sign up SIGN UP search


kehamilan

5 Tips Melancarkan BAB Pertama Usai Melahirkan, Bunda Perlu Tahu

Annisa Karnesyia Kamis, 31 Dec 2020 10:14 WIB
Tips Melancarkan BAB Pertama Usai Melahirkan
Ilustrasi wanita di toilet caption

Setelah melahirkan, Bunda bisa mengalami sakit dan nyeri di lokasi bekas jahitan. Beberapa ibu mungkin takut untuk BAB karena mengalami masalah ini.

Dilansir Healthline, berikut 5 tips meminimalkan dampak buruk saat BAB pertama usai melahirkan:

1. Gunakan pelunak feses

Rumah sakit atau fasilitas bersalin mungkin akan menawarkan Bunda pelunak feses usai melahirkan. Kandungan pelunak feses ini tentu aman dikonsumsi dalam dosis yang sesuai, bahkan saat ibu sedang menyusui.


Perlu Bunda tahu, pelunak feses berbeda dengan obat pencahar stimulan. Pelunak feses bekerja dengan menambahkan kelembapan pada kotoran agar mudah dikeluarkan. Sementara obat pencahar stimulan, memaksa usus berkontraksi untuk mendorong BAB.

Penggunaan pelunak feses sebaiknya sesuai rekomendasi dokter ya. Sebab, penggunaanya bukan untuk jangka panjang melainkan di awal setelah melahirkan saja.

2. Tetap terhidrasi

Jangan lupa penuhi kebutuhan cairan setelah melahirkan, Bunda. Menjaga tubuh terhidrasi sangat penting untuk pergerakan usus yang sehat.

Saat makanan melewati usus besar, dia akan menyerap air dan nutrisi untuk dicerna. Konsumsi air juga bisa membantu memudahkan kotoran keluar.

Bunda bisa selang-seling konsumsi air putih dengan air kelapa. Air kelapa mengandung tinggi kalium dan bekerja mirip minuman elektrolit yang baik untuk tubuh.

3. Konsumsi makanan berserat

Selain minum air putih, ibu juga bisa perbanyak konsumsi serat dari buah dan sayuran. Sistem pencernaan mungkin akan berjalan lambat di minggu pertama usai melahirkan.

Kondisi sembelit seringkali dialami ibu di tiga bulan pertama setelah melahirkan. Selain sayur dan buah, Bunda juga bisa konsumsi sereal gandum yang tinggi serat.

4. Posisi saat BAB

Sebelum BAB, siapkan bangku kecil untuk meletakkan kaki saat duduk di toilet. Letakkan siku di atas lutut dan condongkan tubuh ke depan.

Mengutip Parenting Firstcry, saat BAB, kita bisa meletakkan tangan di atas perut sambil memberikan tekanan pelan. Memberi tekanan mungkin bisa membantu ibu buang air besar dan merasa lebih baik.

5. Fokus pada pernapasan

Pernapasan saat BAB pertama setelah melahirkan berbeda ketika melahirkan. Saat BAB, Bunda bisa tarik napas, lalu mulai mendorong kotoran keluar sambil terus menghembuskan napas ya.

Untuk yang satu ini, kita harus lebih berhati-hati dalam mengatur napas. Terutama jika ibu memiliki jahitan usai melahirkan.

Jika Bunda tetap merasa kesulitan BAB usai melahirkan, sebaiknya segera minta bantuan tenaga medis ya. Jangan sampai menahan BAB terlalu lama karena tidak baik untuk kesehatan.

(ank/rap)
Share yuk, Bun!

Rekomendasi