan melakukan:

  • Menutup celah berlapis-lapis.
  • Mengatur ulang dan memperbaiki otot-otot langit-langit lunak sehingga mereka bekerja lebih baik selama berbicara.
  • Memberi dua sayatan di setiap sisi langit-langit di belakang gusi untuk meredakan ketegangan pada perbaikan langit-langit.

Operasi ini membutuhkan anestesi umum dan memakan waktu sekitar 2-3 jam. Kebanyakan bayi bisa pulang setelah 1 atau 2 hari di rumah sakit dan jahitan akan larut dengan sendirinya.

Anak Bunda akan membutuhkan makanan cair selama satu atau dua minggu, kemudian akan makan makanan lunak selama beberapa minggu lagi sebelum kembali ke pola makannya yang biasa. Bunda mungkin diminta untuk menjaga bayi Bunda dengan alat khusus di lengannya, yang mencegah siku dari menekuk.

Hal ini agar bayi Bunda tidak bisa memasukkan jari atau benda keras ke dalam mulut yang bisa membuat perbaikan celah langit-langit mulut terbuka.

Kapan harus menghubungi dokter?

Operasi celah bibir dan langit-langit telah sangat meningkat dalam beberapa tahun terakhir. Kebanyakan anak yang menjalaninya memiliki hasil yang sangat baik. Ada risiko dengan operasi apa pun, jadi hubungi dokter jika anak Bunda:

  • Mengalami demam di atas 38,5 Celsius
  • Memiliki rasa sakit atau ketidaknyamanan yang bertahan lama
  • Mengalami pendarahan hebat dari mulut atau hidung
  • Tidak mau minum cairan
  • Tidak cukup banyak buang air kecil 

Seorang anak dengan bibir sumbing dan langit-langit mulut sumbing terkadang dapat mengalami masalah kesehatan lainnya, seperti:

  • Penumpukan cairan di belakang telinga
  • Kesulitan makan
  • Gangguan pendengaran
  • Masalah gigi
  • Masalah bicara

Sangat penting untuk bekerja dengan tim perawatan yang berpengalaman dalam merawat anak-anak dengan celah bibir dan langit-langit mulut. Selain dokter anak, tim perawatan anak akan mencakup:

  • Dokter operasi plastik
  • Dokter telinga, hidung, dan tenggorokan (THT) (otolaryngologist)
  • Dokter gigi
  • Dokter gigi ortho
  • Ahli patologi wicara-bahasa
  • Audiolog
  • Ahli bedah mulut
  • Psikolog atau terapis
  • Seorang ahli genetika
  • Koordinator tim

Beberapa anak dengan bibir sumbing dan langit-langit mulut mungkin memerlukan operasi lain seiring bertambahnya usia. Ini mungkin termasuk:

  • Operasi bicara: Anak-anak dapat mengalami masalah bicara bahkan setelah langit-langit mulut telah diperbaiki. Pada janji rutin Bunda dengan tim bibir sumbing, ahli patologi wicara-bahasa akan dengan cermat mendengarkan kemampuan berbicara anak Bunda untuk membantu ahli bedah memutuskan apakah operasi lain diperlukan untuk meningkatkan kemampuan berbicaranya.
  • Cangkok tulang alveolar: Dokter mungkin menggunakan sedikit tulang dari pinggul untuk memperbaiki celah di gusi dan untuk menopang gigi permanen saat mereka tumbuh. Operasi ini biasanya dilakukan ketika anak berusia 7-9 tahun.
  • Operasi hidung: Celah bibir juga memengaruhi tampilan hidung, jadi beberapa anak mungkin mendapat manfaat dari lebih banyak operasi pada hidung. Memperbaiki masalah kecil, seperti bentuk lubang hidung, bisa dilakukan pada masa kanak-kanak. Operasi hidung yang lebih ekstensif, jika diperlukan, dilakukan setelah anak selesai tumbuh.
  • Operasi ortognatik: Beberapa anak dengan langit-langit mulut sumbing memerlukan operasi ini untuk meluruskan kembali rahang dan gigi ketika mereka lebih tua. Itu dilakukan saat anak selesai tumbuh.

Sebagian besar anak-anak dengan bibir sumbing dan celah langit-langit berhasil diobati tanpa masalah yang bertahan lama. Tim yang berpengalaman dalam merawat anak-anak dengan bibir sumbing dan celah langit-langit mulut dapat membuat rencana perawatan yang disesuaikan dengan kebutuhan anak Bunda.

Psikolog dan pekerja sosial di tim perawatan ada untuk Bunda dan anak Bunda. Jadi berkonsultasi lah dengan mereka untuk membantu membimbing Bunda melalui masa-masa sulit.

[Gambas:Video Haibunda]



 

Share yuk, Bun!
Tahukah Bunda
BERSAMA DOKTER & AHLI
Bunda sedang hamil, program hamil, atau memiliki anak? Cerita ke Bubun di Aplikasi HaiBunda, yuk!