sign up SIGN UP search


cerita-bunda

Beratnya Badai Hidup, Suami Pergi untuk Selamanya di Saat Aku Hamil 6 Bulan

Sahabat HaiBunda Senin, 07 Sep 2020 20:52 WIB
silhouette of pregnant couple arguing and quarreling at home caption
Jakarta -

Rahasia kehidupan memang tak pernah ada yang tahu. Seperti cerita hidupku yang mendadak berubah 180 derajat beberapa tahun lalu.

Tak pernah kuduga, suami tercinta dipanggil oleh yang Maha Kuasa dalam waktu yang sangat cepat. Di saat aku sedang mengandung enam bulan, Bunda. Dia harus pergi selama-lamanya dan tak mungkin untuk kembali lagi.

Oh ya, perkenalkan, aku adalah seorang Bunda dari seorang putri yang sangat cantik. Dialah penguatku untuk tetap tegar menghadapi hidup tanpa suami.


Ujian hidup kala itu rasanya seperti menampar dan membuatku terpelanting. Kebahagiaan seperti terenggut begitu saja dari genggaman tanganku.

Pernikahan kami terbilang bahagia dan tanpa masalah, meski sudah lama belum juga dikaruniai momongan. Alamarhum suami begitu sabar menanti kehamilanku. Hingga akhirnya, setelah tiga tahun merajut bahtera rumah tangga, Allah SWT mempercayakan kehadiran buah hati dalam rahimku.

Kehamilan ini kujaga dengan baik-baik. Begitu pula dengan suami yang memberi banyak doa untuk calon anaknya. Hingga suatu hari badai dan petir menimpaku. Ketika mendengar kabar ia meninggal dunia. Saat itu dunia rasanya runtuh, gelap, dan goyah.

Suamiku harus meninggalkanku untuk selama-lamanya. Iya...Suamiku meninggal dunia. Dengan sekuat tenaga aku mengikhlaskan kepergiannya. Dan, sejak saat itu aku berjanji akan menjadi seorang ibu yang kuat untuk anakku.

Saat itu juga, ada janji yang kutanam di dalam hati. Aku akan mendidik dan membesarkan anakku dengan baik. Hingga kelak anakku bisa menjadi kebanggaan aku dan almarhum ayahnya.

Membesarkan anak seorang diri juga bukan hal yang mudah. Namun, aku selalu percaya bahwa Allah akan selalu membimbing jalanku. Meski banyak badai menerpa, dalam prinsip hidupku saat ini hanya agar putri semata wayangku tumbuh menjadi anak yang bahagia dan beruntung.

Meski berat, aku berjanji untuk bisa menjadi ibu, teman, saudara sekaligus ayah yang terbaik untuknya. Sekian cerita dariku semoga bermanfaat untuk semuanya.

Semoga kisahku ini bisa menjadi penyemangat untuk para Bunda di luar sana yang mengalami nasib sama. Ingat, Bunda, kita tak sendiri, karena si kecil akan menjadi penyemangat dunia dan akhirat kita kelak. Amin.

(Cerita Bunda Fitri - Jakarta) 

Mau berbagi cerita, Bunda? Share yuk ke kami dengan mengirimkan Cerita Bunda ke email redaksi@haibunda.com. Bunda yang ceritanya terpilih untuk ditayangkan, akan mendapat hadiah menarik dari kami.

Bunda, simak juga yuk cerita istri almarhum Bani 'Seventeen' jalani kehamilan tanpa suami dalam video berikut:

[Gambas:Video Haibunda]



(rap/rap)
Share yuk, Bun!

Rekomendasi