sign up SIGN UP search


cerita-bunda

Anakku Bercita-Cita Berbadan Besar Agar Bisa Lawan Bapaknya Karena Memukulku

Sahabat HaiBunda Senin, 01 Feb 2021 16:50 WIB
Dia Mencekikku di Hadapan Kedua Anak Kami, Si Sulung pun Dendam
Ilustrasi KDRT caption

Alih-alih meminta maaf, suami justru membela diri dengan sombongnya. Ia marah karena aku lancang membuka HP-nya. Bahkan ia sampai membanting foto pernikahan kita. Ia seperti sedang kerasukan hingga hampir mencekikku.

Dan, yang lebih membuatku sedih, ia melakukannya di depan kedua anakku yang masih kecil. Anak pertamaku datang menolongku. Memukul Ayahnya, menatapnya dengan kebencian dan memelukku sambil berkata, "Ayah jahat. Ayah pergi sana. Ini Ibuku. Aku ngga akan biarin Ayah menyakiti Ibuku."

Ucapan dari seorang anak yang berusia 9 tahun ditambah tangisan histeris dari anakku yang kedua yang berusia 4 tahun. Oh, anakku sayang, maafkan Ibu karena harus membuat kamu melihat ini semua.


Tak ada lagi yang perlu dipertahankan. Rumah tangga kami kandas di usia pernikahan kami yang kesepuluh. Aku menggugat cerai suamiku. Ia pun tak terima digugat cerai istri, merasa harga dirinya tercoreng sebagai seorang lelaki.

Ia menyulitkanku dengan nafkah yang harusnya diberikan untuk anak-anak. Setiap bulan selalu saja dikurangi jumlahnya. Padahal ia tahu bahwa aku bukan wanita yang bekerja karena dulu saat menikah, aku dilarang bekerja olehnya.

Tapi itu tak menghalangiku, semangatku mencari uang tetap membara demi kehidupan kedua buah hatiku. Aku pun fokus memperbaiki hidupku, juga psikis kedua anakku.

Suatu hari anak sulungku malah berkata seperti ini,"Ibu saya mau fitness supaya badanku besar."

"Emang kenapa 'nak mau fitnes?" tanyaku.

"Supaya saya bisa lawan Ayah kalo Ayah nyakitin Ibu lagi. Ibu tenang aja saya pasti jaga Ibu."

"....." (saya terdiam mendengarnya)

Bagaimana dengan mantan suamiku? Yaahh, benar saja, tak lama setelah perceraian kami, ia pun menikahi salah satu wanita selingkuhannya. Ani, seorang pegawai bank swasta.

Doaku, untukmu Ani, semoga kamu tak merasakan hal yang sama sepertiku saat kutahu suamiku berselingkuh denganmu dan dengan wanita-wanita lainnya. Namun, aku yakin tidak akan abadi kebahagiaan yang dibuat di atas penderitaan seorang istri dan airmata dari anak-anak yang tak berdosa. Kita lihat saja..

(Bunda Intan, bukan nama sebenarnya, Makassar)

Mau berbagi cerita, Bunda? Share yuk ke kami dengan mengirimkan Cerita Bunda ke email [email protected] Bunda yang ceritanya terpilih untuk ditayangkan, akan mendapat hadiah menarik dari kami.

(ziz/ziz)
Share yuk, Bun!

Rekomendasi